• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Komponen Sitoplasma dan Perannya dalam Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Komponen Sitoplasma dan Perannya dalam Tubuh

Komponen Sitoplasma dan Perannya dalam Tubuh

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 12 September 2022

“Sitoplasma adalah bagian yang terdapat dalam membran sel. Organel sel yang ada di dalamnya berfungsi untuk melindungi tubuh dan menyediakan sumber tenaga.”

Komponen Sitoplasma dan Perannya dalam TubuhKomponen Sitoplasma dan Perannya dalam Tubuh

Halodoc, Jakarta – Sitoplasma merupakan bagian dari sel yang terdapat dalam membran sel. Terdapat dua jenis sitoplasma yaitu eukariotik yang memiliki membran inti sel, dan prokariot yang tidak memiliki membran inti sel. Contoh dari sel eukariotik adalah sel hewan dan tumbuhan, sedangkan sel prokariotik adalah bakteri dan ganggang.

Sitoplasma dari sel eukariotik terdapat di antara membran dan membran nukleus, sementara pada sel prokariotik, sitoplasma terdapat pada seluruh bagian dan dilindungi oleh membran sel.

Komponen Sitoplasma

Sitoplasma terdiri dari beberapa komponen pendukung yang masing-masing memiliki fungsi dan peranan. Semuanya bersinergi untuk mendukung berbagai fungsi sitoplasma bagi tubuh. Bagian-bagiannya antara lain:

1. Mitokondria

Mitokondria seringkali disebut sebagai “The Powerhouse of Cell” karena fungsinya yang memberi tenaga bagi sel. 

Peran lainnya adalah untuk melakukan fosforilasi oksidatif yang dapat menghasilkan ATP atau adenosin trifosfat yang berfungsi sebagai sumber tenaga. 

Proses ini memanfaatkan energi yang dihasilkan ketika oksidasi makanan yang dikonsumsi sedang terjadi. ATP dimanfaatkan sebagai sumber energi utama untuk melakukan pertumbuhan, pergerakan, dan homeostasis atau penyesuaian suhu pada tubuh.

2. Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma secara garis besar merupakan alat transportasi dalam sel eukariot. Fungsinya adalah melakukan sekresi dan produksi hormon, sintesis lipid seperti kolesterol, mengatur metabolisme karbohidrat, dan dapat menghasilkan kalsium dan zat besi yang baik bagi kesehatan saraf dan otot.

3. Ribosom

Ini merupakan struktur antar sel yang tersusun atas RNA dan protein, Pada tempat inilah terjadi sintesis protein. Ribosom membaca rangkaian urutan kode mRNA yang kemudian diterjemahkan sebagai kode genetik sebagai bagian dari asam amino yang dapat membentuk protein.

4. Aparatus Golgi

Aparatus golgi atau golgi komoleks berfungsi sebagai produsen saat protein yang diterima dari RE diproses lebih lanjut dan dipilah untuk kemudian dibawa ke tujuan akhirnya: lisosom, membran plasma, atau sekresi. Selain itu, seperti disebutkan sebelumnya, glikolipid dan sfingomielin disintesis di dalam Golgi.

5. Lisosom

Lisosom berfungsi sebagai tempat pencernaan sel. Hal ini dikarenakan lisosom memiliki peran untuk menghancurkan makromolekul seperti karbohidrat, lipid, protein, dan asam nukleat, berfungsi juga untuk memperbaiki membran sel, dan bereaksi melawan benda asing yang masuk ke dalam tubuh seperti bakteri, virus, dan lain sebagainya.

Fungsi Sitoplasma Dalam Tubuh

Sitoplasma adalah tempat dimana terjadinya pertumbuhan, perkembangan, dan metabolisme sel dilakukan. Beberapa fungsi lainnya yang bermanfaat bagi tubuh adalah:

1. Menyokong dan Mendukung

Sitoplasma dapat membantu menyokong struktur dan kekeruhan sel. Hal ini dapat membuat sel mempertahankan bentuk yang berguna untuk pengaturan sel. Selain itu, sitoplasma dapat membantu menempatkan organel sel pada tempatnya agar tidak terjadi pergerakan.

2. Melindungi

Bagian ini dapat melindungi sel dan segala komponennya dari kerusakan. Salah satu metodenya adalah dengan mempertahankan organel sel pada tempatnya dan menahan bentuk sel agar tidak berubah. Pada saat diserang, sitoplasma dapat menyerap serangan untuk melindungi bagian dalamnya yang vital.

3. Menyimpan

Sitoplasma menyimpan dan mengandung sejumlah enzim yang penting untuk proses metabolisme. Dalam sitoplasma tumbuhan, terdapat organel tambahan untuk menyimpan kelebihan glukosa yang terjadi akibat fotosintesis.

4. Menyalurkan

Melalui proses penyaluran, sitoplasma membantu transportasi antar organel dan membuang bahan-bahan yang sudah tidak digunakan ke luar sel.

Jika dalam tubuh manusia tidak terdapat sitoplasma, sel tidak akan dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan memiliki bentuk yang datar. Organel yang ada pun tidak dapat tertampung dalam sel.

Jika kamu punya pertanyaan lain seputar masalah kesehatan, hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc saja. Dokter yang ahli di bidangnya akan menjawab pertanyaan kamu sekaligus memberikan solusi terbaik. Jangan tunda sebelum kondisinya memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Medline Plus. Diakses pada 2022. What is a cell?
Biology Online. Diakses pada 2022. Cytoplasm.
Kenhub. Diakses pada 2022. Cytoplasm.