• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Takaran Sendok dalam Mengonsumsi Obat
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Takaran Sendok dalam Mengonsumsi Obat

Ketahui Takaran Sendok dalam Mengonsumsi Obat

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 29 September 2022

“Sendok rumah tangga nyatanya tidak disarankan untuk memberikan obat-obatan. Mengingat sendok datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, penggunaan sendok dapur berisiko membuat kamu mengonsumsi obat lebih banyak dari dosis yang disarankan.”

Ketahui Takaran Sendok dalam Mengonsumsi ObatKetahui Takaran Sendok dalam Mengonsumsi Obat

Halodoc, Jakarta –  Ketika membaca instruksi pemberian obat, tentu kamu kerap diinformasikan soal penggunaan sendok untuk menakar obat. Misalnya, satu sendok teh sehabis makan. Nah, pernahkah kamu bertanya, berapa ukuran sendok teh yang sebenarnya untuk mengonsumsi obat? Sesuaikah takaran obat selama ini?

Lantas, 1 sendok teh berapa ml? Pada umumnya 1 sendok teh sama dengan 1 ml. Takaran yang dikonsumsi untuk minum obat, biasanya disesuaikan dengan kebutuhan ataupun rekomendasi dokter. Informasi selengkapnya mengenai takaran sendok dalam mengonsumsi obat bisa kamu baca di sini!

Gunakan Sendok Obat di Bungkus Obat

Jika kamu ragu dengan takaran sendok teh yang kamu miliki, apakah ia sesuai atau tidak dengan rekomendasi dokter, ada baiknya kamu menggunakan sendok yang sudah disediakan di bungkus obat.

Sangat penting untuk mengonsumsi obat sesuai dengan petunjuk yang tersedia. Tidak hanya soal takaran, tetapi juga penting tidaknya mengocok wadah agar obat bisa terdistribusi secara merata. 

Berhati-hatilah dalam mengambil takaran obat, sesuaikan dengan jumlah yang disarankan. Pada umumnya ukuran sendok teh tidak berbeda jauh, namun untuk memastikan dosis, tidak ada salahnya menggunakan sendok yang tersedia pada bungkus obat.

Centres for Disease Control and Prevention tidak menyarankan penggunaan sendok rumah tangga untuk memberikan obat-obatan. Mengingat sendok datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, menggunakan sendok berisiko kamu mengonsumsi obat lebih banyak dari dosis yang disarankan. 

Sebuah studi menunjukkan bahwa jumlah obat cair yang dituangkan seseorang ke dalam sendok dapur dapat menyebabkan overdosis atau kekurangan dosis.

Orang bisa mengalami kekurangan dosis sebesar 8,4 persen saat menggunakan sendok berukuran sedang dan overdosis sebesar 11,6 persen saat menggunakan sendok yang lebih besar.  Itulah sebabnya mengapa penggunaan takaran sendok obat sebaiknya menggunakan sendok obat yang tersedia di bungkus obat. 

Obat-obatan harus diminum secara teratur untuk memastikan kalau kamu memiliki jumlah obat yang efektif dalam tubuh setiap saat. Ketika obat tidak diminum secara teratur, tingkat obat dalam darah bisa menjadi terlalu rendah untuk secara efektif menghentikan virus berkembang biak. Ini memberi virus kesempatan untuk bermutasi dan menjadi kebal terhadap efek obat.

Selain sesuai takaran dan teratur, cobalah untuk membagi waktu pemberian dosis secara merata sepanjang hari. Misalnya, setiap 12 jam untuk obat yang perlu diminum dua kali sehari, atau setiap 8 jam untuk obat yang perlu diminum tiga kali sehari. Buatlah jadwal yang sesuai dengan rutinitas harian, dan cobalah minum obat dalam waktu 1 jam dari setiap waktu yang dijadwalkan.

Hampir tidak mungkin bagi siapapun untuk minum dosis obat sesuai dengan waktu yang sama. Kemungkinan untuk kehilangan dosis sesekali mungkin juga bisa  terjadi. Jika kamu lupa dosis, minum segera setelah ingat. 

Namun, jika sudah dekat dengan waktu dosis berikutnya, lewati dosis dan lanjutkan jadwal seperti sebelumnya. Jangan menggandakan dosis berikutnya karena ini dapat menyebabkan efek samping.

Tips Supaya Minum Obat Sesuai Takaran dan Teratur

Mengonsumsi obat secara teratur sangat penting dalam proses pemulihan kesehatan tubuh. Informasi selengkapnya mengenai aturan minum obat bisa kamu dapatkan dengan download aplikasi Halodoc!

Bila kesulitan mengingat takaran obat, kamu bisa menerapkan beberapa hal berikut, yaitu:

  • Beli kotak atau wadah pil harian.
  • Gunakan alarm yang disetel untuk mengingatkan setiap dosis yang harus diambil.
  • Kaitkan minum obat dengan tindakan tertentu, seperti sarapan pagi atau menyikat gigi, dan meminumnya pada waktu yang sama setiap hari.
  • Saat bepergian, pastikan kamu membawa obat-obatan yang cukup. 
  • Pahami mengapa kamu membutuhkan obat yang diminum dan bagaimana obat itu bekerja. 

Jika setelah mengonsumsi obat tertentu penyakitmu tidak kunjung sembuh, kamu bisa buat janji pemeriksaan ke rumah sakit lewat aplikasi Halodoc!

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Spoons are for Soup, Milliliters are for Medicine.
WebMD. Diakses pada 2022. Spoon Size Leads to Medicine Dosage Errors.
Healthy Mepa. Diakses pada 2022. Is it Important to Take Your Medications on Time?
Banner Health.com. Diakses pada 2022. Just What the Doctor Ordered: The Importance of Taking Your Medication as Prescribed.