• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui tentang Afasia Wernicke di Bagian Otak Tengah
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui tentang Afasia Wernicke di Bagian Otak Tengah

Ketahui tentang Afasia Wernicke di Bagian Otak Tengah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 09 November 2021
Ketahui tentang Afasia Wernicke di Bagian Otak Tengah

Afasia Wernicke adalah gangguan berkomunikasi yang disebabkan oleh kerusakan pada bagian otak tengah kiri atau yang dikenal dengan area Wernicke. Area ini berperan dalam mengontrol bahasa. Akibatnya, orang dengan afasia Wernicke kesulitan berbicara dalam bahasa yang bisa dimengerti dan kesulitan memahami ucapan orang lain.”

Halodoc, Jakarta – Afasia adalah kondisi otak yang memengaruhi kemampuan seseorang untuk berkomunikasi. Afasia Wernicke adalah salah satu jenis afasia yang paling umum yang ditandai dengan gejala seperti kesulitan berbicara dalam kalimat yang masuk akal atau sulit memahami ucapan orang lain.

Jenis afasia ini terjadi ketika bagian otak tengah kiri rusak atau mengalami perubahan. Bagian otak ini dikenal sebagai area Wernicke, yang dinamai dari Carl Wernicke, seorang ahli saraf. Area otak Wernicke berperan dalam mengontrol bahasa seseorang. Area otak tersebut juga berdekatan dengan tempat penyimpanan kamus kata-kata. Itulah mengapa orang yang mengalami afasia Wernicke mengalami kesulitan memproses arti dari kata-kata yang diucapkan orang lain. Yuk, ketahui tentang gangguan kesehatan ini lebih jauh di sini. 

Baca juga: Dystonia Bisa Sebabkan Kehilangan Kemampuan Bicara

Apa Itu Afasia Wernicke?

Ada berbagai jenis afasia yang bisa menyebabkan masalah berbahasa yang berbeda. Gangguan tersebut dibagi menjadi dua kelompok umum, yaitu afasia reseptif dan afasia ekspresif.

Afasia Wernicke adalah nama lain untuk afasia reseptif. Gangguan ini disebabkan oleh kerusakan pada area otak yang mengontrol bahasa atau area Wernicke. Kondisi ini disebut juga afasia sensorik atau afasia lancar.

Orang yang mengalami afasia Wernicke tidak bisa memahami kata-kata orang lain. Mereka berbicara dengan lancar, tetapi kata-kata mereka tidak bisa dipahami alias tidak masuk akal. Jenis afasia ini juga bisa menyebabkan masalah dalam kemampuan membaca dan menulis pengidapnya. Pengidap mungkin bisa melihat atau mendengar kata-kata,te tapi tidak bisa memahaminya.

Berbagai Kondisi yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Stroke merupakan salah satu penyebab umum dari afasia Wernicke, karena kondisi tersebut bisa mengganggu kelancaran aliran darah ke otak. Bila darah tidak mencapai area otak Wernicke, sel-sel otak bisa mati dan mengakibatkan jenis afasia ini. Sekitar 25–40 persen orang yang mengalami stroke, bisa mengalami afasia.

Kondisi lain yang bisa menyebabkan kerusakan pada area Wernicke, antara lain:

  • Cedera kepala;
  • Tumor;
  • Infeksi otak;
  • Kelainan saraf;
  • Ensefalitis atau radang otak.

Baca juga: Ketahui Beragam Kebiasaan yang Dapat Merusak Otak

Gejala Afasia Wernicke

Berikut ini gejala-gejala yang menjadi pertanda afasia Wernicke:

  • Mengucapkan banyak kata yang tidak bisa dimengerti.
  • Tidak bisa memahami arti kata-kata.
  • Mampu berbicara dengan baik dalam kalimat panjang, tetapi tidak masuk akal.
  • Menggunakan kata-kata yang salah atau kata-kata yang tidak masuk akal.
  • Tidak bisa memahami kata-kata tertulis.
  • Kesulitan menulis.
  • Frustrasi.

Orang lain akan kesulitan memahami ucapan kamu bila kamu mengalami afasia Wernicke. Hal itu karena kamu mengganti suatu kata dengan kata lain atau suara dengan suara lain. Misalnya, kamu mungkin mengataskan “teleskop”, padahal yang ingin kamu katakan adalah “kacamata”. Bahkan kamu mungkin membuat kata baru. Sisa kalimat bisa benar atau campuran kata-kata benar dan salah.

Orang dengan afasia Wernicke biasanya tidak menyadari bahwa ucapan mereka tidak masuk akal. Hal ini bisa menyebabkan frustrasi karena pengidap terus-menerus disalahpahami.

Bila kamu mengalami gejala-gejala afasia Wernicke di atas setelah mengalami cedera kepala atau lainnya, segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk membicarakannya. Dokter terpercaya dari Halodoc bisa membantu memberi diagnosis awal dan saran kesehatan yang tepat.

Pengobatan untuk Afasia Wernicke

Tidak ada perawatan standar untuk afasia Wernicke. Dokter mungkin akan merekomendasikan perawatan atau terapi yang berbeda. Berikut ini pilihan cara untuk mengobati afasia Wernicke:

  • Mengobati Penyebab Lain

Bila kamu memiliki kondisi lain yang menyebabkan afasia Wernicke, seperti infeksi, mengobatinya bisa membantu mengatasi jenis afasia tersebut. Misalnya, dokter mungkin akan merekomendasikan steroid untuk mengobati lesi di beberapa area otak yang menyebabkan gejala afasia.

  • Terapi Wicara

Ini adalah pengobatan utama untuk afasia, termasuk afasia Wernicke. Tujuan terapi wicara adalah untuk membantu pengidap menggunakan kemampuan bahasa yang masih dimiliki dengan lebih baik, meningkatkan keterampilan berbahasanya, dan belajar metode komunikasi yang berbeda.

Terapi ini juga bisa dilakukan secara berkelompok untuk melatih keterampilan berbicara dengan orang lain dan mengurangi perasaan terisolasi.

Baca juga: Sulit Bicara, Ini 5 Terapi untuk Pengidap Disartria

Itulah penjelasan mengenai afasia Wernicke yang terjadi akibat kerusakan di bagian otak tengah kiri. Jangan lupa download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk membantu kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap dengan mudah.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Wernicke’s Aphasia.
WebMD. Diakses pada 2021. What Is Wernicke’s Aphasia?