• Home
  • /
  • Inilah Manfaat yang Didapatkan dari Parasetamol Infus

Inilah Manfaat yang Didapatkan dari Parasetamol Infus

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Inilah Manfaat yang Didapatkan dari Parasetamol Infus

Halodoc, Jakarta - Parasetamol merupakan salah satu obat yang sering digunakan untuk mengatasi keluhan demam dan nyeri. Mulai dari nyeri kepala, nyeri haid, hingga sakit gigi, bisa diredakan dengan penggunaan parasetamol. Obat yang satu ini tersedia dalam bentuk tablet, sirup, atau infus. Nah, kali ini kita akan berfokus pada parasetamol infus.

Sebelumnya, sudah tahu cara kerja parasetamol? Obat ini bekerja dengan cara mengurangi zat prostaglandin, yaitu zat yang menyebabkan peradangan. Ketika kadar prostaglandin di dalam tubuh berkurang, maka perdagangan, seperti demam dan nyeri pun akan berkurang.

Lalu, seperti apa sih manfaat yang bisa didapat dari parasetamol infus? Apa bedanya parasetamol ini dengan jenis oral? 

Baca juga: Ketergantungan Paracetamol Jangka Panjang, Adakah Bahayanya untuk Kesehatan?

Bereaksi Lebih Cepat 

Parasetamol infus biasanya digunakan pada mereka yang tidak bisa mengonsumsi obat oral atau minum. Pemberiaan obat lewat infus merupakan satu-satunya cara untuk memasukkan kandungan obat tersebut ke dalam tubuh, bagi mereka yang dalam kondisi hilang kesadaran. 

Pemberian parasetamol infus dilakukan melalui intravena (IV), intramuscular (IM), subkutan (SC), dan intratekal (IT). Hal yang perlu ditegaskan, parasetamol ini hanya boleh diberikan oleh dokter atau petugas medis yang berpengalaman. 

Lantas, bagaimana dengan tingkat keefektifannya? Ternyata, pemberiaan parasetamol infus bisa lebih efektif ketimbang parasetamol oral. Kok bisa? Alasannya, parasetamol infus bisa dengan cepat masuk ke dalam tubuh tanpa proses absorbsi (penyerapan), seperti obat oral. 

Dalam beberapa kasus, pasien yang menerima pengobatan dengan infus, akan merasa lebih baik dalam waktu kurang dari 10 menit. Lain halnya dengan obat oral yang biasanya memakan waktu lebih dari 30 menit untuk merasakan efeknya. 

Baca juga: Inilah 5 Cara Simpel untuk Atasi Demam

Dengan kata lain, manfaat parasetamol oral dan infus serupa, yaitu meredakan rasa sakit dan demam. Hanya saja, penggunaan dan keefektivitasannya yang berbeda. 

Awas, Ada Efek Sampingnya

Hampir setiap obat memiliki efek samping bagi tubuh, termasuk pula dengan parasetamol. Hal yang perlu ditegaskan, baik parasetamol infus maupun oral, sama-sama bisa menimbulkan efek samping pada sebagian orang. Untungnya, efek samping parasetamol terbilang jarang terjadi.

Namun, berikut beberapa efek samping yang mungkin saja terjadi: 

  • Demam;

  • Timbul ruam kulit yang terasa gatal;

  • Sakit tenggorokan;

  • Kulit atau mata berubah menjadi kekuningan;

  • Tinja berwarna hitam atau feses berdarah;

  • Urine berwarna keruh atau berdarah;

  • Muncul sariawan;

  • Nyeri punggung;

  • Timbul memar pada kulit; dam

  • Tubuh terasa lemah.

Baca juga: Ini 2 Jenis Demam Anak dan Cara Penanganannya

Di samping itu, penggunaan parasetamol infus atau oral yang berlebihan bisa menyebabkan overdosis, gejala seperti:

  • Diare;

  • Keringat dingin;

  • Timbul rasa sakit pada perut bagian atas;

  • Kehilangan nafsu makan; dan

  • Mual dan muntah;

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Medicines.org.uk. Diakses pada 2020. Paracetamol 10 mg/ml Solution for Infusion.
CMIjournal.org.Diakses pada 2020. Intravenous or oral paracetamol: Which is better in the emergency department?
Drugs. Diakses pada 2020. Paracetamol.
MIMS Indonesia. Diakses pada 2020. Paracetamol.