Mandi Air Hangat Bisa Sebabkan Folikulitis?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Mandi Air Hangat Bisa Sebabkan Folikulitis?

Halodoc, Jakarta – Apakah kamu tahu kelebihan apa saja yang dimiliki kulit? Selain menjadi pelindung terluar tubuh, kulit mampu menyembuhkan luka dengan sendirinya sampai menumbuhkan rambut. Namun, pertumbuhan rambut di area tertentu terkadang dianggap mengganggu penampilan, sehingga kamu perlu mencukurnya. Selama bercukur, apakah kamu melihat benjolan merah pekat seperti jerawat? Kalau iya, tandanya kamu mengalami folikulitis. 

Folikulitis adalah masalah kulit umum yang seringkali muncul di bagian leher, paha, bokong, atau ketiak. Folikulitis terjadi ketika bakteri menyumbat folikel rambut, sehingga kulit mengalami pembengkakan dan kemerahan. Katanya, kondisi ini bisa dipicu dengan mandi air hangat. Benarkah demikian?

Baca Juga : Bikin Enggak Nyaman, Kenali Perbedaan Folikulitis dan Jerawat

Benarkah Mandi Air Hangat Bisa Sebabkan Folikulitis?

Dikutip dari Mayo Clinic, folikulitis terjadi ketika bakteri Staphylococcus aureus menginfeksi folikel rambut. Selain bakteri, folikulitis dapat disebabkan oleh virus, jamur, dan peradangan akibat rambut yang tumbuh ke dalam. Mandi air hangat di bak yang tidak bersih bisa menularkan bakteri yang kemudian menginfeksi folikel rambut. Jadi, kalau kamu berencana mandi air hangat, pastikan bak yang kamu pakai benar-benar bersih. Bukan cuma itu, ada faktor lain yang bisa menyebabkan folikulitis. Melansir dari WebMD, beberapa penyebabnya, yaitu:

  • Sumbatan dari produk kulit, seperti pelembap yang mengandung minyak;

  • Menghilangkan rambut dengan mencukur, wax, atau dicabut;

  • Rambut tumbuh ke dalam;

  • Penggunaan obat-obatan tertentu;

  • Mengenakan pakaian yang ketat.

Pada umumnya, folikulitis terjadi ketika folikel rambut mengalami kerusakan. Jadi, kondisi ini lebih mungkin terjadi ketika kamu berusaha menghilangkan rambut dengan cara mencukur, wax, mencabut yang dapat mencederai kulit. 

Apakah Bisa Diobati?

Folikulitis bisa diobati bahkan hanya dengan perawatan rumahan saja. Dikutip dari Cleveland Clinic, perawatan rumahan yang perlu dilakukan, yaitu :

  • Bersihkan kulit dengan sabun antibakteri guna mengurangi jumlah bakteri pada kulit;

  • Kompres dengan handuk hangat untuk menenangkan kulit yang teriritasi;

  • Oleskan krim anti-gatal untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

Folikulitis yang disebabkan oleh mandi air panas biasanya memudar dalam beberapa hari tanpa pengobatan. Pada kasus yang lebih parah, antibiotik oral mungkin diperlukan. Infeksi yang lebih dalam sampai menimbulkan bisul mungkin harus ditangani oleh dokter. Kalau kamu mengalami hal ini, segera periksakan ke dokter agar cepat ditangani. Sebelum mengunjungi rumah sakit, kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu lewat aplikasi Halodoc

Baca Juga: Bikin Gatal, Kenali 3 Jenis Folikulitis

Langkah Pencegahan Folikulitis

Kalau kamu tidak mau mengalami folikulitis, coba sejumlah tips berikut ini:

  • Hindari pakaian ketat untuk mengurangi gesekan antara kulit dan pakaian;

  • Hindari bercukur jika memungkinkan atau pilih metode yang lebih aman selain mencukur, waxing atau mencabut rambut;

  • Kalau kamu diharuskan untuk mencukur, cukur rambut dengan hati-hati dan cukur searah dengan pertumbuhan rambut;

  • Jangan terlalu sering bercukur;

  • Basuh kulit dengan air hangat dan sabun antibakteri sebelum bercukur;

  • Gunakan waslap atau bantalan pembersih dengan gerakan melingkar secara lembut untuk mengangkat rambut yang menempel sebelum bercukur;

  • Gunakan lotion cukur dalam jumlah banyak sebelum bercukur dan setelah bercukur;

  • Hindari mencukur terlalu dekat;

  • Jangan berbagi pisau cukur, handuk, dan waslap dengan orang lain;

  • Bersihkan bak atau kolam air panas secara teratur dan tambahkan klorin sesuai anjuran.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Folikulitis Bisa Sebabkan 6 Komplikasi Ini

Itulah tips yang perlu dilakukan kalau tidak ingin mengalami folikulitis. Meskipun tidak termasuk penyakit serius, banyak hal yang mungkin sering kita lakukan yang dapat menyebabkan folikulitis. Oleh karenanya, jangan anggap remeh kondisi folikulitis.

Referensi :
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Folliculitis.
WebMD. Diakses pada 2020. What is Folliculitis?.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Folliculitis : Management and Treatment.