• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kurang Darah Sebabkan Tubuh Lemas, Ini Cara Mencegahnya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kurang Darah Sebabkan Tubuh Lemas, Ini Cara Mencegahnya

Kurang Darah Sebabkan Tubuh Lemas, Ini Cara Mencegahnya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 25 Agustus 2022

“Kurang darah dapat menyebabkan tubuh lemas dan pusing. Pastikan untuk mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung zat besi dan folat untuk mencegah kurang darah.”

Kurang Darah Sebabkan Tubuh Lemas, Ini Cara MencegahnyaKurang Darah Sebabkan Tubuh Lemas, Ini Cara Mencegahnya

Halodoc, Jakarta – Darah memiliki fungsi yang sangat penting dalam tubuh manusia. Dengan jumlah darah yang cukup, maka seluruh bagian tubuh akan mendapatkan oksigen dan ternutrisi dengan baik. Namun, saat tubuh kurang darah, kondisi ini dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas.

Kekurangan darah atau anemia adalah kondisi saat tubuh mengalami kekurangan sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Untuk itu, ketahui berbagai cara yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari kondisi anemia. Dengan begini, kesehatan kamu tetap dalam kondisi yang optimal.

Mencegah Kurang Darah

Anemia dapat terjadi akibat kondisi yang sudah ada sejak lahir atau kondisi yang dikembangkan ketika masa pertumbuhan. Selain itu, ada beberapa alasan yang menyebabkan seseorang mengalami anemia, seperti:

  • Tubuh tidak membuat sel darah dengan jumlah yang cukup untuk tubuh.
  • Mengalami perdarahan sehingga kehilangan darah lebih cepat.
  • Tubuh yang mengalami gangguan sehingga menghancurkan sel darah merah sehat.

Saat mengalami anemia, umumnya gejala yang akan dialami adalah lemas, cepat lelah, nafas menjadi lebih pendek, hingga suhu tubuh yang menjadi lebih dingin.

Selain itu, ada beberapa gejala lain yang terkait dengan kurang darah, seperti:

  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Kulit yang lebih pucat.
  • Detak jantung yang lebih cepat.

Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit ketika kamu mengalami gejala yang terkait dengan anemia. Kamu bisa cari tahu lokasi rumah sakit terdekat menggunakan Halodoc. Caranya download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play.

Pemeriksaan yang lebih dini akan membuat pengobatan dan perawatan yang tepat bisa segera dilakukan. Jangan lupa untuk melakukan perawatan dan pencegahan secara maksimal saat kondisi kesehatan mulai membaik. 

Pencegahan perlu dilakukan dengan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang memengaruhi produksi sel darah merah. Ada beberapa mineral yang perlu kamu penuhi asupannya agar terhindar dari anemia, seperti:

  • Zat Besi. Kamu bisa mendapatkan zat besi dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan sehat, seperti hati sapi, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.
  • Folat. Penuhi kebutuhan folat dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran hijau, hingga kacang-kacangan.
  • Vitamin B12. Ada berbagai jenis makanan yang memiliki kandungan vitamin B12, seperti daging, produk susu, hingga kacang kedelai.
  • Vitamin C. Kamu bisa menemukan vitamin C dari buah dan sayuran.

Selain itu, jangan lupa untuk membatasi asupan kopi dan teh. Kedua jenis minuman ini membuat tubuh kesulitan menyerap zat besi dengan baik sehingga rentan membuat kamu mengalami anemia.

Jangan Abaikan Kondisi Kurang Darah

Sebaiknya jangan abaikan anemia karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang lebih buruk. Ada berbagai komplikasi yang berisiko terjadi akibat anemia, seperti:

  1. Gangguan Jantung

Saat mengalami anemia, jantung akan bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan sel darah merah yang jumlahnya berkurang. Hal ini membuat jantung memompa lebih keras untuk memastikan darah yang dipenuhi oksigen mengalir ke seluruh bagian tubuh. Pekerjaan ekstra ini dapat menyebabkan gangguan pada jantung yang memicu sejumlah penyakit, seperti gagal jantung.

  1. Depresi

Selain kesehatan fisik, anemia juga memicu depresi. Ia dapat menyebabkan kerusakan pada saraf yang memicu depresi. Bahkan, ibu hamil yang kekurangan zat besi selama kehamilan berisiko mengalami postpartum depression setelah persalinan.

  1. Gangguan Perkembangan

Bukan hanya pada orang dewasa, anemia juga dapat memengaruhi anak-anak. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pada tumbuh kembang anak. Jadi, pastikan orang tua memberikan asupan makanan dengan nutrisi yang baik agar kondisi tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Jangan lupa untuk selalu memastikan asupan makanan yang bergizi agar kesehatan tetap terjaga dengan baik.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Anemia.
Everyday Health. Diakses pada 2022. What Is Anemia? Symptoms, Causes, Diagnosis, Treatment, and Prevention.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Anemia.
Very Well Health. Diakses pada 2022. What Are the Symptoms of Anemia?