Waspada, Ini Komplikasi yang Dapat Terjadi karena Infeksi Gigi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Waspada, Ini Komplikasi yang Dapat Terjadi karena Infeksi Gigi

Halodoc, Jakarta - Infeksi pada gigi adalah suatu kejadian yang menyebabkan terdapat kantung nanah yang disebabkan oleh bakteri, sehingga menyebabkan infeksi. Hal tersebut disebut juga dengan abses gigi. Infeksi periapikal terjadi pada ujung akar, sedangkan infeksi periodontal terjadi pada gusi di sisi akar gigi.

Infeksi pada gigi periapikal biasanya terjadi sebagai akibat dari rongga gigi yang tidak dirawat, cedera atau dampak dari perawatan gigi sebelumnya. Dokter gigi akan menghilangkan infeksi gigi yang menyebabkan kantung nanah dengan mengeringkan bagian tersebut dan menghilangkan infeksi yang terjadi.

Selain itu, dokter mungkin akan menyembuhkan gigi kamu dengan cara perawatan saluran akar. Namun, dalam beberapa kasus mungkin perlu dilakukan pencabutan gigi. Membiarkan abses gigi dan tidak mendapatkan perawatan yang baik dapat menyebabkan komplikasi serius, bahkan dapat mengancam nyawa pengidapnya.

Baca Juga : 6 Jenis Infeksi Gigi dan Akibatnya yang Perlu Diketahui

Penyebab Infeksi Gigi

Hal yang dapat menjadi penyebab infeksi pada gigi adalah pertumbuhan langsung bakteri dari rongga yang berada di dalam jaringan lunak dan tulang wajah dan leher. Gigi dapat terinfeksi karena belum menerima perawatan gigi, sehingga mengalami infeksi. Jarang membersihkan mulut, seperti jarang menyikat gigi.

Gangguan tersebut juga dapat terjadi jika orang tersebut mempunyai kebiasaan buruk, seperti merokok, meminum alkohol, memiliki pola makan yang buruk, dan dikarenakan kondisi medis, serta obat-obatan tertentu, dapat menyebabkan gigi berlubang. Infeksi kemudian dapat menyebar ke gusi dan sekitarnya, sehingga terjadi infeksi gigi.

Gejala Infeksi Gigi

Tanda dan gejala abses gigi meliputi:

  • Rasa sakit yang timbul ketika menggigit atau ketika menyentuh daerah yang terkena.

  • Sensitivitas terhadap makanan dan cairan dingin atau panas.

  • Demam,

  • Kesulitan membuka mulut.

  • Kesulitan menelan.

  • Insomnia.

Gejala utama yang disebabkan oleh infeksi gigi adalah rasa sakit. Hal ini mungkin merupakan rasa sakit yang berdenyut-denyut dan sering kali intens. Rasa sakit biasanya mulai tiba-tiba dan menjadi lebih intens selama beberapa jam atau hari berikutnya. Dalam beberapa kasus, rasa sakit dapat menyebar ke telinga, tulang rahang, dan leher.

Baca Juga : Begini 5 Pengobatan dari Abses Gigi

Komplikasi Infeksi Gigi

Pada sebagian besar kasus, komplikasi hanya terjadi jika abses atau kantung nanah tersebut dibiarkan atau tidak diobati. Namun, komplikasi dapat terjadi, bahkan setelah pengobatan yang tampaknya efektif. Kendati demikian, hal tersebut terbilang sangat jarang. Kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi termasuk:

  • Kista Gigi

Kista gigi adalah ketika rongga berisi cairan dapat berkembang di bagian bawah akar gigi jika abses tidak dirawat. Terdapat risiko yang signifikan bahwa kista akan terinfeksi. Jika ini terjadi, seseorang yang mengidap gangguan tersebut akan membutuhkan antibiotik, dan kemungkinan pembedahan.

  • Osteomielitis

Komplikasi karena infeksi pada gigi ini terjadi karena bakteri dalam abses masuk ke aliran darah dan menginfeksi tulang. Orang yang terserang akan mengalami peningkatan suhu tubuh, nyeri hebat di tulang yang terkena, dan mungkin mual. Biasanya, tulang yang terkena akan berada di dekat lokasi abses. Namun, karena mungkin telah menyebar ke aliran darah, tulang di dalam tubuh mungkin terpengaruh. Perawatan melibatkan antibiotik oral atau intravena.

  • Trombosis Sinus Kavernosus

Komplikasi karena infeksi gigi ini terjadi karena penyebaran bakteri menyebabkan gumpalan darah terbentuk di sinus kavernosus, vena besar di dasar otak. Trombosis sinus kavernosus diobati dengan antibiotik, dan terkadang pembedahan untuk mengalirkan sinus. Dalam beberapa kasus, kondisinya bisa berakibat fatal meskipun terbilang jarang.

Baca Juga : Bedanya Radang Gusi dan Infeksi Gusi

Itulah beberapa komplikasi infeksi gigi yang dapat terjadi. Jika kamu mengalami gangguan tersebut, kamu dapat membuat janji dengan dokter di rumah sakit dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Mudah bukan? Yuk, download aplikasi Halodoc di smartphone kamu sekarang!