• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lutut Sakit saat Olahraga, Ini Tips Pilih Knee Support

Lutut Sakit saat Olahraga, Ini Tips Pilih Knee Support

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Lutut Sakit saat Olahraga, Ini Tips Pilih Knee Support

Halodoc, Jakarta – Knee support adalah salah satu alat penyangga atau benda yang bisa digunakan untuk mengatasi nyeri yang muncul di area lutut. Ada banyak kondisi yang bisa menyebabkan sakit pada lutut. Selain itu, gejala nyeri lutut bisa terasa kapan saja, terutama saat beraktivitas atau berolahraga. Lantas, bagaimana tips memiliki knee support yang tepat untuk mengatasi nyeri lutut. 

Sebenarnya, memilih knee support tidak berbeda jauh dengan memilih alat bantu lain. Kamu perlu mengetahui kondisi yang menyerang lutut kemudian sesuaikan dengan knee support yang dipilih. Selain itu, pastikan juga untuk memilih bahan kain yang tepat, ukuran yang sesuai, serta bisa membantu mengurangi nyeri. Dengan begitu, kamu bisa kembali beraktivitas tanpa diganggu rasa sakit. 

Baca juga: Lutut Sakit Ketika Digerakkan? Awas, Ini Penyebabnya

Beragam Penyebab Lutut Sakit

Knee support bisa digunakan sebagai salah satu cara pengobatan lutut sakit, yaitu fisioterapi. Dalam jenis pengobatan ini, dokter mungkin akan menyarankan penggunaan penyangga lutut untuk meredakan nyeri. Biasanya, cara ini digunakan pada pengidap osteoarthritis. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui apa penyebab lutut sakit sehingga penggunaan knee support bisa lebih tepat. 

Secara umum, lutut sakit bisa disebabkan oleh cedera pada area lutut. Selain rasa nyeri, kondisi ini juga bisa memicu gejala lain, seperti lutut terasa kaku, pembengkakan, serta kesulitan untuk meluruskan lutut. Nyeri pada lutut biasanya akan terasa lebih hebat dan menyiksa saat lutut digerakkan. Hal itu yang menyebabkan pengidap sakit lutut sering merasa kesulitan untuk berdiri. 

Karena rasa sakit yang muncul, kemampuan lutut dalam menyangga tubuh juga bisa berkurang. Lutut sakit bisa terjadi saat ada cedera, atau muncul bertahap dan akan memburuk seiring dengan berjalannya waktu. Beda penyebabnya, maka akan berbeda pula tingkat keparahan sakit lutut serta cara pengobatannya.

Baca juga: Ketahui Tindakan Operasi untuk Atasi Sakit Lutut

Cedera menjadi pemicu utama lutut sakit. Semakin lama, kondisi ini bisa menjadi lebih parah dan memicu gangguan pada jaringan lutut. Ada beberapa gangguan yang bisa muncul akibat cedera lutut, di antaranya ligamen atau jaringan antar tulang di sendi lutut terkilir, ligamen lutut robek, tulang rawan robek, serta bursitis. 

Kondisi ini juga bisa memicu dislokasi tulang tempurung lutut, serta patah tulang. Ada beberapa bagian tulang yang bisa patah, yaitu tulang tempurung lutut, tulang paha, serta tulang kering. Selain cedera, ada hal lain yang bisa menjadi pemicu lutut sakit, di antaranya rheumatoid arthritis, Osteoarthritis, penyakit asam urat (gout), infeksi pada lutut, kanker yang menyebar ke sendi lutut, serta penyakit Osgood-Schlatter.

Risiko lutut sakit menjadi lebih tinggi pada orang yang mengalami berat badan berlebih alias obesitas, riwayat cedera lutut, serta sering berlutut atau melakukan aktivitas seperti mengangkat benda berat, atau atlet yang banyak melakukan gerakan yang melibatkan lutut. Kondisi ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele dan harus mendapat penanganan tepat.

Baca juga: Ketahui Penyebab Sakit Lutut Parah yang Tak Tertahankan

Sebab, lutut memiliki fungsi yang cukup penting untuk menopang tubuh. Hal itu menyebabkan lutut rentan mengalami kerusakan. Cari tahu lebih lanjut seputar sakit lutut dan apa saja penyebabnya dengan bertanya pada dr Moch Nagieb SpOT (K) melalui aplikasi Halodoc. Dokter Moch Nagieb merupakan dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi yang aktif melayani pasien di RS Sari Asih Ciputat, RS Medika Lestari, RS Sari Asih Ciledug dan RS Syarif Hidayatullah. Beliau mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia, Depok pada tahun 2002. Dokter Moch Nagieb tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi Indonesia (PABOI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai anggota.

Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi :
Health. Diakses pada 2020. The 6 Best Knee Compression Sleeves for Every Type of Activity
NHS UK. Diakses pada 2020. Knee Pain.
Healthline. Diakses pada 2020. What Causes Knee Pain?