Makan Hewan Hidup-Hidup, Tanda Gangguan Jiwa?

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Makan Hewan Hidup-Hidup, Tanda Gangguan Jiwa?

Halodoc, Jakarta – Baru-baru ini viral di media sosial sebuah video berisikan pria yang memakan kucing hidup-hidup. Tingkah laku yang tidak biasa ini tentu banyak menuai kontra. Terlebih kucing merupakan salah satu hewan favorit kebanyakan orang karena bentuknya yang menggemaskan dan tingkahnya yang lucu.

Baca Juga: Inilah Bahayanya Konsumsi Daging Mentah Bagi Kesehatan

Pria yang berperilaku tidak wajar tersebut masih dalam pengejaran polisi. Polisi menduga pria tersebut mengalami gangguan jiwa dan perlu diperiksa polisi karena cukup meresahkan warga. 

Lantas, benarkah makan hewan hidup-hidup adalah tanda dari gangguan jiwa? Berikut penjelasannya.

Benarkah Makan Hewan Hidup-Hidup, Tanda dari Gangguan Jiwa?

Di Indonesia, perilaku memakan hewan hidup-hidup sering dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis. Padahal, bisa jadi orang yang melakukan praktek tersebut mengalami gangguan jiwa. Pasalnya, orang yang mengalami gangguan jiwa acap kali berpikiran tidak logis. Mereka dapat memiliki keyakinan yang tidak biasa dari orang normal pada umumnya. 

Jika pria tersebut ternyata benar mengalami gangguan jiwa, polisi sebaiknya perlu memberikan perawatan agar pria tersebut dapat kembali melakukan kehidupan normal. Meski begitu, memakan hewan hidup-hidup juga tidak dapat dibenarkan karena termasuk kedalam perilaku menyakiti binatang. Oleh karenanya, polisi tetap harus menindaklanjuti kasus ini.

Kalau kamu punya pertanyaan seputar keamanan mengonsumsi daging mentah, coba tanyakan dokter Halodoc untuk lebih jelasnya. Biar nyaman, diskusi dengan dokter lewat Talk To A Doctor yang ada di Halodoc. Yuk, download aplikasinya di sini. Selain merugikan hewan dan masyarakat sekitar, memakan hewan hidup-hidup tentu memberikan dampak kesehatan kepada pemakannya. Simak penjelasannya dibawah ini

Baca Juga: Ini Efek Terlalu Sering Makan Daging Mentah Bagi Tubuh

Bahaya Konsumsi Hewan Hidup-Hidup

Seperti yang kamu ketahui, mengonsumsi daging mentah saja tidak boleh, apalagi mengonsumsi hewan hidup-hidup tanpa perlu dibersihkan terlebih dahulu. Hal ini tentu bisa mendatangkan berbagai penyakit karena kita tidak pernah tahu apa yang ada di dalam tubuh hewan tersebut. Berikut ini dampak yang dapat terjadi

1. Infeksi Cacing

Risiko pertama yang mungkin terjadi adalah infeksi cacing pita di dalamnya. Cacing pita dapat masuk ke dalam tubuh hewan yang kemudian menghasilkan telur. Infeksi cacing pita ditandai dengan mual, diare, sakit perut, lemas, kehilangan nafsu makan, terus merasa lapar, berat badan menurun, dan defisiensi vitamin. Larva cacing pita mampu menyebar ke seluruh bagian tubuh dan menggerogoti bagian vital tubuh. 

2. Terjangkit Rabies

Dampak yang paling merugikan dari mengonsumsi hewan, seperti kucing dan anjing adalah terjangkit rabies. Seseorang yang terjangkit virus rabies ditandai dengan kondisi demam, mual, muntah, nyeri kepala, hiperaktif, halusinasi, dan lain-lain. Rabies bisa sebabkan komplikasi pada jantung dan pernapasan.

3. Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri juga berisiko dialami oleh orang-orang yang mengonsumsi hewan hidup-hidup. Jenis bakterinya bisa berupa salmonella, E.coli, anthrax, brucellosis, hepatitis, dan leptospirosis. Bakteri-bakteri ini bisa menyebabkan peradangan di saluran pencernaan usus besar dan kecil. Infeksi bakteri ditandai dengan gejala mual muntah, sakit kepala, demam tinggi, sakit perut, diare, dan adanya darah pada tinja.

Baca Juga: Bahaya Konsumsi Daging Ayam yang Belum Matang