Lebih Tinggi dari Orang Dewasa, Ini Suhu Normal Bayi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Lebih Tinggi dari Orang Dewasa, Ini Suhu Normal Bayi

Halodoc, Jakarta - Suhu tubuh adalah salah satu indikator yang umumnya digunakan sebagai penanda seseorang mengalami gangguan. Biasanya, seseorang yang mengalami suhu tubuh lebih tinggi dibandingkan dengan angka normal, maka tubuhnya sedang mengalami kelainan, seperti demam. Namun, bagaimana dengan suhu normal bayi?

Suhu normal bayi kemungkinan besar lebih tinggi dibandingkan suhu tubuh orang dewasa. Maka dari itu, jangan terlalu cepat menyimpulkan apabila anak ibu mengalami demam. Ada baiknya untuk memeriksakan suhu yang tepat dengan alat ukur. Berikut bahasan lengkap tentang hal ini!

Baca juga: Berapa Suhu Tubuh Normal pada Bayi?

Suhu Normal Bayi Lebih Tinggi dari Orang Dewasa

Kebanyakan orangtua pasti akan panik ketika merasakan suhu tubuh dari bayinya terasa lebih panas. Hal yang ditakutkan adalah apabila sang anak terserang demam dan harus secepatnya mendapatkan kompres agar dapat diatasi. Cara tersebut terbilang efektif untuk menurunkan suhu tubuh apabila benar disebabkan oleh demam.

Maka dari itu, ibu harus tahu suhu normal bayi yang tepat agar tidak cepat panik. Pada umumnya, bayi akan memiliki suhu tubuh sekitar 36,4 hingga 37,5 derajat Celsius. Hal ini akan lebih tinggi dibandingkan suhu orang dewasa yang sekitar 37 derajat Celsius. Jika masih dalam rentang tersebut, maka tidak ada gangguan yang terjadi.

Walau begitu, bagian tubuh tertentu pada bayi, seperti kepala, leher, dan bagian tangan atas mungkin akan terasa lebih hangat. Hal tersebut terjadi dikarenakan metabolisme tubuh pada bayi yang terbilang tinggi, terutama pada perkembangan sel otak. Sehingga, jika bagian-bagian tersebut diraba maka akan terasa lebih panas.

Hal pertama yang harus ibu lakukan jika merasa tubuh anak lebih panas dari biasanya adalah dengan melakukan pengecekan menggunakan termometer. Kamu harus benar-benar memastikan hal tersebut disebabkan oleh gangguan. Jika suhu tubuh bayi diatas 38,5 derajat Celsius, segeralah ambil tindakan.

Apabila pengukuran tersebut lebih tinggi dari suhu normal bayi, kemungkinan untuk menyebabkan kejang dapat terjadi. Maka dari itu, selalu siapkan obat penurun panas dan termometer agar dapat melakukan penanganan awal. Jika masih tidak turun, kamu dapat mengompresnya atau pun membawanya ke rumah sakit.

Memang demam yang terjadi pada bayi dapat membuat kepanikan pada orangtuanya. Maka dari itu, ibu dapat bertanya pada dokter dari Halodoc untuk memastikan gangguan yang terjadi. Caranya mudah, ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan! Selain itu, pemeriksaan fisik terkait demam juga dapat dilakukan dengan pemesanan online melalui aplikasi tersebut.

Baca juga: Ini Cara Ketahui Suhu Normal Bayi dan Cara Mengukurnya

Penyebab Demam Terjadi pada Bayi

Umumnya, demam terjadi dan menyerang bayi ketika sistem imunitas pada tubuhnya sedang bekerja melawan penyakit yang masuk ke tubuh. Beberapa penyakit yang dapat terjadi disebabkan oleh infeksi dari virus maupun bakteri. Penyakit yang umum menyerang antara lain influenza, infeksi saluran kemih, pneumonia, hingga meningitis.

Demam juga dapat terjadi disebabkan oleh imunisasi, suatu hal yang baik untuk bayi ibu. Penyebab lainnya dari hal tersebut adalah pakaian yang terlalu tebal atau udara yang terbilang panas. Hal ini dapat membuat rasa tidak nyaman, kerap menangis, dan menimbulkan gestur seperti orang kedinginan.

Maka dari itu, ibu harus tahu langkah yang tepat untuk mengatasi demam yang dapat menyebabkan lonjakan pada suhu tubuh bayi dari normal. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan:

  1. Asetaminofen

Salah satu cara mengembalikan suhu normal bayi adalah dengan memberikannya asetaminofen. Hal ini umumnya diberikan ketika anak berusia di atas 3 bulan dan dengan jumlah yang aman. Dosis umumnya ditentukan oleh berat badan sang bayi. Apabila anak ibu tidak rewel karena gangguan tersebut, pemberian obat tidak perlu dilakukan.

  1. Ganti Pakaiannya

Ibu dapat mengganti pakaian yang dikenakan agar mencapai suhu normal pada bayi. Cobalah untuk menggunakan pakaian yang tipis dan selimut yang ringan agar tetap nyaman. Memakaikan pakaian yang tebal dapat mengganggu pendinginan alami pada tubuh.

Baca juga: Ini Cara yang Tepat Mengukur Suhu Badan Saat Demam

  1. Perbanyak Minum Air Putih

Salah satu komplikasi yang dapat disebabkan oleh demam adalah dehidrasi. Maka dari itu, cobalah untuk memberikannya cairan secara teratur. Selalu pastikan bayi ibu keluar air mata ketika menangis, mulutnya tetap basah, dan pengecekan popok secara teratur.

Referensi:
Health Line. Diakses pada 2019. How to Safely Bring Down a Fever in a Baby
Medical News Today. Diakses pada 2019. What is a normal body temperature range?