• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kulit Berminyak Lebih Rentan Komedo, Benarkah?

Kulit Berminyak Lebih Rentan Komedo, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Komedo adalah benjolan kecil pada kulit akibat folikel rambut yang tersumbat. Komedo memang termasuk jenis jerawat, tetapi tipe jerawat ini masih termasuk ringan. Salah satu bagian kulit yang sering terkena komedo adalah wajah, terutama di bagian hidung, jidat dan dagu. Bedanya dengan jerawat biasa, komedo tidak menimbulkan peradangan. Artinya, tipe jerawat ini tidak menimbulkan infeksi, sehingga tidak terasa sakit.  

Seseorang yang punya kulit berminyak dinilai lebih rentan mendapatkan komedo. Benarkah demikian? Begini penjelasannya. 

Baca juga: Ini Bedanya Komedo Hitam dan Komedo Putih

Benarkah Kulit Berminyak Rentan Menimbulkan Komedo?

Komedo terbentuk ketika folikel rambut di kulit mengalami penyumbatan. Nah, setiap folikel mengandung satu rambut dan kelenjar yang menghasilkan minyak. Minyak ini disebut sebum yang membantu menjaga kulit tetap lembut. Ketika jumlah minyak yang dihasilkan terlalu banyak, maka sel kulit mati dan minyak pun semakin menumpuk pada folikel rambut. Alhasil, timbulah benjolan yang disebut komedo.

Jika kulit di atas benjolan tetap tertutup, benjolan tersebut disebut whitehead atau komedo putih yang tidak terlalu kentara. Namun, ketika kulit di atas benjolan terbuka, paparan udara bisa membuatnya terlihat hitam yang sering disebut dengan blackhead. Tipe komedo hitam ini biasanya lebih diwaspadai oleh sebagian orang karena bisa mengganggu penampilan wajah. Selain kulit berminyak, ternyata ada banyak faktor lain yang dapat memicu timbulnya komedo, seperti:

  • Penumpukan bakteri Propionibacterium acnes di kulit.
  • Iritasi pada folikel rambut saat sel kulit mati tidak lepas secara teratur.
  • Mengalami perubahan hormonal yang menyebabkan peningkatan produksi minyak selama masa remaja, saat menstruasi, atau saat mengonsumsi pil KB.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid, lithium, atau androgen.

Beberapa orang juga merasa bahwa makan atau minum tertentu bisa memicu timbulnya komedo. Produk susu dan makanan yang meningkatkan kadar gula darah, seperti karbohidrat adalah contoh makanan yang kerap memicu jerawat.

Baca juga: 7 Cara Menghilangkan Komedo

Tips Mencegah Timbulnya Komedo

Tidak sulit untuk mencegah timbulnya komedo. Kunci utamanya adalah menjaga kondisi wajah tetap bersih. Ini beberapa tips yang bisa kamu coba:

1. Rutin Bersihkan Wajah

Cuci wajah dengan sabun muka yang sesuai dengan kondisi kulit kamu saat bangun dan sebelum tidur untuk menghilangkan penumpukan minyak. Mencuci wajah lebih dari dua kali setiap hari dapat mengiritasi kulit dan memperparah jerawat. Gunakan pembersih lembut yang tidak membuat kulit merah atau iritasi. Kamu mungkin bisa memilih sabun berbahan antibakteri yang dapat membunuh bakteri P. Acnes guna mencegah timbulnya jerawat.

Pertimbangkan juga untuk rutin mencuci rambut dengan sampo, terutama jika rambutnya berminyak. Minyak rambut dapat menyebabkan pori-pori tersumbat. Penting juga untuk mencuci muka setelah konsumsi makanan berminyak seperti gorengan, karena minyak dari makanan tersebut dapat menyumbat pori-pori.

2. Gunakan Produk Bebas Minyak

Produk apapun yang mengandung minyak dapat membuat wajah kamu semakin berminyak, sehingga rentan memicu timbulnya komedo. Pilih riasan, losion, dan tabir surya bebas minyak atau non komedogenik untuk mencegah timbulnya komedo atau tidak membuat komedo semakin parah.

3. Eksfoliasi Kulit

Lulur dan masker eksfoliasi dapat mengangkat sel kulit mati dari wajah dan dapat membantu mengurangi komedo. Cari produk eksfoliasi yang tidak mengiritasi kulit.

Baca juga: 5 Bahan Alami yang Bisa Dicoba untuk Atasi Komedo

Bila komedo semakin membandel dan kamu kesulitan untuk mengatasinya, bicarakan saja dengan dokter kulit lewat aplikasi Halodoc. Tak perlu repot ketemu dokter di rumah sakit, lewat aplikasi ini kamu bisa hubungi dokter kapan dan di mana saja via Chat atau Voice/Video Call.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Blackheads.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Everything you need to know about blackheads.