• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Konsumsi Vitamin D Baik untuk Pengidap Vertigo

Konsumsi Vitamin D Baik untuk Pengidap Vertigo

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Vertigo adalah kondisi yang membuat pengidapnya mengalami pusing dengan sensasi seolah-olah dirinya atau sekelilingnya berputar. Kondisi tersebut biasanya disebabkan oleh masalah yang melibatkan telinga bagian dalam (vertigo perifer) atau sistem saraf pusat (vertigo sentral).

Vertigo bisa menghalangi kamu untuk beraktivitas dengan baik sehari-hari. Penting untuk mengatasi kondisi tersebut dengan pengobatan yang tepat. Nah, selain mengonsumsi obat-obatan, minum suplemen vitamin D setiap hari bisa membantu kamu mengendalikan vertigo, lho. Berikut ulasannya.

Baca juga: Suplemen Vitamin D Bisa Menurunkan Risiko COVID-19? Ini Faktanya

Manfaat Vitamin D untuk Mengatasi Vertigo

Menurut penelitian yang diterbitkan pada bulan Agustus 2020 di Neurology, jurnal American Academy of Neurology, mengonsumsi vitamin D dan kalsium dua kali sehari bisa mengurangi risiko kamu mengalami vertigo kembali. 

Ji-Soo Kim, MD, Ph.D., dari Sekolah Tinggi Kedokteran Universitas Nasional Seoul di Korea dan rekannya meneliti hampir 1000 orang di Korea yang didiagnosis dengan vertigo posisi paroksismal jinak yang kemudian berhasil diobati dengan gerakan kepala terapeutik. Vertigo posisi paroksismal terjadi ketika perubahan posisi kepala membuat kamu mengalami sensasi berputar tiba-tiba. Ini adalah salah satu jenis vertigo yang paling umum.

Penanganan untuk mengatasi jenis vertigo tersebut melibatkan melakukan serangkaian gerakan kepala yang bertujuan untuk memindahkan partikel di telinga yang menyebabkan vertigo. Meskipun penanganan tersebut membuat vertigo mulai membaik, namun kondisinya cenderung sering kambuh. Sekitar 86 persen orang dengan bentuk vertigo ini mengeluh bahwa hal itu mengganggu kehidupan mereka sehari-hari, bahkan menyebabkan mereka sering tidak masuk kantor.

Baca juga: Lakukan Cara Sederhana Ini untuk Mencegah Vertigo

Namun, studi yang dilakukan Dr. Kim dan rekan-rekannya menemukan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D dan kalsium dapat mengurangi risiko orang-orang dengan vertigo posisional paroksismal jinak tersebut mengalami kekambuhan vertigo.

Melalui studi tersebut, partisipan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu intervensi dan observasi. 348 dari 445 orang dalam kelompok intervensi memiliki kadar vitamin D di bawah 20 nanogram per mililiter (ng/mL) dan diberikan suplemen sebanyak 400 unit internasional vitamin D dan 500 miligram kalsium dua kali sehari.

Sedangkan sisanya yang memiliki kadar vitamin D yang sama atau lebih besar dari 20 ng / mL tidak diberikan suplemen. 512 orang dalam kelompok observasi tidak dipantau kadar vitamin D-nya dan mereka tidak mendapatkan suplemen.

Hasilnya ditemukan bahwa mereka yang berada dalam kelompok intervensi yang mengonsumsi suplemen, memiliki tingkat kekambuhan vertigo yang lebih rendah dalam satu tahun dibandingkan dengan kelompok observasi. Orang yang mengonsumsi suplemen memiliki tingkat kekambuhan rata-rata 0,83 kali per tahun. Sedangkan mereka yang tidak mendapatkan vitamin D memiliki tingkat kekambuhan 1,10 kali. Artinya, terdapat penurunan sebanyak 24 persen pada tingkat kekambuhan vertigo per tahunnya.

Namun, para peneliti mengamati bahwa perbaikan vertigo yang signifikan dialami oleh partisipan yang menunjukkan defisiensi vitamin D yang lebih besar pada awal penelitian. Mereka yang memulai dengan kadar vitamin D lebih rendah dari 10 ng/mL mengalami penurunan pada tingkat kekambuhan vertigo tahunan sebanyak 45 persen, sedangkan mereka yang memulai dengan kadar vitamin D pada 10-20 ng/mL hanya mengalami penurunan 14 persen. Sebanyak 38 persen orang dalam kelompok intervensi mengalami episode vertigo lain, dibandingkan dengan 47 persen pada kelompok observasi.

Kesimpulan dari penemuan Dr Kim dan rekan-rekannya adalah melakukan gerakan kepala bisa menjadi cara utama untuk mengobati vertigo posisi paroksismal jinak. Namun, mengonsumsi suplemen vitamin D dan kalsium bisa menjadi cara efektif untuk mencegah gangguan umum tersebut sering terjadi.

Baca juga: Cara Tepat Memenuhi Asupan Vitamin D untuk Tubuh

Itulah penjelasan mengenai manfaat vitamin D dalam mengatasi vertigo. Bila kamu sering mengalami vertigo, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Kamu juga bisa menghubungi dokter untuk minta saran kesehatan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc untuk memudahkan kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap.

Referensi:
American Academy of Neurology. Diakses pada 2021. Vitamin D twice a day may keep vertigo away.