Liburan ke Negara Ini Perlu Suntik Vaksin

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Liburan ke Negara Ini Perlu Suntik Vaksin

Halodoc, Jakarta - Ternyata, di balik senangnya liburan ke luar negeri, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan. Tidak hanya dokumen penting seperti tiket, paspor, dan kartu identitas, kamu juga memerlukan pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan suntik vaksin atau imuninasi. Nah, satu hal ini sering kali dilupakan, padahal ada beberapa negara yang disinyalir merupakan wilayah endemik yang rentan penularan penyakit serius. 

Melakukan vaksin akan melindungi tubuh dari penyakit serius yang biasanya mewabah di negara-negara yang bisa saja menjadi tujuan liburanmu. Tidak hanya itu, kamu akan terhindar dari risiko membawa penyakit berbahaya ketika pulang kembali ke daerah asal. Selain itu, kini beberapa negara telah memberlakukan peraturan kepada para wisatawan asing untuk membawa serta sertifikat vaksin sebagai syarat kunjungan, lho!

Liburan ke Sini, Jangan Lupa Vaksin

Memang benar, berkunjung ke luar negeri itu sangat menyenangkan. Namun, perjalanan berubah menjadi bencana kalau kamu tertular penyakit serius di sana. Ya, ada beberapa negara yang berisiko menularkan atau menyebarkan penyakit tertentu. Hal ini memang belum tentu terjadi, tetapi sebagai pendatang, kamu punya risiko tertular yang sama tingginya. 

Baca juga: 7 Jenis Vaksin yang Dibutuhkan Orang Dewasa

Meski begitu, penularan ini juga bergantung pada beberapa hal, termasuk tujuan liburan, aktivitas yang hendak kamu lakukan di sana, riwayat imunisasi atau vaksin yang sudah dijalani, dan bagaimana status kesehatan kamu. Perlu diingat bahwa sebagian besar penyakit infeksi sangat rentan menyerang orang-orang dengan imunitas tubuh yang lemah. Jadi, pastikan kondisi tubuh kamu sedang fit dan sehat ketika kamu melakukan perjalanan. 

Biasanya, negara-negara seperti India, Thailand, China, Vietnam, dan Saudi Arabia mewajibkan kamu sebagai pendatang asing menunjukkan surat vaksin. Sementara vaksin wajib dilakukan ketika berkunjung ke negara-negara di Benua Afrika yang rentan dengan berbagai penyakit endemik, termasuk ebola. Beda negara, beda juga vaksin yang perlu kamu lakukan, begitu pula rentang waktu kamu berada di sana. 

Baca juga: Pentingnya Suntik Vaksin Sebelum Traveling

Jenis Vaksin yang Perlu Dilakukan

Lalu, jenis vaksin apa saja yang perlu dilakukan sebelum kamu bepergian ke luar negeri? Meningitis, hepatitis A, campak, rubella, flu, dan japanese encephalitis adalah beberapa di antaranya. Jika negara tujuan rentan atau endemik terhadap penyakit serius seperti polio atau demam kuning, kamu juga bisa mendapatkan vaksin tersebut sebelum bepergian. 

Namun, kamu harus tahu dulu, riwayat vaksin apa saja yang sudah kamu dapatkan. Setelahnya, kamu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat untuk mendapatkan vaksin lain yang belum kamu peroleh dan memang dibutuhkan sebelum kamu bepergian. Sebaiknya, kunjungan kamu lakukan antara 4 hingga 6 minggu sebelum kamu melakukan perjalanan dan buat rencana aktivitas apa saja yang hendak kamu lakukan sesampainya di sana. 

Baca juga: Apakah Orang Dewasa Masih Perlu Divaksin?

Rencana perjalanan kamu akan membuat dokter menjadi lebih mudah untuk menentukan jenis vaksin sekaligus mengetahui risiko apa saja yang bisa terjadi dan menjadi penyebab munculnya infeksi. Jangan lupa juga untuk selalu membawa losion antinyamuk, ya!

Referensi: 
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2019. Travel and Vaccines.
WHO. Diakses pada 2019. List of Countries, Territories, and Areas.
NHS UK. Diakses pada 2019. Travel Vaccinations.