Masalah Kulit pada Bayi Baru Lahir yang Harus Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Masalah Kulit pada Bayi Baru Lahir yang Harus Diwaspadai

Halodoc, Jakarta – Bayi yang menangis terus-menerus dapat membuat orangtua merasa bingung dan khawatir. Ada banyak alasan mengapa bayi menangis dan sulit untuk ditenangkan, seperti kondisi haus, lapar, tidak nyaman atau adanya gangguan kesehatan pada bayi.

Baca juga: Ini Gejala dan Pengobatan Ruam Popok pada Bayi

Sebaiknya jangan sepelekan kondisi bayi yang rewel dan adanya perubahan kulit pada bayi. Bisa jadi bayi mengalami masalah kulit. Ada berbagai masalah kulit yang dapat dialami oleh bayi yang baru lahir, seperti ruam kulit maupun biang keringat. Gangguan kulit yang dialami oleh bayi yang baru dilahirkan tidak bisa didiamkan begitu saja, karena dapat berakibat lebih buruk lagi. 

Tentu rasa tidak nyaman pada kulit terkadang membuat bayi menjadi lebih rewel. Gangguan kulit bisa sebabkan rasa gatal, kondisi ini membuat bayi menggaruk kulit hingga menjadi iritasi. Sebaiknya ibu ketahui penyebab gangguan kulit pada bayi agar masalah kulit yang dialami oleh bayi dapat segera diatasi, di antaranya:

1. Ruam Kulit

Ruam kulit, yang dikenal sebagai ruam popok sering terjadi pada bayi dan anak-anak berusia kurang dari 2 tahun. Ruam popok banyak disebabkan oleh gesekan antara bahan popok dengan kulit bayi yang masih sensitif. Ruam popok membuat kulit bayi disekitar area popok terlihat memerah. Tidak hanya gesekan antara bahan popok dengan kulit bayi yang masih cukup sensitif, ruam popok juga dapat disebabkan karena kondisi alergi maupun jamur.

Cara mengatasi masalah ini, ibu harus lebih sering mengganti popok yang digunakan oleh bayi atau anak. Jangan biarkan anak gunakan popok yang cukup lama dalam keadaan basah atau penuh. Hindari menggunakan tisu basah atau sabun yang menggunakan pewangi. Tidak ada salahnya untuk mencoba krim anti ruam popok yang bisa mengurangi gejala kemerahan atau nyeri pada area yang mengalami ruam.

Baca juga: Kenali Milia yang Dapat Terjadi pada Kulit Bayi

2. Biang Keringat

Berbeda dengan ruam popok, biang keringat berupa ruam yang menonjol dan kemerahan serta memberikan rasa gatal pada bayi atau anak-anak. Biang keringat dapat muncul pada beberapa bagian tubuh bayi, seperti punggung, dada, wajah serta paha. Kondisi ini umum terjadi pada bayi dan anak-anak karena kelenjar keringat mereka belum sepenuhnya berkembang dengan baik. Hindari paparan sinar matahari langsung pada anak yang mengalami biang keringat, gunakan pakaian yang longgar dan berbahan menyerap keringat untuk anak. Jangan lupa untuk jaga kebersihan tubuh anak agar kondisi biang keringat dapat segera diatasi.

3. Jerawat pada Tubuh

Jika ibu menemukan benjolan kemerahan yang menyerupai jerawat pada beberapa bagian tubuh bayi, sebaiknya jangan panik. Kondisi ini umum terjadi dan dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan yang khusus. Sebaiknya ibu perhatikan produk perawatan tubuh bayi agar kondisi jerawat tidak semakin memburuk. Ibu juga bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai jerawat yang muncul pada tubuh bayi. Caranya mudah, tinggal download aplikasinya di smartphone ibu, ya!

Baca juga: 4 Penyakit Kulit Ini Dipicu oleh Virus

Selain mengetahui penyebab masalah kulit pada bayi yang baru lahir, selalu berhati-hati dalam memilih produk untuk kulit bayi. Produk perawatan tubuh bayi yang mengandung pewangi dan bahan kimia dapat sebabkan iritasi pada kulit bayi. Sebaiknya ibu memilih produk yang khusus untuk bayi agar kesehatan kulit bayi tetap terjaga dengan baik.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diaper Rash
Healthline. Diakses pada 2019. Milia
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Heat Rash