• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mana yang Lebih Baik, Sarapan atau Olahraga Terlebih Dahulu?

Mana yang Lebih Baik, Sarapan atau Olahraga Terlebih Dahulu?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Mana yang Lebih Baik, Sarapan atau Olahraga Terlebih Dahulu?

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu mendapatkan pertanyaan “Sarapan atau olahraga dulu?” Nah, menurut kamu, sebenarnya mana yang lebih baik dilakukan lebih dulu? Apakah sarapan lalu berolahraga, atau olahraga lantas sarapan? 

Memang benar, sarapan dan olahraga adalah dua hal yang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Di satu sisi, sarapan akan memberikan energi tambahan untuk memaksimalkan aktivitas. Di sisi lain, olahraga pun membutuhkan kalori yang bisa dibakar dan diubah menjadi energi. 

Jadi, Mana yang Lebih Baik Dilakukan Lebih Dulu?

Ada anggapan bahwa berolahraga setelah sarapan akan membuat kamu mual, karena memang tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan yang masuk. Jadi, sarapan atau olahraga terlebih dahulu, semua bergantung pada kondisi tubuh. 

Baca juga: Waspada, Terlalu Lama Bersepeda Sebabkan Gangguan Prostat

Laman Healthline menuliskan, berolahraga dengan perut kosong dikenal pula dengan istilah fasted cardio atau olahraga kardio puasa. Sederhananya, tubuh akan menggunakan karbohidrat dan lemak yang disimpan sebagai cadangan untuk energi, bukan dari makanan yang baru saja masuk ke dalam tubuh. Bisa dikatakan tubuh akan kehilangan lemak lebih banyak dan berat badan pun bisa berkurang.

Studi berjudul Breakfast and Exercise Contingently Affect Postprandial Metabolism and Energy Balance in Physically Active Males yang telah dipublikasikan di The British Journal of Nutrition yang menyatakan bahwa melakukan olahraga sebelum sarapan akan membantu tubuh membakar lemak sebanyak sekitar 20 persen. 

Dijelaskan bahwa olahraga dahulu sebelum sarapan tidak akan membuat kamu makan dalam porsi yang lebih banyak setelahnya. Pasalnya, dalam tubuh, kerja hormon pertumbuhan dan hormon insulin mengalami perubahan. Olahraga sebelum sarapan akan membuat tubuh melakukan penyesuaian terhadap produksi hormon insulin. 

Baca juga: Cara Mencegah Sakit Pinggang saat Olahraga

Jadi, setelah kamu selesai berolahraga dan sarapan, sensitivitas hormon insulin meningkat, penyerapan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi juga lebih baik, penyaluran nutrisi ini ke otot dan liver pun menjadi lebih maksimal. Sementara itu, kinerja hormon pertumbuhan akan lebih maksimal dalam membentuk jaringan otot, menjaga ketahanan fisik, membakar lemak, dan meningkatkan kesehatan tulang. 

Bagaimana Jika Olahraga Dilakukan Setelah Sarapan?

Ada beberapa orang yang tidak bisa berolahraga dengan perut kosong. Namun, bukan berarti tujuan olahraga kamu itu gagal. Studi berjudul Effect of Overnight Fasted Exercise on Weight Loss and Body Composition yang dimuat dalam Journal of Functional Morphology and Kinesiology menemukan, olahraga sebelum makan atau setelah makan akan sama-sama membakar kalori. 

Baca juga: Ibu Hamil Bisa Hasilkan ASI Sehat Jika Rajin Berolahraga

Namun, jika tujuan olahraga yang kamu lakukan bukan penurunan berat badan melainkan untuk intensitas otot tubuh, kamu perlu mempertimbangkan sarapan sebelumnya. Studi yang diungkap dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, karbohidrat membantu meningkatkan intensitas dan durasi olahraga, sehingga massa otot akan terbentuk lebih baik.

Pada akhirnya, olahraga dahulu atau sarapan dahulu sama saja, bergantung pada apa tujuan kamu ketika berolahraga. Kalau kamu masih ragu, tanya dokter langsung saja, sehingga kamu bisa dapat jawaban yang akurat. Download dan pakai aplikasi Halodoc, tanya dokter bisa kapan saja dan di mana saja. Kamu juga bisa buat janji di rumah sakit dari aplikasi Halodoc, lebih mudah dan cepat!

Sumber: 
Healthline. Diakses pada 2020. Is It Safe to Work Out on an Empty Stomach?
The British Journal of Nutrition. Diakses pada 2020. Breakfast and Exercise Contingently Affect Postprandial Metabolism and Energy Balance in Physically Active Males
Journal of Functional Morphology and Kinesiology. Diakses pada 2020. Effect of Overnight Fasted Exercise on Weight Loss and Body Composition
Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics. Diakses pada 2020. Paper Position of the Academy of Nutrition and Dietetics, Dietitians of Canada, and the American College of Sports Medicine: Nutrition and Athletic Performance.