13 February 2019

Langkah Pengobatan yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Varises Esofagus

Langkah Pengobatan yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Varises Esofagus

Halodoc, Jakarta - Varises esofagus adalah vena yang abnormal dan membesar di dalam saluran yang menghubungkan tenggorokan dan esofagus. Kondisi ini sering terjadi pada orang dengan penyakit hati yang terbilang serius.

Penyakit ini berkembang ketika aliran darah normal ke hati tersumbat oleh gumpalan atau jaringan parut pada organ hati. Cara untuk mengatasi penyumbatan, darah akan mengalir ke pembuluh darah kecil yang tidak dirancang untuk membawa darah dalam volume besar. Akibatnya, pembuluh darah dapat bocor maupun pecah, sehingga menimbulkan perdarahan.

Varises esofagus terbentuk ketika aliran darah ke hati mengalami penyumbatan, seringnya karena penyakit hati. Hal ini membuat peningkatan tekanan dalam vena besar yang bertugas membawa darah ke hati.

Tekanan besar ini memaksa darah mencari jalur lain melalui vena yang lebih kecil, seperti yang ada di bagian terendah eosfagus. Lambat laun, vena berdinding tipis yang membawa darah dalam jumlah besar ini bisa pecah.

Baca juga: Ketahui Tentang Hipertensi Portal yang Mengakibatkan Varises Esofagus

Komplikasi paling serius dari varises esofagus adalah perdarahan. Setelah perdarahan terjadi, memungkinkan pasien mengalami perdarahan tingkat lanjut atau pada organ lainnya. Jika tidak segera diatasi, tubuh akan kekurangan banyak darah, sehingga mudah mengalami syok dan berujung pada kematian.

Pengobatan Varises Esofagus

Tujuan utama dalam pengobatan penyakit varises esofagus adalah untuk mencegah terjadinya perdarahan. Adapun metode pengobatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Pengobatan untuk Mencegah Perdarahan

Untuk mencegah perdarahan, dokter akan meresepkan obat yang disebut dengan beta-blocker. Obat ini membantu mengurangi tekanan darah pada vena portal, sehingga perdarahan dapat dicegah. Jenis obatnya seperti propanolol dan nadolol.

Cara lainnya menggunakan karet gelang untuk mengikat pembuluh darah yang berisiko mengalami perdarahan jika varises esofagus yang dialami berisiko perdarahan, dokter merekomendasikan prosedur yang disebut dengan band ligation.

Metode ini dilakukan dengan menggunakan endoskop untuk menyimpul varises dan mengikatnya dengan pita elastis. Prosedur ini pada dasarnya membuat persentase perdarahan pada pembuluh darah menjadi berkurang. Menggunakan prosedur band ligation tidak menimbulkan komplikasi serius.

Baca juga: Kebiasaan yang Ternyata Menjadi Pemicu Terkena Varises Esofagus

  • Pengobatan Jika Terjadi Perdarahan

Jenis perawatan yang digunakan untuk menghentikan perdarahan pada varises esofagus adalah dengan menggunakan karet gelang untuk mengikat pembuluh darah yang berdarah. Selain itu, bisa juga menggunakan obat untuk memperlambat aliran darah ke bagian vena portal, yang disebut dengan sandostatin atau octreotide.

Obat tersebut sering digunakan dengan terapi endoskopi untuk memperlambat aliran darah dari organ internal ke vena portal. Biasanya, pemberian akan dilanjutkan selama 5 hari setelah perdarahan.

Dokter juga dapat merekomendasikan prosedur yang disebut dengan Transjugular Intrahepatic Portosystemic Shunt untuk menempatkan tabung kecil di antara vena portal dan vena hepatika yang membawa darah dari hati ke jantung. Transfusi juga diperlukan jika pasien kehilangan banyak darah.

Baca juga: Varises Esofagus Dapat Menyebabkan Gangguan pada Hati?

Alternatif lainnya adalah transplantasi hati, jika hati pasien telah mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan perawatan. Cara ini sering kali berhasil, karena organ hati yang lama diganti dengan organ hati baru yang lebih sehat.

Itu tadi jenis pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi varises esofagus. Kamu bisa menanyakan pengobatan lainnya langsung pada dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Aplikasi ini bisa kamu download langsung di ponsel. Yuk, pakai Halodoc!