• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Langkah untuk Membantu Penyembuhan Dislokasi

Langkah untuk Membantu Penyembuhan Dislokasi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Langkah untuk Membantu Penyembuhan Dislokasi

Halodoc, Jakarta - Dislokasi terjadi ketika tulang terlepas dari sendi. Misalnya, bagian atas tulang lengan menjadi satu dengan sendi pada bagian bahu. Ketika terjadi tergelincir atau tulang keluar dari persendian tersebut, kamu mengalami dislokasi bahu. Dislokasi bisa terjadi pada hampir semua sendi di tubuhmu, termasuk lutut, pinggul, pergelangan kaki, atau bahu.

Oleh karena berarti tulang tidak lagi berada pada tempat yang semestinya, dislokasi menjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera. Pasalnya, dislokasi yang tidak segera mendapatkan penanganan akan mengakibatkan terjadinya kerusakan pada ligamen, saraf, atau bagian pembuluh darah.

Langkah Sederhana untuk Membantu Penyembuhan Dislokasi

Sebagian besar kasus dislokasi bisa teridentifikasi dengan mudah. Area yang terinfeksi mungkin akan mengalami pembengkakan atau terlihat memar, terjadi perubahan warna, atau terlihat sebagai bentuk yang tidak biasa. Beberapa gejala lain yang terkait dengan dislokasi, termasuk kehilangan pergerakan, nyeri ketika bergerak, kesemutan dan mati rasa pada area yang terinfeksi.

Baca juga: Kapan Dislokasi Perlu Dilakukan Tindakan Medis Operasi?

Ketika kamu mengalami dislokasi, cobalah untuk melakukan langkah berikut guna membantu meredakan rasa tidak nyaman dan membantu penyembuhan:

  • Istirahatkan sendi yang terkilir. Hindari mengulangi aktivitas yang menyebabkan cedera dan sebisa mungkin hindari gerakan yang bisa menimbulkan rasa sakit.
  • Kompres dingin dan hangat. Menaruh kompres dingin pada area sendi yang mengalami cedera akan membantu mengurangi terjadinya peradangan dan nyeri. Gunakan kompres dingin selama sekitar 15 hingga 20 menit setiap kali. Pada satu atau dua hari pertama, coba ulangi setiap beberapa jam sehari. Setelah dua atau tiga hari, ketika rasa nyeri dan pembengkakan telah membaik, mengompres hangat dapat membantu mengendurkan otot yang menegang dan terasa nyeri. Batasi kompres panas maksimal 20 menit.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri. Obat-obatan yang dijual bebas, seperti ibuprofen bisa membantu meredakan nyeri.
  • Pertahankan rentang gerak sendi. Setelah satu atau dua hari, melakukan beberapa latihan ringan. Kamu membutuhkan bantuan dokter atau ahli untuk melakukan terapi fisiologis untuk membantu mempertahankan rentang gerak pada sendi yang cedera. Ketidakaktifan justru bisa mengakibatkan sendi kaku. Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya jawab dengan dokter spesialis tulang atau untuk membuat janji di rumah sakit terdekat.

Baca juga: Ganggu Aktivitas, Ini 3 Pertolongan Pertama Dislokasi Sendi

Penanganan Medis untuk Menyembuhkan Dislokasi

Jika sendi tidak kembali normal secara alami, dokter mungkin akan menyarankan kamu untuk melakukan salah satu jenis pengobatan di bawah ini.

  • Manipulasi. Dokter akan memanipulasi atau mengubah posisi sendi kembali ke tempat semula. Kamu akan diberikan anestesi agar tetap nyaman sekaligus untuk membantu otot lebih rileks, sehingga prosedur bisa lebih mudah dilakukan.
  • Imobilisasi. Setelah sendi kembali ke tempat semula, dokter mungkin akan meminta kamu untuk memakai gendongan, bebat, atau gips selama beberapa waktu. Ini akan mencegah sendi bergerak dan memungkinkan area tersebut sembuh sepenuhnya. Lama waktu penggunaan bebat ini bervariasi, tergantung pada sendi yang terinfeksi dan tingkat keparahan cederanya.
  • Pengobatan. Rasa sakit akan mulai berkurang setelah sendi kembali ke tempatnya. Namun, mungkin kamu harus tetap mengonsumsi obat pereda nyeri atau pelemas otot jika masih merasakan sakit.
  • Operasi. Tindakan ini dilakukan jika dislokasi merusak saraf atau pembuluh darah atau jika dokter tidak bisa mengembalikan tulang ke posisi semula. Pembedahan juga mungkin dilakukan pada seseorang yang sering mengalami dislokasi pada area yang sama, semisal dislokasi bahu.
  • Rehabilitasi. Proses ini berlangsung setelah tulang kembali ke tempat semula atau setelah dokter memutuskan untuk melepas bebat. Tujuannya untuk meningkatkan kekuatan sendi secara bertahap dan memulihkan rentang geraknya.

Baca juga: Si Kecil Alami Dislokasi Sendi, Ibu Harus Apa?

Menghindari berbagai aktivitas yang bisa memicu terjadinya dislokasi menjadi cara pencegahan terbaik terhadap masalah kesehatan tulang ini. Selalu ingat, gunakan pegangan ketika menaiki tangga agar keseimbangan tetap terjaga.



Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2020. Dislocations.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Dislocation.