• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lakukan Ini Jika Terlambat Vaksin COVID-19 Kedua

Lakukan Ini Jika Terlambat Vaksin COVID-19 Kedua

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Lakukan Ini Jika Terlambat Vaksin COVID-19 Kedua

“Terlambat mendapatkan vaksin COVID-19 yang kedua terkadang tidak bisa dihindari. Meski begitu, orang yang terlambat vaksin tetap dianjurkan untuk menjadwalkan ulang vaksinasi dan mendapatkan dosis yang kedua sesegera mungkin. Ingat, dosis kedua vaksin COVID-19 penting untuk bisa menciptakan kekebalan penuh untuk mencegah virus corona.”

Halodoc, Jakarta – Vaksin COVID-19 perlu diberikan sebanyak dua kali agar bisa menciptakan kekebalan tubuh yang optimal untuk mencegah virus corona. Namun, ada kalanya seseorang tidak bisa mendapatkan vaksin dosis kedua tepat waktu sesuai jadwal.

Beberapa alasan yang menyebabkan seseorang terlambat untuk vaksin yang kedua kali, seperti baru saja terpapar COVID-19, sedang dalam kondisi yang tidak sehat saat jadwal vaksin, ketersediaan vaksin belum ada, sampai berhalangan hadir akibat ada urusan atau lupa. Lantas, apa yang harus dilakukan bila terlambat mendapatkan vaksin COVID-19 kedua? Simak ulasan selengkapnya di sini.

Baca juga: Ini Alasan Penyintas COVID-19 Baru Bisa Vaksin Usai 3 Bulan

Tetap Dapatkan Dosis Kedua Segera

Menurut dokter perawatan kritis dan paru, Joseph Khabbaza, MD, orang yang terlambat mendapatkan vaksin COVID-19 kedua sebaiknya menjadwalkan ulang vaksinasi mereka untuk mendapatkan dosis kedua sesegera mungkin. Tidak peduli seberapa lama keterlambatannya, kamu baru dianggap sudah vaksinasi COVID-19 penuh apabila sudah disuntik dua dosis. 

Perlu diketahui, jarak waktu pemberian vaksin COVID-19 antara dosis pertama dengan dosis kedua berbeda-beda, tergantung jenisnya:

  • Sinovac: 2–4 minggu.
  • Sinopharm: 3–4 minggu.
  • AstraZeneca: 8–12 minggu.
  • Moderna: 3–6 minggu
  • Pfizer: 3 minggu.

Namun, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengungkapkan bahwa keterlambatan hingga 42 hari antara dua dosis “diizinkan” ketika hal itu memang tidak bisa dihindari. Dr Khabbaza mengatakan bahwa menurut beberapa penelitian awal, menunggu lebih dari 42 hari antar dosis tidak menunjukkan dampak negatif. Meski begitu, kamu tetap dianjurkan untuk mendapatkan dosis kedua sesegera mungkin bila terlambat vaksin.

Baca juga: Benarkah Tunda Dosis Kedua Vaksin COVID-19 Pengaruhi Efektivitas?

Pentingnya Mendapatkan Vaksin COVID-19 Dosis Kedua

Kebanyakan vaksin COVID-19 yang digunakan di Indonesia, seperti Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, sampai Pfizer perlu diberikan sebanyak dua dosis agar bisa mencapai kekebalan penuh terhadap COVID-19. Vaksin-vaksin tersebut baru memberikan efektifitas yang optimal dalam melawan COVID-19 setelah dosis kedua. 

Kekebalan penuh itu sangat penting untuk melindungi setiap orang dan juga komunitas dari penularan virus Corona. Dr. Khabbaza juga mengungkapkan bahwa selain bisa menciptakan herd immunity yang penting, vaksin COVID-19 juga sudah terbukti sangat efektif dalam melawan mutasi dan varian virus corona. Apalagi sekarang ini, ada varian Delta yang diketahui lebih menular. Nah, dengan mendapatkan vaksinasi COVID-19 penuh sebanyak dua dosis, kamu tidak perlu terlalu khawatir karena vaksin akan membantu melindungi tubuh kamu dari virus corona dan varian-variannya di masa depan. Vaksin juga bisa mengurangi tingkat keparahan penyakit seandainya kamu terinfeksi COVID-19.

Tips untuk Mendapatkan Dosis Kedua Tepat Waktu

Dr. Khabbaza menyarankan agar persiapan suntikan vaksin COVID-19 diatur secara matang agar tidak terjadi keterlambatan lagi. Berikut ini beberapa tips yang bisa membantu kamu agar bisa mendapatkan vaksin COVID-19 kedua tepat waktu:

  • Kosongkan Jadwal

Saat menjadwalkan dosis kedua, pastikan kamu memiliki waktu kosong di hari dan jam tersebut. Periksa kembali apakah ada janji temu atau acara penting yang harus dilakukan yang bisa menghalangi kamu untuk mendapatkan vaksin kedua sesuai jadwal. Bila memungkinkan, sebaiknya kamu memprioritaskan jadwal vaksin kamu di atas segala acara, karena hal itu sangat penting.

  • Jadwalkan Dosis Kedua Secepatnya

Bila kamu terlambat mendapatkan vaksin COVID-19 dosis kedua di lokasi tempat kamu mendapatkan vaksin yang pertama, kamu mungkin perlu menjadwalkan ulang dosis kedua di tempat lain. Hal itu tidak masalah. Menurut CDC, mendapatkan suntikan kedua di lokasi yang berbeda dari suntikan pertama tidak apa-apa selama kamu mendapatkan jenis vaksin yang sama untuk kedua dosis.

  • Pasang Reminder

Gunakan email atau pengingat kalender online untuk membantu mengingatkan kamu pada hari H vaksin dosis kedua agar kamu tidak melewatkannya lagi. Kamu juga bisa memasang reminder di smartphone kamu. Menuliskan jadwal vaksin di kalender atau tempat yang mudah terlihat juga bisa menjadi cara yang baik untuk membantu kamu mengingat jadwal vaksin dosis kedua.

Baca juga: Ini Penjelasan tentang Perbedaan Lokasi Vaksin Pertama dan Kedua

Itulah penjelasan mengenai hal yang harus dilakukan bila terlambat vaksin COVID-19 yang kedua. Bila setelah vaksin, kamu mengalami efek samping, seperti demam atau pusing, kamu bisa meminum paracetamol untuk mengatasinya. Beli obatnya lewat aplikasi Halodoc saja. Tidak perlu repot-repot keluar rumah, tinggal order saja lewat aplikasi dan pesanan obatmu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. What To Do If You Miss Your Second COVID-19 Vaccine.
World Health Organization. Diakses pada 2021. The Sinovac COVID-19 vaccine: What you need to know.
World Health Organization. Diakses pada 2021. The Sinopharm COVID-19 vaccine: What you need to know.
World Health Organization. Diakses pada 2021. The Oxford/AstraZeneca COVID-19 vaccine: what you need to know.