• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Konsumsi Daging saat Idul Adha, Perhatikan 4 Hal Ini

Konsumsi Daging saat Idul Adha, Perhatikan 4 Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Sebentar lagi seluruh muslim di dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha, atau yang dikenal dengan sebutan Hari Raya Kurban. Jika sudah bertepatan dengan hari H, setiap masing-masing kepala keluarga akan memiliki banyak stok daging hewan kurban. Tidak jarang, banyak yang mengadakan pesta daging saat bertepatan dengan hari raya ini dengan disate atau diolah menjadi steak.

Daging merupakan sumber nutrisi penting, tapi juga bisa menjadi sumber lemak dan kolesterol jahat. Apalagi ditambah cara mengolah, menyimpan, dan mengonsumsi daging yang tidak baik. Hal tersebut akan memicu terjadinya dampak buruk setelah mengonsumsinya. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat ingin mengonsumsi daging.

Baca juga: Konsumsi Pepaya Dapat Memenuhi Kebutuhan Vitamin E

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan saat Ingin Mengonsumsi Daging

Saat ingin mengonsumsi daging, bukan hanya jumlah konsumsinya saja yang harus diawasi dengan baik, tapi cara menyimpan dan mengolahnya pun perlu diperhatikan. Agar bisa mendapatkan manfaat daging, berikut cara sehat dalam menyimpan, mengolah, serta mengonsumsi daging:

1.Cara Memilih Daging untuk Dikonsumsi

Ketika berniat ingin mengonsumsi daging, kamu bisa memilih bagian dengan sedikit kandungan lemak, seperti paha belakang, paha depan, sirloin (has luar), atau pinggang. Pilih daging yang berwarna merah segar dan bersih. Saat menerima daging berwarna kecokelatan, berlendir, atau tampak kotor, jangan dikonsumsi, ya! Karena kondisi tersebut menandakan daging sudah tidak segar.

2.Cara Menyimpan Daging Agar Selalu Segar

Agar daging selalu segar, simpan daging di kulkas dengan suhu 1 derajat Celsius atau di freezer dengan suhu -18 derajat Celsius. Selain berfungsi untuk menjaga daging tetap segar, memperhatikan suhu saat menyimpan dapat mempertahankan nutrisi, dan memperpanjang umur penyimpanan daging.

Jika hanya disimpan di dalam kulkas, daging mentah sebaiknya hanya disimpan selama 1-2 hari. Sedangkan daging yang telah matang dapat bertahan selama 3-4 hari. Jika disimpan dalam freezer, daging mentah bisa bertahan 3-4 bulan. Sedangkan daging yang telah matang dapat bertahan hingga enam bulan. 

Jangan lupa untuk memperhatikan wadah penyimpanan daging. Sebaiknya, daging disimpan dalam wadah bersih dan tertutup rapat. Jika ingin mencairkan daging yang telah beku, pindahkan dari freezer ke kulkas untuk mencegah pertumbuhan bakteri dalam daging.

Baca juga: Konsumsi Makanan Bergizi Bisa Atasi Hepatitis E

3.Cara Mengolah Daging yang Benar

Selain kedua cara tersebut, kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara mengolah daging yang benar. Sebelum dan setelah memegang daging, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan bersih agar bakteri di tangan tidak menyebar pada daging. Gunakan pisau dan talenan yang berbeda ketika mengolah daging agar bakteri tidak menyebar ke bahan makanan lainnya.

Untuk mengolahnya, buang lemak daging terlebih dulu sebelum dimasak, terutama jika ingin membuat sup atau semur daging. Jika ingin memasak daging, jangan diolah dengan cara digoreng. Disarankan untuk memanggangnya atau merebusnya. Jika diolah dengan cara digoreng, gunakan minyak yang sehat bagi jantung, seperti minyak bunga matahari, minyak kedelai, atau minyak zaitun.

4.Cara Mengonsumsi Daging yang Disarankan

Setelah mengonsumsi daging, kamu bisa mengimbanginya dengan mengonsumsi sayuran berserat guna mengurangi penyerapan kolesterol dalam daging. Bagi kamu yang tengah mengonsumsi suplemen zat besi, batasi konsumsi daging dengan kandungan tinggi zat besi guna mencegah kelebihan zat besi dalam darah.

Baca juga: Makan Durian Bisa Meredakan Anemia, Ini Faktanya

Dengan beberapa hal tersebut, kamu bisa menyantap daging tanpa rasa khawatir yang berlebihan. Jangan lupa untuk menerapkan pola makan bergizi seimbang, serta berolahraga secara rutin, ya! Jika kamu mengalami sejumlah masalah kesehatan setelah mengonsumsi daging, diskusikan segera dengan dokter di aplikasi Halodoc untuk menentukan langkah perawatan yang tepat.

Referensi:
NHS. Diakses pada 2020. How to store food and leftovers.
WebMD. Diakses pada 2020. The Truth About Red Meat.
Healthline. Diakses pada 2020. How to Make Your Meat as Healthy as Possible.
Healthline. Diakses pada 2020. Meat Safety: Storing and Handling Meat, Poultry, and Fish.