• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lakukan Tes COVID-19 Jika Alami Gejala Ini

Lakukan Tes COVID-19 Jika Alami Gejala Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Lakukan Tes COVID-19 Jika Alami Gejala Ini

“Segera lakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat jika kamu melakukan kontak erat dengan pengidap COVID-19. Tak hanya itu, waspadai gejala yang menyertai COVID-19, seperti kelelahan, demam, nyeri otot, hingga kelelahan. Kamu bisa melakukan tes COVID-19 untuk mengetahui kondisi kesehatan. Selain itu, penanganan bisa dilakukan lebih dini dengan tes covid-19 lebih awal.”

Halodoc, Jakarta – Saat ini kasus COVID-19 kembali meningkat. Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap kondisi kesehatan yang dialami. Apalagi jika mengalami kontak langsung dengan pengidap COVID-19.

Baca juga: Ketahui Segala Hal Mengenai COVID-19

Lalu, kapan waktu yang tepat melakukan tes covid-19 untuk menghindari penyebaran maupun penularan? Tidak ada salahnya simak beberapa informasi terkait tes covid-19 yang perlu dilakukan, di sini! 

Segera Tes COVID-19 Jika Mengalami Kondisi Ini

Umumnya, orang-orang yang mengalami paparan COVID-19 tidak selalu bergejala. Ada banyak pengidap COVID-19 mengalami kondisi ini tanpa gejala yang berat. Namun, meskipun begitu, kondisi ini sudah rentan menyebabkan penularan dan penyebaran pada orang lain.

Ada beberapa kondisi yang mewajibkan kamu segera melakukan tes covid-19. Melansir dari Centers for Disease Control and Prevention, orang-orang yang telah melakukan kontak langsung dengan pengidap COVID-19 memerlukan pemeriksaan tes COVID-19. Tidak hanya itu, orang-orang yang melakukan perjalanan jauh dan berisiko terpapar COVID-19 pun perlu segera melakukan pemeriksaan tes COVID-19 untuk mencegah penyebaran.

Hal yang tidak kalah penting adalah orang-orang yang sudah melakukan kontak erat dengan pengidap COVID-19 dan mengalami beberapa gejala yang terkait dengan COVID-19. Ada beberapa gejala yang perlu kamu waspadai seputar COVID-19, seperti demam, menggigil, napas yang menjadi lebih pendek, kelelahan, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, kehilangan indera penciuman dan perasa, sakit tenggorokan, mual, muntah, hingga diare.

Segera lakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat saat kamu mengalami kontak erat dan memiliki gejala tersebut. Jika hasil menunjukkan adanya virus COVID-19 dalam tubuh, tentunya kamu bisa melakukan penanganan lebih awal dengan menjalankan isolasi mandiri.

Segera dapatkan pertolongan medis ketika gejala COVID-19 yang dirasakan semakin memburuk. Gejala COVID-19 yang memburuk bisa ditandai dengan kesulitan bernapas, nyeri pada dada, pucat, dan kesulitan untuk melakukan aktivitas.

Baca juga: Bisakah COVID-19 Disembuhkan?

Kenali Jenis Tes COVID-19

Saat ini ada dua jenis tes COVID-19 yang cukup dikenal oleh masyarakat, yaitu tes PCR dan antigen. Keduanya dinilai efektif untuk mengetahui adanya virus corona dalam tubuh. Namun, ada beberapa perbedaan penting yang perlu diketahui oleh masyarakat terkait tes COVID-19 ini.

Tes PCR sendiri akan mendeteksi keberadaan materi genetik virus menggunakan teknik yang dikenal sebagai reverse transcriptase polymerase chain reaction atau RT-PCR. Untuk melakukan tes PCR biasanya sampel akan diambil dengan metode usap melalui kedua hidung dan tenggorokan. Kemudian sampel akan diekstraksi dari sampel dan diubah menjadi DNA.

Secara umum, tes PCR merupakan tes COVID-19 yang paling akurat. Namun, ada beberapa faktor yang dapat membuat hasil berbeda, seperti cara pengambilan sampel, saat pengambilan sampel dilakukan dalam kondisi sakit, dan juga proses mempertahankan sampel dalam kondisi yang sesuai untuk bisa dipelajari dalam laboratorium.

Biasanya, tes PCR membutuhkan hasil yang lebih lama dibandingkan tes antigen. Saat ini, tes PCR bisa kamu dapatkan hasilnya maksimal dalam waktu 3 hari. Tidak perlu repot, kamu bisa membuat janji untuk melakukan tes COVID-19 melalui Halodoc di rumah sakit pilihan. Dengan begitu, pemeriksaan akan lebih mudah dan tidak perlu mengantre. Yuk, download Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Selain tes PCR, kamu bisa melakukan tes antigen yang mampu mendeteksi protein spesifik pada permukaan virus corona. Tes antigen mampu menghasilkan hasil pemeriksaan kurang dari satu jam sehingga kamu bisa mengetahui hasil pemeriksaan lebih cepat.

Baca juga: Gejala Tak Umum Corona yang Harus Diwaspadai

Biasanya, saat tes antigen menunjukkan hasil positif, hal ini kemungkinan besar kamu sudah terinfeksi COVID-19. Dengan begitu, kamu bisa melakukan pengobatan dan penanganan lebih dini. Sedangkan, jika hasil menunjukkan negatif, kamu perlu meninjau kondisi kesehatan melalui isolasi mandiri sejak dinyatakan negatif.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. COVID-19.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2021. If You’ve Been Exposed to The Coronavirus.