• Home
  • /
  • Kurang Vitamin Bisa Sebabkan Neutropenia

Kurang Vitamin Bisa Sebabkan Neutropenia

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Kurang Vitamin Bisa Sebabkan Neutropenia

Halodoc, Jakarta – Pernahkah kamu mendengar tentang penyakit neutropenia? Ya, penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang jarang terjadi sehingga kamu cukup asing dengan penyakit neutropenia. Selain itu, penyakit neutropenia umumnya lebih sering dialami oleh pengidap penyakit tertentu, seperti pengidap HIV, leukemia hingga sindrom myelodisplastik.

Baca juga: Kenali Penyebab Seseorang Idap Neutropenia

Lalu, apa sebenarnya neutropenia itu? Neutropenia merupakan kondisi kelainan yang terjadi pada kadar neutrofil di dalam tubuh. Neutrofil merupakan jenis sel darah putih yang diproduksi oleh tubuh pada sumsum tulang. Pengidap neutropenia akan mengalami penurunan kadar neutrofil di dalam tubuh, kurangnya jumlah neutrofil dapat membuat tubuh sulit melawan bakteri sehingga rentan memunculkan berbagai macam infeksi.

Inilah Penyebab Neutropenia

Orang dewasa dapat dikatakan alami neutropenia ketika jumlah neutrofil dalam tubuh kurang dari 1.500 per microliter. Sedangkan pada anak, jumlah neutrofil yang dibutuhkan oleh tubuh bervariasi tergantung dari usia. Umumnya, seseorang yang mengidap penyakit tertentu dan menjalani pengobatan dengan kemoterapi sangat rentan alami neutropenia.

Tidak hanya itu, adanya infeksi dalam tubuh membuat rentan seseorang alami neutropenia, seperti infeksi akibat bakteri tuberkulosis, hepatitis, sepsis, penyakit HIV/AIDS, dan demam berdarah.

Selain itu, ada beberapa faktor pemicu seseorang rentan alami neutropenia, seperti kekurangan vitamin.  Kekurangan nutrisi dan vitamin juga dapat sebabkan seseorang alami kekurangan neutrofil di dalam tubuh. Tidak ada salahnya untuk atur pola makan agar makanan yang dikonsumsi dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.

Baca juga: Perlu Tahu, Inilah 4 Jenis Neutropenia

Adanya penyakit autoimun yang diidap oleh seseorang dapat meningkatkan risiko penyakit neutropenia. Kondisi ini disebabkan sistem imun yang menargetkan neutrofil di dalam tubuh untuk dirusak. Ketahui beberapa penyakit autoimun yang dapat sebabkan neutropenia, seperti penyakit lupus, penyakit crohn dan rheumatoid arthritis.

Neutrofil dapat mengalami kerusakan akibat pengaruh pengonsumsian jenis obat tertentu, seperti obat antibiotik, obat tekanan darah, dan obat psikiatri. Sebaiknya konsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter.

Ketahui Gejala yang Dialami Pengidap Neutropenia

Umumnya, penyakit ini tidak menimbulkan gejala apa pun. Beberapa pengidap neutropenia mengetahui kondisi ini ketika melakukan pengecekan untuk kesehatan yang lain. Tanda yang paling umum terjadi pada pengidap neutropenia adalah tubuh yang lebih mudah mengalami infeksi.

Biasanya, gejala awal yang muncul adalah gejala penyebab atau penyakit lain yang dialami oleh pengidap neutropenia. Semakin rendah neutrofil di dalam tubuh tentu gejala yang muncul akan berbeda-beda tiap pengidapnya.

Demam menjadi gejala yang umumnya terjadi pada kondisi infeksi. Infeksi dapat terjadi akibat rendahnya neutrofil, sehingga tidak ada salahnya lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat ketika kamu mengalami demam yang disertai dengan kondisi ruam atau luka yang muncul pada area mulut. 

Baca juga: Lansia Rentan Mengidap Neutropenia, Ini Alasannya

Neutropenia dapat diatasi dengan melihat tingkat keparahan yang terjadi. Neutropenia yang masih dalam kondisi terbilang ringan nyatanya tidak memerlukan pengobatan. Namun, kondisi yang cukup parah dapat diatasi dengan penggunaan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri, transfusi sel darah putih hingga transplantasi sumsum tulang.

Jangan khawatir, ada beberapa pencegahan yang bisa kamu lakukan untuk hindari penyakit ini di rumah, dengan menjaga kebersihan mulut, menjaga kebersihan, dan mengatasi luka yang terjadi pada tubuh serta segera lakukan pengobatan pada demam di atas 38 derajat celcius.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Neutropenia
Web MD. Diakses pada 2019. Neutropenia
Healthline. Diakses pada 2019. Neutropenia