• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketoprofen: Manfaat, Aturan Minum, dan Efek Sampingnya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketoprofen: Manfaat, Aturan Minum, dan Efek Sampingnya

Ketoprofen: Manfaat, Aturan Minum, dan Efek Sampingnya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 30 Agustus 2022

“Ketoprofen bekerja dengan menghalangi kemampuan tubuh untuk menghasilkan zat yang bertanggung jawab pada peradangan. Manfaat obat ini yaitu mengobati osteoarthritis, radang sendi, dan kondisi lain yang menyebabkan peradangan.”

Ketoprofen: Manfaat, Aturan Minum, dan Efek SampingnyaKetoprofen: Manfaat, Aturan Minum, dan Efek Sampingnya

Halodoc, Jakarta – Ketoprofen merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang digunakan untuk meredakan masalah kesehatan nyeri ringan hingga sedang. Obat ini bekerja dengan menghalangi kemampuan tubuh untuk menghasilkan zat yang bertanggung jawab pada peradangan. Ketoprofen tersedia dalam bentuk kapsul oral yang konsumsinya perlu mendapatkan resep dari dokter.

Lantas, apa saja manfaat, aturan minum, dan efek sampingnya?

Manfaat Ketoprofen untuk Mengobati Penyakit

Ketoprofen biasanya diresepkan untuk mengobati osteoarthritis, radang sendi, dan kondisi lain yang menyebabkan peradangan. Kondisi tersebut termasuk:

  • Rheumatoid arthritis: Arthritis autoimun yang menyerang lapisan sendi.
  • Ankylosing arthritis: Radang sendi yang mempengaruhi tulang belakang.
  • Sindrom reiter: Kondisi yang menyebabkan pembengkakan di beberapa area tubuh.
  • Bursitis bahu: Peradangan pada kantung berisi cairan yang disebut bursa.
  • Asam urat: Arthritis yang disebabkan oleh penumpukan asam urat.

Sementara itu, ketoprofen non-resep digunakan untuk mengobati sakit ringan dan nyeri akibat sakit kepala, kram menstruasi, sakit gigi, nyeri otot, dan demam. Resep ketoprofen dapat digunakan untuk mengobati kondisi tersebut, tergantung pada tingkat keparahan dan jika tidak ada pilihan obat lain. 

Obat ini sering kali diresepkan untuk nyeri ringan hingga sedang. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ketoprofen juga efektif untuk meredakan nyeri sedang hingga berat. Selain itu, obat ini dinilai bekerja lebih baik dibandingkan ibuprofen atau diklofenak.

Aturan Minum Obat Ketoprofen

Kamu harus mengonsumsi ketoprofen persis seperti yang diresepkan dokter. Hindari mengambil dosis yang lebih besar, lebih kecil, atau dalam jangka waktu yang lebih lama dari yang ditentukan dokter.

Jika ketoprofen mengganggu kondisi perut, kamu dapat meminumnya setelah makan. Telan kapsul secara utuh, hindari mengunggah atau merusak bentuk kapsul saat dikonsumsi.

Apabila kamu melewatkan satu dosis, maka minumlah segera setelah ingat. Namun, jika sudah mendekati waktu minum obat berikutnya, maka sebaiknya lewati yang terlewat kemudian minum dosis berikutnya. 

Hindari menggandakan dosis obat. Sebab jika kamu mengonsumsi terlalu banyak ketoprofen, kemungkinan terjadi gejala overdosis. Gejalanya dapat berupa sakit perut, muntah, mengantuk, dan gangguan pernapasan.

Efek Samping Setelah Mengonsumsi Ketoprofen

Efek samping ketoprofen terdiri dari yang umum, berat, dan jarang.

Efek Samping Umum

Efek samping yang umum dan ringan biasanya akan hilang dalam beberapa hari setelah mulai mengonsumsi ketoprofen. Efek samping yang umum berupa:

  • Sakit perut.
  • Sembelit.
  • Diare.
  • Pusing atau sakit kepala ringan.
  • Kantuk.
  • Kehilangan selera makan.
  • Sakit kepala.

Dokter akan meresepkan ketoprofen jika ia mengetahui bahwa manfaatnya lebih besar dibandingkan risiko efek sampingnya. 

Efek Samping Berat

Kamu harus segera memberitahu dokter jika mengalami efek samping berat dan serius. Efeknya berupa:

  • Peningkatan tekanan darah.
  • Serangan jantung atau stroke.
  • Pingsan.
  • Detak jantung terasa cepat.
  • Perubahan pendengaran, seperti telinga berdenging.
  • Perubahan mental atau suasana hati, termasuk kebingungan dan depresi.
  • Sakit kepala persisten atau parah.
  • Perubahan penglihatan, termasuk penglihatan kabur.
  • Sakit perut, bisul, atau pendarahan.
  • Gejala gagal jantung. Seperti kaki atau pergelangan kaki bengkak, kelelahan yang tidak biasa, penurunan berat badan yang tidak biasa atau tiba-tiba.
  • Gejala masalah hati. Seperti menguningnya kulit atau bagian putih mata, nyeri di bagian atas perut, gatal.

Efek Samping Jarang Tapi Serius

Beberapa efek samping ketoprofen yang sangat jarang tapi serius adalah:

  • Mudah berdarah atau memar.
  • Masalah pada ginjal, misalnya penurunan jumlah urine.
  • Tanda-tanda infeksi. Seperti demam, menggigil, sakit tenggorokan nyeri, tubuh.
  • Gejala meningitis, seperti leher kaku dan demam yang tidak dapat dijelaskan.
  • Anafilaksis. Reaksi alergi yang sangat parah.

Itulah yang perlu diketahui tentang manfaat, aturan minum, dan efek samping obat ketoprofen. Jika mendapat resep ketoprofen dari dokter, kamu bisa cek kebutuhan medis di toko kesehatan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2022. What to Know About Ketoprofen
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. What to Know About Ketoprofen
Drugs. Diakses pada 2022. Ketoprofen
Healthline. Diakses pada 2022. Ketoprofen, Oral Capsule