• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Konsumsi Nanas Bisa Berbahaya di Awal Kehamilan, Benarkah?

Konsumsi Nanas Bisa Berbahaya di Awal Kehamilan, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Saat hamil, ibu perlu ekstra hati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi. Makanan tersebut bisa disalurkan melalui plasenta ke bayi di dalam kandungan dan memengaruhi kondisinya. Meski begitu, ada banyak mitos yang beredar tentang makanan yang dilarang bagi ibu hamil yang sebenarnya tidak perlu dipercaya.

Ibu mungkin pernah mendengar bahwa mengonsumsi nanas di awal kehamilan bisa berbahaya. Faktanya, bila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, buah masam berwarna kuning ini tidak akan menyebabkan masalah, malah nanas bisa memberikan beberapa nutrisi yang penting selama awal kehamilan. Berikut ulasannya.

Baca juga: Mitos Kehamilan di Trimester Pertama yang Bikin Was-Was

Benarkah Nanas Bisa Memicu Keguguran?

Salah satu mitos kehamilan yang sangat populer adalah makan nanas bisa memicu keguguran. Kepercayaan yang salah itu didasarkan pada adanya senyawa dalam nanas yang disebut bromelain. Senyawa ini dapat memecah protein dan karena bayi yang baru dikandung terdiri dari protein, mengonsumsi nanas bisa menyebabkan perdarahan dan keguguran. 

Faktanya, tablet atau kapsul bromelain memang tidak dianjurkan untuk digunakan selama kehamilan, karena bisa meningkatkan risiko keguguran. Namun, makan nanas yang segar dalam jumlah yang wajar tidak memengaruhi kehamilan ibu. Hal itu karena daging nanas yang ibu makan hanya mengandung sangat sedikit bromelain.

Bolehkah Mengonsumsi Nanas di Awal Kehamilan?

Nanas adalah pilihan buah yang aman dan sehat untuk dikonsumsi selama kehamilan, termasuk di awal kehamilan. Memasukkan satu atau dua porsi nanas segar ke dalam menu makanan ibu setiap minggu selama awal kehamilan biasanya aman. Satu porsi adalah sekitar satu cangkir buah segar. Namun, ibu tentu saja dianjurkan untuk berbicara dulu dengan dokter kandungan sebelum menambahkan makanan apa pun ke dalam diet kehamilan ibu. 

Bila ibu masih merasa khawatir tentang mengonsumsi nanas, ibu bisa mengonsumsi nanas kalengan atau jus nanas karena proses pengalengan dan pengemasan menghilangkan sebagian besar atau seluruh bromelain dalam buah. Namun ingat, batasi konsumsi jus buah atau buah kalengan ya, karena sebagian besar kandungannya adalah gula. Mengonsumsi asupan gula terlalu banyak bisa membuat ibu hamil berisiko mengalami obesitas dan komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional.

Baca juga: Ibu Hamil Makan Durian, Bolehkah untuk Janin?

Nutrisi Nanas yang Bermanfaat untuk Kehamilan

Dengan mengonsumsi nanas segar di awal kehamilan, ibu bisa memberi bayi beberapa nutrisi yang dibutuhkannya untuk tumbuh dan berkembang secara normal. Secangkir nanas memasok sekitar 79 miligram vitamin C, nutrisi yang mendorong produksi kolagen yang membantu pertumbuhan kulit, tulang, tulang rawan, dan tendon bayi ibu. Buah tersebut juga memberikan ibu sedikit zat besi, nutrisi yang diperlukan untuk produksi darah, serta folat yang bisa membantu mencegah cacat lahir tertentu.

Cara Menambahkan Nanas untuk Makanan Kehamilan

Mengonsumsi secangkir nanas segar saja sudah bisa menjadi cara sederhana dan bergizi bagi ibu hamil untuk menambahkan buah ke dalam makanan kehamilan. Ibu juga bisa mengonsumsi nanas dalam salad buah atau menghaluskannya menjadi smoothie buah.

Menambahkan irisan buah nanas ke dalam kebab yang berisi campuran daging dan sayuran juga bisa menambah kelezatan makanan tersebut sekaligus memberi ibu nutrisi penting dari daging. Pizza dengan topping nanas juga bisa menjadi cara yang nikmat untuk mengonsumsi buah tersebut.

Baca juga: Paling Baik Wanita Hamil Konsumsi Jenis Buah Ini

Itulah penjelasan mengenai mengonsumsi nanas di awal kehamilan. Bila ibu mengalami masalah kesehatan selama kehamilan, tidak usah panik. Ibu bisa buat janji untuk berobat di rumah sakit pilihan ibu dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
Live Strong Diakses pada 2021. Is Pineapple Good or Bad for Early Pregnancy?.
Healthline. Diakses pada 2021. Should You Avoid Pineapple During Pregnancy?