Makan Es Krim Bisa Bikin Keracunan, Ini Penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
keracunan eskrim, makan es krim bisa keracunan

Halodoc, Jakarta - Siapa yang tak suka es krim? Makanan yang satu ini sangat nikmat dikonsumsi saat cuaca sedang panas-panasnya. Namun, tahukah kamu jika seseorang melakukan kesalahan saat menyimpan atau mengonsumsi es krim dapat membuatnya keracunan? Berikut ini 3 kesalahan yang dapat membuat es krim menjadi berbahaya ketika dikonsumsi.

Baca juga: Makan Es Krim Saat Demam Justru Bermanfaat, Benarkah?

Kesalahan yang Membuat Es Krim Jadi Berbahaya Jika Dikonsumsi

Ternyata, camilan manis favorit hampir semua orang ini bisa menjadi ancaman yang serius jika sampai kamu membuat kesalahan dalam menyimpan es krim. Ibaratnya, dampak kesehatan serius yang ditimbulkan sama seperti kamu mengonsumsi daging panggang yang kurang matang.

1. Membekukannya Kembali Setelah Mencair

Cara yang satu ini kerap kali dilakukan jika es krim yang dikonsumsi memiliki ukuran yang besar, sehingga tidak habis dalam sekali makan. Namun, cara ini merupakan cara yang salah, karena es krim yang sudah meleleh dan terpapar suhu ruangan akan memiliki kandungan susu dan gula yang disuka oleh bakteri Listeria.

Jika kamu membekukannya kembali dan memakannya sewaktu-waktu, risiko keracunan akan meningkat. Apalagi, jika es krim tidak ditutup dengan baik. Ketika terinfeksi bakteri Listeria, pengidap akan merasakan sejumlah gejala, seperti mual, diare, demam, dan nyeri otot.

2. Memakai Sendok Kotor

Memakan dengan sendok yang telah terkontaminasi juga menjadi penyebab kamu keracunan es krim. Biasanya, ketika membeli es krim di supermarket, kamu akan mendapatkan sendok plastik. Nah, ketika sendok ini telah terkontaminasi serangga atau hewan lain penyebar bakteri di tempat penyimpanannya, bakteri akan ikut masuk ke dalam tubuh dan menjadi penyebab keracunan.

Baca juga: Gelato atau Es Krim, Manakah yang Lebih Sehat?

3. Menggunakan Bahan yang Salah

Membuat es krim dapat dengan mudah dilakukan dengan sejumlah bahan yang kamu temukan di rumah. Namun, penggunaan telur mentah sebagai bahan pembuat es krim dapat membuat kamu mengidap keracunan dari bakteri Salmonella yang menginfeksi saluran pencernaan. Jika kamu membeli es krim di supermarket, es krim ini sudah menggunakan bahan-bahan yang dipasteurisasi.

Pasteurisasi sendiri merupakan sebuah proses pemanasan makanan untuk membunuh organisme merugikan, seperti bakteri, protozoa, kapang, dan khamir. Selain itu, pasteurisasi bertujuan untuk memperlambat pertumbuhan mikroba pada makanan. Untuk menghindari keracunan es krim , hindari penggunaan telur mentah, ya.

Ketika kamu melakukan kesalahan ketika mengonsumsi es krim, sehingga timbul sejumlah gejala keracunan, segera periksakan diri di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc. Penanganan tepat yang dilakukan akan menghindarimu dari komplikasi berbahaya akibat keracunan makanan.

Baca juga: Ini Alasan Habis Operasi Amandel Banyak Makan Es Krim

Lalu, Bagaimana Cara Menyimpan Es Krim Agar Tetap Baik Dikonsumsi?

Agar tidak melakukan kesalahan, berikut tips menyimpan es krim agar tetap baik dikonsumsi:

  • Jangan menyimpan es krim dalam pintu freezer, sebaiknya simpan es krim di freezer pada bagian yang paling dingin. Sebaiknya, simpan es krim dengan suhu -11 ° Fahrenheit (-24 ° Celsius).

  • Segera masukkan ke dalam freezer setelah kamu mengambil bagian es krim ke wadah.

  • Makan es krim paling lama sebulan setelah pembelian. Namun, jika es krim dibuat sendiri di rumah, makan dalam satu atau dua hari. Jangan simpan es krim selamanya di freezer.

  • Jangan menyimpan es krim dengan barang berbau dalam freezer, seperti daging.

Meskipun sepele, tetapi kesalahan penyimpanan yang membuat es krim menjadi berbahaya seringkali dilakukan. Jika kamu sudah mengetahuinya, jangan sampai kesalahan yang kerap dilakukan terulang lagi, ya.

Referensi:
Food Safety Co. Diakses pada 2019. Ice Cream Food Poisoning: How to Avoid It.
Kitchn. Diakses pada 2019. Here’s How Long Ice Cream Can Last In the Freezer (and How to Store It).