• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Komplikasi Kesehatan Akibat Cegukan yang Enggak Kunjung Hilang

Komplikasi Kesehatan Akibat Cegukan yang Enggak Kunjung Hilang

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Komplikasi Kesehatan Akibat Cegukan yang Enggak Kunjung Hilang

Halodoc, Jakarta – Cegukan atau yang dikenal dengan singultus dalam bahasa medis merupakan kondisi ketika otot yang memisahkan perut dan dada berkontraksi tanpa disengaja. Hal ini menyebabkan pengidap cegukan dapat mengeluarkan suara “hik” yang tidak dapat dikontrol. Ada beberapa faktor yang dapat memicu seseorang mengalami cegukan, seperti mengonsumsi makanan terlalu pedas, makan terlalu cepat, hingga adanya perubahan suhu secara drastis.

Baca juga: Bayi Cegukan dalam Kandungan, Normalkah?

Umumnya, cegukan bukanlah suatu kondisi yang berbahaya jika berlangsung sementara atau tidak lebih dari beberapa menit. Namun, sebaiknya perhatikan cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam dan disertai dengan beberapa gejala lainnya. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan atau komplikasi pada kesehatan. Simak ulasannya, di sini.

Kenali Tanda Cegukan yang Menjadi Gangguan Kesehatan

Diafragma nyatanya menjadi salah satu bagian penting dalam sistem pernapasan. Pada kondisi cegukan, hal ini dapat terjadi akibat otot yang memisahkan perut dan dada (diafragma) berkontraksi tanpa disengaja. Umumnya, pada saat seseorang menarik napas, otot diafragma akan mengalami kontraksi dan saat mengembuskan napas otot diafragma akan mengalami kondisi relaksasi. 

Namun, ketika otot diafragma berkontraksi secara tiba-tiba kondisi ini menyebabkan udara masuk begitu cepat menuju paru-paru sehingga katup saluran pernapasan menutup dengan cepat yang mengakibatkan kondisi cegukan. Tidak hanya pada orang dewasa, nyatanya cegukan juga dapat terjadi pada anak-anak, hingga bayi yang baru dilahirkan sebagai bagian dari proses tumbuh kembang organ tubuh.

Cegukan yang tidak berbahaya hanya terjadi selama beberapa menit saja. Kondisi ini biasanya dipicu oleh beberapa faktor, seperti terlalu cepat makan, mengonsumsi makanan pedas, mengonsumsi alkohol dan minuman bersoda, merokok, perubahan suhu yang terlalu cepat, hingga tingkat stres yang dialami.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Cegukan Bisa Hilang Jika Terkejut

Cegukan merupakan reaksi tubuh yang tidak berbahaya dan dapat menghilang dengan sendirinya. Namun, perhatikan kondisi cegukan yang tidak hilang dalam waktu 48 jam dan disertai dengan gejala lain, seperti nyeri pada beberapa bagian tubuh, misalnya perut, dada, hingga tenggorokan, pusing, kehilangan keseimbangan, serta bagian tubuh yang terasa kaku serta lemas.

Segera kunjungi rumah sakit terdekat untuk lakukan pemeriksaan terkait keluhan kesehatan yang kamu alami. Tentunya, pemeriksaan lebih dini akan membuat pengobatan yang dilakukan lebih mudah dan tepat.

Kenali Komplikasi Akibat Cegukan

Cegukan yang terjadi sementara nyatanya dapat menimbulkan beberapa komplikasi, seperti rasa tidak nyaman, gangguan tidur, sulit mengonsumsi makanan, hingga alami kondisi GERD. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi cegukan sementara agar lebih cepat reda, dengan menahan napas, berkumur, mengambil napas dalam-dalam, atau mengonsumsi air lemon.

Lalu, bagaimana cegukan yang berkepanjangan dapat terjadi? Nyatanya, cegukan berkepanjangan dapat terjadi akibat adanya gangguan kesehatan dalam tubuh, misalnya iritasi pada telinga, radang tenggorokan, pembesaran kelenjar tiroid, munculnya kista pada tenggorokan, hingga terjadinya gangguan lambung.

Tidak hanya itu, adanya gangguan pada otak nyatanya juga menjadi pemicu cegukan berkepanjangan yang perlu kamu atasi dengan baik. Selain gangguan pada otak, gangguan pada jantung, seperti serangan jantung dan peradangan selaput jantung juga dapat menimbulkan gejala cegukan yang berkepanjangan.

Baca juga: Ketahui Cara Ampuh Menghentikan Cegukan

Segera gunakan aplikasi Halodoc dan bertanya langsung pada dokter mengenai keluhan kesehatan yang kamu alami. Penanganan yang tepat tentunya dapat menghindari kondisi kesehatan dari gangguan yang lebih parah.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Hiccups.
Medical News Today. Diakses pada 2020. What you need to know about hiccups.
WebMD. Diakses pada 2020. What Causes Hiccups?