Benarkah Sering Mandi Air Panas Picu Xerosis?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Benarkah Sering Mandi Air Panas Picu Xerosis?

Halodoc, Jakarta – Xerosis adalah kondisi kulit kering yang disebabkan oleh kurangnya kelembapan di kulit. Bisa jadi ini dikarenakan pertambahan usia (proses penuaan) ataupun penyakit yang mendasari seperti diabetes. 

Sering mandi air panas bukan menjadi pemicu, tetapi bisa memperparah kondisi xerosis. Kulit yang sudah kering bisa jadi semakin kering, kasar, kencang, bersisik, gatal, dan bukan tidak mungkin jadi terluka. Bagaimana xerosis bisa berkembang menjadi parah dan solusinya? Temukan jawabannya di sini!

Baca juga: Hal yang Menyebabkan Seseorang Terkena Xerosis

Kenal Lebih Dekat dengan Xerosis

Sejatinya xerosis adalah istilah medis untuk kulit kering. Ketika itu menghasilkan kulit yang bersisik dan gatal, kondisi ini disebut pruritus. Ini terjadi ketika kelembapan alami hilang dari kulit.

Kulit membutuhkan kelembapan untuk melindungi dirinya sendiri. Cara terbaik untuk meringankan kulit kering adalah dengan menggunakan pelembap. Terlalu banyak air dapat menyebabkan kulit mengering. Biasanya terlalu sering mandi bisa membuat kulit kering, apalagi kalau mandi air panas. 

Baca juga: Kenali Xerosis yang Membuat Kulit Gatal dan Kering

Eksim adalah kulit kering yang berkembang menjadi bercak merah, gatal, atau menyakitkan yang menjadi retak (pecah-pecah). Kulit melindungi tubuh terhadap infeksi, dan jika lapisan luar kulit (epidermis) menjadi retak atau pecah kemungkinan infeksi, termasuk selulitis (radang jaringan subkutan) yang meningkat. Kondisi ini harus segera ditangani oleh dokter.

Kalau kamu mengalaminya, bisa langsung tanyakan ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Gejala Xerosis

Xerosis adalah kondisi umum yang dialami oleh jutaan orang, baik secara kronis (berulang kali) atau akut (kejadian satu kali). Sama seperti banyak faktor yang mendukung hidrasi kulit, kekurangan air di dalam kulit dapat muncul dalam berbagai cara. 

Kulit kering biasanya akan menampilkan beberapa gejala ini, sedangkan kulit yang sangat kering umumnya memiliki semua gejala ini sampai batas tertentu. Berikut ini gejalanya:

  1. Kulit Kencang

Ini disebabkan ketika jumlah sel kulit mati meningkat meninggalkan lapisan pada permukaan kulit yang menyebabkannya mengering dan terasa kencang.

  1. Kasar

Xerosis membuat lapisan sel-sel mati menebal di permukaan kulit yang membuatnya terasa kasar.

  1. Bersisik

Kulit yang terkelupas terjadi ketika sisik epidermis yang besar mengelupas dan terkadang terlihat sebagai debu halus.

  1. Gatal

Ini adalah gejala lain dari xerosis dan merupakan reaksi impulsif terhadap ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kulit yang kencang. Keinginan untuk menggaruk akan meningkat sesuai dengan tingkat kekeringannya.

Lingkungan eksternal kulit di mana kelembapan, pembersihan yang tidak tepat dan sinar matahari dapat memicunya. Kulit kering lebih umum terjadi ketika kelembapan lingkungan rendah yang terjadi di musim dingin dan kadang-kadang selama musim panas.

Mencuci kulit terlalu sering dengan produk yang menghilangkan lipid alami juga dapat merusak pelindung alami kulit. Sinar matahari dapat menyebabkan kulit kering karena sinar UV meningkatkan laju penguapan air dari kulit. 

Dalam jangka panjang, ini dapat menyebabkan kulit menua sebelum waktunya yang memengaruhi kemampuannya mempertahankan hidrasi yang akurat. Diet menjadi penting karena nutrisi penting diperlukan untuk kulit yang sehat.

Baca juga: Kenali 4 Tanda dan Gejala Herpes Zoster

Menggunakan pelembap pada kulit, biasanya, krim berbasis minyak lebih efektif menahan kelembapan daripada krim berbasis air. Cari krim yang mengandung bahan asam laktat, urea, atau kombinasi keduanya. 

Obat steroid topikal, seperti krim hidrokortison 1 persen, juga dapat digunakan jika kulit sangat gatal. Perhatikan bahwa produk yang ditandai "lotion" bukan "cream" mengandung lebih sedikit minyak. Losion berbahan dasar air dapat mengiritasi xerosis cutis alih-alih menyembuhkan kulit dan menenangkan gejala. 

Referensi:
Eucerin (Diakses pada 2019). Xerosis Symptoms, Cause and Solutions
Healthline (Diakses pada 2019). Xerosis Cutis
Science Direct (Diakses pada 2019). Xerosis