Lebih Sehat, Ini Manfaat Terapi Hiperbarik Bagi Tubuh

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Lebih Sehat, Ini Manfaat Terapi Hiperbarik Bagi Tubuh

Halodoc, Jakarta – Terapi hiperbarik melibatkan pernapasan oksigen murni di ruang atau tabung bertekanan. Beberapa manfaat dari terapi hiperbarik adalah meningkatkan oksigenasi ke jaringan tubuh, meningkatkan aliran dan sirkulasi darah, meningkatkan jumlah sel darah putih, meningkatkan efektivitas antibiotik, dan mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

Kondisi kesehatan yang bisa diobati melalui terapi oksigen hiperbarik, meliputi infeksi serius, gelembung udara di pembuluh darah, dan luka yang tidak akan sembuh akibat diabetes atau cedera radiasi.

Dalam ruang terapi oksigen hiperbarik, tekanan udara meningkat hingga tiga kali lebih tinggi dari tekanan udara normal. Dalam kondisi ini, paru-paru dapat mengumpulkan lebih banyak oksigen daripada yang mungkin menghirup oksigen murni pada tekanan udara normal.

Darah membawa oksigen ini ke seluruh tubuh dan membantu melawan bakteri dan merangsang pelepasan zat yang disebut faktor pertumbuhan dan sel punca, yang mendorong penyembuhan. Jaringan tubuh membutuhkan pasokan oksigen yang cukup untuk berfungsi.

Baca juga: Alzheimer Bisa Dirawat dengan Terapi Hiperbarik

Ketika jaringan terluka, bahkan membutuhkan lebih banyak oksigen untuk bertahan hidup. Terapi oksigen hiperbarik meningkatkan jumlah oksigen yang bisa dibawa oleh darah. Peningkatan oksigen darah sementara memulihkan kadar normal gas darah dan fungsi jaringan untuk mempromosikan penyembuhan dan melawan infeksi.

Terapi oksigen hiperbarik digunakan untuk mengobati beberapa kondisi medis. Dan institusi medis menggunakannya dengan cara yang berbeda. Dokter mungkin menyarankan terapi oksigen hiperbarik jika kamu memiliki salah satu dari kondisi berikut:

  • Anemia parah

  • Abses otak

  • Gelembung udara di pembuluh darah (emboli gas arteri)

  • Keracunan karbon monoksida

  • Cedera yang menghancurkan

  • Tiba-tiba tuli

  • Infeksi kulit atau tulang yang menyebabkan kematian jaringan

  • Luka yang tidak sembuh-sembuh, seperti ulkus kaki diabetik

  • Cedera radiasi

  • Cangkok kulit atau flap kulit berisiko kematian jaringan

  • Kehilangan penglihatan, tiba-tiba dan tidak menyakitkan

Manusia bergantung pada konsumsi oksigen setiap saat. Sebagian besar udara atmosfer terdiri dari sekitar 21 persen oksigen. Oksigen diperlukan untuk produksi energi seluler dalam mitokondria setiap sel dalam tubuh. Penggunaan oksigen 100 persen murni dalam suasana tekanan tinggi telah terbukti memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

Baca juga: 4 Kondisi Ini Bisa Ditangani oleh Terapi Hiperbarik

Ruang hiperbarik memiliki oksigen murni masuk pada tekanan 1,5–3 kali tekanan atmosfer normal. Waktu perawatan berkisar antara 30–90 menit. Menggunakan oksigen pada tekanan yang lebih tinggi menyebabkan oksigen hingga 20 kali lebih banyak diserap oleh darah dan dipindahkan ke organ dan jaringan yang terluka. Ini mempercepat waktu penyembuhan dan pemulihan selain manfaat lainnya.

Baca juga: Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Lakukan Terapi Hiperbarik

Terapi oksigen hiperbarik umumnya merupakan prosedur yang aman. Komplikasi jarang terjadi. Tapi, perawatan ini memang membawa beberapa risiko. Risiko potensial termasuk:

  • Rabun jauh sementara (miopia) disebabkan oleh perubahan lensa mata sementara

  • Cedera telinga tengah, termasuk kebocoran cairan dan pecahnya gendang telinga, karena tekanan udara yang meningkat

  • Runtuhnya paru-paru yang disebabkan oleh perubahan tekanan udara (barotrauma)

  • Kejang akibat terlalu banyak oksigen (keracunan oksigen) di sistem saraf pusat

  • Dalam keadaan tertentu, kebakaran karena lingkungan kaya oksigen dari ruang perawatan

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai manfaat terapi hiperbarik bagi kesehatan, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.