• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Komplikasi Berbahaya yang Disebabkan oleh Sinusitis

Komplikasi Berbahaya yang Disebabkan oleh Sinusitis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Sinusitis merupakan peradangan atau pembengkakan pada rongga yang berisi udara di belakang tulang wajah. Sinus merupakan organ yang menghasilkan lendir dan dilapisi oleh membran mukosa. Lendir yang dihasilkan sinus berfungsi untuk menjaga kelembapan saluran hidung serta mencegah masuknya kotoran dan kuman ke dalam saluran pernapasan.

Normalnya, sinus dilapisi oleh lendir tipis yang berfungsi untuk menangkap benda asing yang masuk. Nah, saat organ ini tersumbat, kumat akan menginfeksi area tersebut, sehingga muncul sejumlah gejala sinusitis. Peradangan yang muncul biasanya disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. Apa saja komplikasi berbahaya yang dapat disebabkan oleh sinusitis? Berikut beberapa komplikasi sinusitis.

Baca juga: Inilah Cara Mengobati Sinusitis Ringan di Rumah

Komplikasi Berbahaya Akibat Sinusitis

Sinusitis terbagi menjadi dua jenis, yaitu sinusitis kronis dan akut. Komplikasi sinusitis sendiri biasanya muncul pada pengidap sinusitis akut yang tidak segera ditangani dengan benar. Berikut ini sejumlah komplikasi sinusitis yang bisa saja terjadi:

  • Meningitis, yaitu kondisi yang terjadi ketika infeksi telah menyebar ke dinding otak. Hal tersebut akan memicu peradangan serta penumpukan cairan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang.
  • Gangguan penglihatan, yaitu kondisi yang terjadi ketika infeksi telah menyebar ke rongga mata. Hal tersebut akan menyebabkan penurunan kemampuan penglihatan, bahkan kebutaan permanen.
  • Hilangnya indera penciuman, yaitu kondisi yang terjadi ketika infeksi memicu peradangan pada saraf penciuman. Hal tersebut akan menyebabkan hilangnya indera penciuman untuk sementara waktu, bahkan permanen.
  • Infeksi lain, yaitu kondisi yang terjadi ketika infeksi sudah menjalar hingga ke area lain di dalam tubuh. Kondisi ini termasuk jarang terjadi. Namun jika dibiarkan, infeksi bisa menjalar hingga ke tulang atau kulit.

Untuk mencegah terjadinya sejumlah komplikasi sinusitis seperti yang telah disebutkan, segera periksakan diri ke rumah sakit jika kamu mengalami sejumlah gejala yang membahayakan. Gejala termasuk sakit kepala dan nyeri di wajah yang tidak tertahankan, gejala tidak kunjung membaik, memburuknya penglihatan, kaku pada leher, pembengkakan pada dahi, pingsan, serta demam yang terjadi lebih dari 3–4 hari

Baca juga: Ini Bedanya Sinusitis Akut dan Kronis

Begini Langkah Mencegah Kambuhnya Sinusitis

Seorang yang memiliki riwayat sinusitis akan sangat rentan mengalami kekambuhan gejala. Namun, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan guna mencegah kambuhnya sinusitis. Berikut ini beberapa langkah tersebut:

  • Mencuci tangan sebelum menyentuh mata, hidung, dan mulut guna mencegah masuknya kuman, bakteri, atau parasit.
  • Perbanyak konsumsi cairan guna menjaga selaput lendir agar tetap lembap dan tidak menipis.
  • Vaksin flu tahunan.
  • Kelola stres dengan baik. Stres yang terus-menerus dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh rentan terserang penyakit.
  • Konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, seperti sayur dan buah-buahan guna menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. 
  • Hindari pemicu alergi, seperti daerah atau kegiatan yang dapat memperparah kondisi yang telah dialami. Pengidap wajib menghindari asap rokok, debu, bulu binatang, dan iritan lainnya yang memicu munculnya alergi.

Baca juga: 4 Faktor Pemicu yang Bikin Sinusitis Kambuh

Selain beberapa langkah tersebut, kamu juga dapat memakai humidifier guna menjaga kelembapan udara di rumah. Alat ini bekerja dengan menyeimbangkan kadar kelembapan udara. Hasilnya akan tampak jika alat ini dipakai secara rutin. Jangan lupa untuk membersihkannya secara teratur guna mencegah penumpukan kotoran dan bakteri di dalamnya. 

Referensi:
John Hopkins Medicine. Diakses pada 2020. Sinusitis.
Healthline. Diakses pada 2020. What Causes Sinusitis?
WebMD. Diakses pada 2020. What is Sinusitis?