• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Manfaat Mematikan Lampu Saat Tidur

Manfaat Mematikan Lampu Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Beberapa orang merasa nyaman tidur dalam keadaan lampu menyala. Namun, ada juga yang mungkin hanya bisa tertidur lelap jika lampu kamar dimatikan atau gelap. Sebenarnya, mana yang lebih baik, tidur dalam keadaan lampu menyala atau lampu dimatikan?

Tidur dalam kondisi gelap atau mematikan lampu kamar akan membuat kualitas tidur menjadi lebih baik. Paparan cahaya adalah faktor kunci yang mengatur tidur dan jam biologis tubuh. Cahaya menjadi acuan jam biologis tubuh, karena cahaya yang diterima tubuh saat tidur dapat memberikan sinyal yang menunjukkan waktu-waktu tertentu bagi tubuh. 

Baca juga: Kebiasaan Sehat untuk Mencegah Gangguan Tidur


Manfaat Mematikan Lampu Kamar saat Tidur

Paparan cahaya saat tidur bekerja dengan menstimulasi aliran sel saraf dari mata ke bagian dari otak. Mereka dapat mengontrol hormon, suhu tubuh, dan fungsi lainnya yang bertugas membuat kamu merasa mengantuk.

  • Menjaga Kualitas Tidur

Tidur di ruangan yang gelap memberikan sinyal pada tubuh yang menunjukkan bahwa ini adalah waktu tidur. Dengan begitu tidur kamu pun jadi lebih berkualitas. Mata dan tubuh akan selalu merespon cahaya mulai dari pagi hingga sore, dan kondisi gelap saat malam. 

Dengan mengatur paparan cahaya akan efektif untuk menjaga siklus sirkadian pada tubuh. Saat tidur dengan lampu menyala, otak mungkin tidak akan memproduksi hormon melatonin sebab ia bingung apakah kini waktu malam atau siang. 

  • Mengurang Depresi

Dilansir dari National Sleep Foundation, studi terbaru dari Ohio State University mengungkapkan, tidur di ruangan yang terang lebih berisiko mengalami depresi dibandingkan tidur di ruangan yang gelap. Selain itu, gangguan tidur juga berkaitan erat dengan risiko depresi.

Pencahayaan redup di malam hari meningkatkan perubahan fisiologis yang menyebabkan depresi pada manusia. Hal ini dapat terjadi melalui ritme sirkadian yang terganggu atau penekanan melatonin. 

  • Menjaga Kesehatan Mata dan Kulit

Sudah disebutkan sebelumnya, tidur dengan pencahayaan yang redup akan meningkatkan kualitas tidur. Hal ini dapat bermanfaat pada kesehatan kulit, termasuk di sekitar area mata. Kurang tidur bisa membuat kulit lebih mudah kusam, pucat, serta lebih cepat muncul kerutan. Selain itu, lingkaran hitam di bawah mata dan mata merah bisa terjadi karena kurang tidur. 

Baca juga: Ini Waktu yang Tepat untuk Tidur Siang

  • Menunjang Kesehatan Reproduksi

Paparan cahaya saat tidur di malam hari ternyata dapat mengganggu siklus menstruasi pada perempuan. Paparan cahaya dan siklus tidur yang tidak teratur dapat mengganggu kesuburan perempuan dan pria dari waktu ke waktu. 

  • Mengurangi Risiko Obesitas

Cahaya redup saat tidur di malam hari dapat mengatur ulang ritme fisik, seperti jadwal makan. Pada orang yang tidur dalam ruangan dengan cahaya terang cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi. 


Membiasakan Diri Tidur dengan Sedikit Cahaya Di Malam Hari

Terkadang seseorang tidak sengaja tertidur dengan lampu menyala. Berikut ini langkah yang dapat dilakukan untuk membatasi paparan cahaya saat tidur:

  • Carilah cahaya saat bangun tidur. Idealnya melihat cahaya matahari saat bangun tidur akan membantu tubuh mengatur jam internal, terutama jika kamu menjaga waktu bangun secara konsisten. 
  • Matikan semua layar sebelum tidur. TV, laptop, komputer, smartphone, tablet, dan lampu baca semuanya harus dimatikan saat akan tidur. Supaya tidak lupa, matikan semuanya setidaknya satu jam sebelum tidur. Bahkan cahaya dari smartphone saja bisa mengganggu kualitas tidur karena langsung menyinari mata 
  • Hadapi ketakutan akan gelap saat tidur. Ada orang yang memiliki ketakutan akan gelap. Kamu dapat mengatasinya dengan melatihnya setiap hari dan menjauhkan pikiran negatif tentang gelap. 
  • Pilih lampu malam berwarna merah atau oranye. Cahaya merah atau oranye tidak mempengaruhi sistem sirkadian seperti halnya cahaya putih/biru. Menggunakan cahaya berwarna mungkin pilihan yang efektif. 

Baca juga: Disebut Ketindihan, Ini Fakta Tentang Sleep Paralysis

Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai manfaat tidur dengan mematikan lampu kamar. Jika pada proses tidur kamu mengalami gangguan tidur, segeralah bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai penanganannya. Tanpa perlu keluar rumah, kamu dapat berbicara dengan dokter. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:

Everyday Health. Diakses pada 2020. Too Much Light: Ruining Not Just Your Sleep But Your Health Too

Healthline. Diakses pada 2020. Is Sleeping with the Lights On Good or Bad for You?

National Sleep Foundation. Diakses pada 2020. Too Much Light at Night May Cause Depression

Journal of Cosmetics, Dermatological Sciences and Applications. Diakses pada 2020. The Effects of Sleep Deprivation on the Biophysical Properties of Facial Skin