Makanan Sehat untuk Mencegah Ulkus Duodenum

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Makanan Sehat untuk Mencegah Ulkus Duodenum

Halodoc, Jakarta - Perut terdiri dari berbagai macam organ penting yang berguna untuk kelangsungan aktivitas kamu sehari-hari. Apabila terjadi gangguan, akan timbul rasa nyeri pada perut kamu. Salah satu gangguan yang dapat menyebabkan hal tersebut adalah ulkus duodenum.

Gangguan ini timbul ketika terdapat bisul atau luka pada dinding usus 12 jari kamu. Bagian ini adalah sebuah awalan dari usus halus. Saat ini terjadi, kemungkinan kamu dapat merasakan nyeri pada ulu hati. Jika dalam tahap parah, mungkin muntah darah akan terjadi. Kamu dapat mencegah hal tersebut dengan mengonsumsi makanan sehat.

Baca juga: Ulkus Duodenum Dapat Terjadi karena Infeksi Bakteri Ini

Mencegah Ulkus Duodenum dengan Mengonsumsi Makanan Sehat

Ulkus duodenum adalah sebuah luka atau bisul yang terjadi pada usus 12 jari di perut kamu. Gangguan ini umumnya berkaitan dengan kebiasaan buruk yang kamu lakukan, seperti merokok, stres, minum alkohol, dan stres. Selain itu, terlalu sering mengonsumsi makanan pedas juga dapat membuat gangguan ini semakin buruk.

Walau begitu, pemicu utama dari gangguan ini bukanlah kebiasaan tersebut. Hal yang memicunya adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri H. pylori atau konsumsi obat non-steroid inflamasi dalam jangka panjang. Gangguan ini juga dapat disebabkan oleh kanker lambung, infeksi paru, dan sindrom Zollinger-Ellison. Berikut adalah beberapa makanan sehat untuk mencegah ulkus duodenum:

  1. Makanan Berserat & Vitamin A

Salah satu cara mencegah gangguan pada usus kamu adalah dengan banyak mengonsumsi serat makanan & vitamin A. Banyak mengonsumsi serat dapat menurunkan risiko terjadinya borok di usus. Serat banyak terkandung pada gandum, kacang-kacangan, gandum, sayur-sayuran, dan buah-buahan, seperti jeruk, apel, dan wortel.

Vitamin A juga dapat meningkatkan produksi lendir di saluran pencernaan. Gangguan pertahanan pada mukosa dapat menyebabkan bisul terbentuk pada usus. Hal tersebut karena vitamin A mempunyai efek perlindungan terhadap gangguan yang menyebabkan luka pada saluran pencernaan. 

Makanan yang kaya vitamin A adalah wortel, brokoli, ubi, kangkung, bayam, dan sawi hijau. Jika kamu ingin membeli vitamin untuk sehari-hari, pakai Halodoc saja! Tanpa perlu antre, pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang juga!

  1. Teh Hijau

Disebutkan bahwa teh hijau juga dapat mencegah ulkus duodenum yang mungkin menyerang kamu. Kandungan dari teh hijau dapat menghambat pertumbuhan H. pylori. Walau begitu, teh ini tidak menyebabkan hilangnya bakteri yang menguntungkan pada perut. Efek terbaik apabila teh direndam selama lima menit.

  1. Makanan Kaya akan Flavonoid

Cara lain untuk mencegah gangguan pada usus kamu adalah dengan banyak mengonsumsi makanan yang kaya flavonoid. Hal ini dapat melindungi tubuh kamu dari gastritis kronis, infeksi bakteri, dan kanker perut. Makanan tersebut terdapat pada bawang putih, bawang bombay, stroberi, brokoli, wortel, dan buncis.

Baca juga: 5 Tes untuk Mendeteksi Kondisi Ulkus Duodenum

Bagaimana Cara Mencegah Ulkus Duodenum?

Terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan supaya tidak mudah untuk terserang gangguan yang menyebabkan borok pada saluran pencernaan. Berikut adalah beberapa caranya:

  • Makanlah Lebih Sering dengan Porsi Lebih Sedikit

Daripada kamu makan besar sebanyak tiga kali, lebih baik kamu makan lima atau enam kali lebih kecil sepanjang hari. Makan dalam jumlah kecil dapat meningkatkan penyembuhan lambung dengan mengurangi efek asam lambung.

Baca juga: Ketahui Pencegahan dari Kondisi Ulkus Duodenum

  • Jaga Hidrasi Tubuh

Air adalah pilihan tepat untuk menghidrasi tubuh. Selain itu, kamu disarankan juga untuk menghindari atau mengurangi konsumsi alkohol. Pasalnya, minuman beralkohol secara signifikan meningkatkan peradangan lambung.

  • Hentikan Kebiasaan Merokok

Berhenti merokok dapat membantu tubuh kamu menjadi lebih baik. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan peradangan lambung dan meningkatkan risiko kanker mulut, kerongkongan, dan lambung.

Referensi:
Medical News Today (2019). Diet tips for gastritis and stomach ulcers
Very Well Health (2019). What to Eat When You Have an Ulcer