Lakukan 3 Hal Ini untuk Mencegah Iridosiklitis

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Lakukan 3 Hal Ini untuk Mencegah Iridosiklitis

Halodoc, Jakarta – Hampir semua orang pasti pernah mengalami kondisi mata merah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak faktor, seperti kelilipan, terlalu lama menatap layar komputer atau terpapar AC yang membuat mata menjadi kering.  Bukan hanya itu, kondisi mata yang memerah ternyata dapat menandakan kondisi medis tertentu. Nah, penyakit iridosiklitis merupakan salah satu jenis penyakit yang gejalanya ditandai dengan mata merah dan berair.

Baca Juga: 3 Gangguan Autoimun Ini Bisa Sebabkan Iridosiklitis

Mata merah dan berair ini disebabkan karena iris mata dan badan siliar meradang. Meradangnya iris mata dan badan siliar dipicu oleh penyakit autoimun, seperti sarkoidosis, psoriasis, kolitis ulseratif dan lain-lain. Infeksi virus toksoplasmosis, herpes atau tuberkulosis diduga bisa sebabkan iridosiklitis. Iridosiklitis berkaitan dengan penyakit autoimun, sehingga pencegahannya berfokus untuk meningkatkan kekebalan tubuh. 

Pencegahan Iridosiklitis yang Bisa Dilakukan

Pencegahan iridosiklitis sebenarnya dengan mencegah penyakit atau faktor yang memicunya. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Hindari faktor-faktor yang sebabkan mata mengalami infeksi. Contohnya, hindari memegang mata dalam keadaan yang kotor. Tutup jendela helm saat mengendarai motor agar tidak terpapar debu atau partikel berbahaya lainnya. Hindari juga menggunakan lensa kontak dalam waktu yang lama.

  • Konsumsi buah dan sayuran untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk mencapai hasil yang maksimal, kamu bisa mengonsumsi vitamin atau suplemen.

  • Hindari penyalahgunaan obat yang bisa meningkatkan peluang terjadinya uveitis.

Nah, agar kamu lebih waspada terhadap penyakit ini, mungkin kamu perlu mengetahui gejala-gejala iridosiklitis. Berikut gejala yang wajib kamu waspadai.

Baca Juga: Segala Hal tentang Iridosiklitis Kronis yang Perlu Diketahui

Gejala Iridosiklitis yang Perlu Diketahui

Selain mata yang memerah dan berair, ada gejala lain yang membedakan iridosiklitis dengan sakit mata pada umumnya. Gejala iridosiklitis terbagi atas tiga kategori, yaitu gejala penyumbatan, gejala keluarnya cairan dan perubahan pupil. Gejala umum dari iridosiklitis mencakup :

  • Sakit mata yang timbul secara persisten;

  • Ukuran pupil terlihat lebih kecil;

  • Pandangan menjadi kabur dan penurunan penglihatan;

  • Sensitif terhadap cahaya;

  • Muncul bercak hitam pada penglihatan apabila bagian belakang mata yang terkena.

Kalau kamu mengalami salah satu gejala di atas, sebaiknya langsung lakukan tanya jawab ke dokter Halodoc tentang kondisi iridosiklitis. Diskusi sama dokter terasa lebih nyaman lewat aplikasi yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja. Maka itu, yuk download aplikasi Halodoc di sini.

Jika penglihatan semakin memburuk, kamu perlu segera memeriksakannya ke dokter. Untuk mendiagnosis iridosiklitis, dokter perlu melakukan serangkaian tes penunjang. Namun, karena infeksi iridosiklitis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, maka tes pemeriksaannya berbeda tergantung infeksi apa yang menyebabkannya. 

Dokter dapat menggunakan slit lamp untuk melihat segmen anterior mata atau mendeteksi leukosit pada iris yang meradang. Apabila dokter telah mendiagnosis iridosiklitis, berikut pilihan perawatan yang direkomendasikan dokter.

Baca Juga: Begini Prosedur Pemeriksaan untuk Diagnosis Iridosiklitis

Opsi Perawatan untuk Iridosiklitis

Iridosiklitis ditimbulkan oleh banyak faktor, maka perawatannya disesuaikan faktor  pemicunya. Dokter biasanya merekomendasikan obat-obatan seperti:

  • Kortikosteroid untuk mengurangi kerusakan akibat reaksi dari antigen antibodi.

  • Aspirin untuk mengurangi rasa sakit dan rasa tidak nyaman. Aspirin diberikan dalam bentuk pil atau tetes mata.

  • Atropine untuk mengurangi peradangan iris dan badan siliar. Atropine juga bekerja untuk menghancurkan posterior synechiae yang terbentuk maupun mencegah pembentukannya.

  • Obat-obatan untuk mencegah komplikasi dan mengobati uveitis.