• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Manfaat Cek Sperma Setelah Program Vasektomi pada Pria

Manfaat Cek Sperma Setelah Program Vasektomi pada Pria

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Manfaat Cek Sperma Setelah Program Vasektomi pada Pria

Halodoc, Jakarta – Cek sperma setelah program vasektomi pada pria adalah prosedur rutin. Ini dilakukan untuk memverifikasi bahwa prosedur vasektomi bekerja dengan benar dan tidak ada sperma dalam cairan ejakulasi. Menurut penelitian dari US Collaborative Review of Sterilization, hampir 1 dari 100 prosedur vasektomi menghasilkan kehamilan. Biasanya, diperlukan beberapa minggu sebelum sperma benar-benar tidak ada dalam cairan ejakulasi. 

Menurut Johns Hopkins Medicine, 85 persen pria tidak akan menemukan sperma dalam cairan ejakulasi mereka 10 minggu setelah prosedur. Orang yang melakukan vasektomi juga direkomendasikan untuk menghindari ejakulasi selama seminggu pertama setelah prosedur.

Baca juga: Cara Mengetahui Tingkat Kesuburan Wanita

Kenapa Cek Sperma Penting Dilakukan Setelah Vasektomi

Vasektomi dianggap sebagai bentuk kontrasepsi permanen dan 99 persen efektif mencegah kehamilan. Namun, vasektomi tidak dapat membantu mencegah penularan infeksi menular seksual.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, prosedur vasektomi memiliki persentase untuk terjadinya kehamilan. Untuk itulah cek sperma dilakukan secara berkala untuk memastikan prosedur vasektomi dapat bekerja seperti yang diharapkan.

Cek sperma biasanya merupakan bagian dari tindak lanjut pasca-prosedur vasketomi yang dilakukan dengan ahli urologi. Sampel akan diambil di kantor ahli urologi untuk kemudian dievaluasi keberadaan spermanya.

Cek sperma juga dapat dilakukan di rumah melalui alat uji tes kesuburan. Kamu juga dapat bertanya kepada ahli urologi tentang tes kesuburan pria di rumah selama prosedur atau konsultasi pra-prosedur. Kemungkinan besar ahli urologi memiliki alat tes di rumah yang dapat digunakan untuk mengevaluasi sendiri keberhasilan vasektomi.

Informasi selengkapnya mengenai cek sperma dan vasektomi, bisa dicari tahu langsung di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Vasectomy.com, diperlukan lebih dari 20 ejakulasi atau lebih untuk membersihkan sperma. Setelah periode tersebut, pria harus memeriksakan jumlah spermanya.

Baca juga: Tes Kesuburan Sebelum Menikah, Perlukah?

Setelah tes sperma pasca-vasektomi awal, jika jumlah sperma nol, kamu mungkin tidak memerlukan tes lagi. Namun, kamu dapat memeriksanya kembali jika kamu mau. Kalau sperma masih ada, maka tes lanjutan akan diperlukan sampai jumlahnya nol atau hanya tersisa sedikit sperma yang tidak bergerak.

Mengapa Vasektomi Perlu Dilakukan?

Vasektomi adalah salah satu bentuk kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Vasektomi dilakukan untuk mencegah sperma dilepaskan saat ejakulasi. Prosedur ini dilakukan jika kamu tidak ingin memiliki anak lagi.

Selama prosedur, vas deferens dipotong atau disumbat. Vas deferens adalah saluran yang membawa sperma dari testis ke uretra. Sperma harus melalui testis kemudian uretra agar kehamilan akhirnya terjadi. 

Menutup atau memotong vas deferens mencegah sperma mencapai uretra. Tujuan vasektomi adalah agar pria tidak memiliki sperma saat ejakulasi sehingga ejakulasinya tidak dapat menyebabkan kehamilan.

Baca juga: Apakah Boleh Berhubungan Intim Sebelum Melakukan Cek Sperma?

Vasektomi adalah salah satu metode pengendalian kelahiran yang paling efektif. Menurut American Urological Association, kehamilan akan terjadi pada kurang dari 2 dari setiap 1.000 pasangan di mana pria tersebut telah menjalani vasektomi.

Vasektomi adalah cara yang efektif dan permanen untuk mencegah kehamilan. Pun, vasektomi tidak memiliki efek jangka panjang pada aktivitas atau kinerja seksual. Vasektomi lebih mudah dan lebih murah daripada sterilisasi pada wanita. 

Referensi:
American Pregnancy Association. Diakses pada 2020. Male Fertility Testing After Vasectomy.
Healthline. Diakses pada 2020. Birth Control: Vasectomy (Male Sterilization).
Vasectomy.com. Diakses pada 2020. Checking Your Sperm Count after a Vasectomy.