• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Masker Scuba Tidak Efektif Cegah Virus Corona

Masker Scuba Tidak Efektif Cegah Virus Corona

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Masker Scuba Tidak Efektif Cegah Virus Corona

Halodoc, Jakarta - Masker adalah salah satu benda yang wajib digunakan semua orang saat ke luar dari rumah di masa pandemi virus corona seperti ini. Cara ini disebut-sebut dapat mencegah terjadinya penyebaran dari COVID-19 yang menjangkiti orang lain melalui air liur yang berterbangan saat batuk atau bersin bahkan berbicara.

Namun, tidak semua masker yang kamu kenakan sudah pasti ampuh untuk cegah virus corona. Salah satu masker yang belakangan ini dilarang penggunaannya karena kurang efektif adalah masker scuba. Jenis masker ini bahkan sudah tidak diperkenankan untuk digunakan jika seseorang menaiki KRL. Berikut pembahasan lebih lengkapnya!

Baca juga: Ini Masker yang Tepat untuk Cegah Virus Corona

Larangan Penggunaan Masker Scuba karena Tidak Efektif untuk Cegah Virus Corona

Belum lama ini diberitakan jika PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah mengeluarkan pernyataan baru terkait usaha untuk pencegahan penularan virus corona di KRL. Disebutkan jika semua calon penumpang yang akan menaiki gerbong kereta dilarang menggunakan masker scuba. Hal ini dikarenakan masker tersebut terlalu tipis yang terdiri hanya dari satu lapis sehingga keefektifannya dipertanyakan.

Selain itu, masker ini kainnya akan melebar saat dikenakan sehingga tetesan air yang mengandung virus corona dapat masuk ke mulut atau hidung. Disebutkan jika penggunaan masker scuba hanya efektif mencegah 5 persen dari segala paparan yang ada di depannya. Bukan hanya virus yang dapat masuk, debu dan bakteri juga dapat menembus masker tersebut sehingga pelarangannya sudah tepat.

Mengacu pada penelitian yang dilakukan Duke University, dari beberapa masker yang diuji, masker buff dan scuba adalah yang paling buruk terkait efektivitasnya. Maka dari itu, semua penumpang yang menaiki KRL disarankan untuk menggunakan masker yang paling tidak menggunakan bahan dua lapis. Berikut beberapa masker yang disarankan untuk digunakan agar tetap terhindar dari virus corona:

1. Masker Bedah

Jenis masker pertama yang efektif untuk pencegahan virus corona adalah masker bedah. Masker yang hanya sekali dipakai ini dapat digunakan untuk melindungi hidung dan mulut pemakainya dari kontak dengan tetesan, percikan, hingga semburan yang mengandung virus atau bakteri. Masker bedah juga efektif untuk menyaring partikel besar di udara dan mengurangi paparan air liur dari penggunanya pada orang lain.

Baca juga: 3 Fakta Terbaru Penyebaran Virus Corona

2. Masker N95

Masker N95 adalah jenis masker yang sangat ampuh untuk melindungi masuknya virus ke mulut atau hidung karena dapat menyaring partikel besar dan kecil saat digunakan. Alat ini dapat menghadang 95 persen partikel yang sangat kecil sekalipun, sehingga keefektifannya tidak perlu ditanya lagi. Selain itu, masker ini juga memiliki katup yang membuat pemakainya lebih mudah bernapas. Meski sangat efektif, tetapi tidak mudah dan murah untuk mendapatkan jenis masker ini.

3. Masker Kain

Masker kain juga dapat digunakan untuk mencegah tetesan masuk atau keluar saat seseorang yang berbicara, batuk, atau bersin. Jika semua orang menggunakan masker ini, risiko penyebaran dari COVID-19 mungkin dapat menurun dengan cepat, terutama pada seseorang yang tanpa gejala (OTG). Masker kain juga lebih mudah dan murah untuk didapatkan serta dapat dicuci kembali setelah digunakan.

Itulah pembahasan mengenai masker scuba yang terbukti tidak efektif untuk mencegah penyebaran dari virus corona. Jika kamu selama ini menggunakan masker jenis tersebut, ada baiknya ganti dengan jenis lainnya. Dengan begitu, kamu benar-benar menurunkan risiko penyakit COVID-19 untuk menyerang.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Ini 2 Jenis Masker yang Perlu Diketahui

Kamu juga dapat membeli masker-masker tersebut pada aplikasi Halodoc tanpa perlu ke luar rumah. Cukup dengan download aplikasi Halodoc dan pilih barang yang kamu inginkan pada apotek-apotek terdekat di area kamu. Tinggal tunggu 10 menit dan barang sampai ke rumah kamu. Mudah bukan?



Referensi:

World Today News. Diakses pada 2020. Buff and scuba masks are not recommended, this is a safe type of mask.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. COVID-19: How much protection do face masks offer?