Mata Kedutan Sebelah Kiri Karena Stres, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Mata Kedutan Sebelah Kiri Karena Stres, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Sebagian besar orang Indonesia masih banyak percaya pada mitos bahwa mata kedutan sebelah kiri artinya akan mendapatkan rezeki yang tidak diduga-duga datangnya. Namun, sebenarnya dari sisi medis kondisi ini memiliki arti sendiri.  Mulai dari kondisi ringan hingga berat, ada baiknya untuk tidak mengabaikan gejalanya.

Salah satu penyebab dari mata kedutan sebelah kiri adalah akibat stres. Akibat kondisi ini maka otot-otot dan saraf-saraf di sekitar tubuh, termasuk mata, akan menegang secara berlebihan. Hal itu yang sebabkan salah satu mata bisa berkedut. Ingin tahu kondisi apa lagi yang sebabkan kedutan? Simak ulasannya berikut ini!

Baca juga: Banyak Mitos, Ini Arti Mata Kedutan dari Sisi Medis

Beberapa Hal Penyebab Mata Kedutan Sebelah Kiri

Selain stres, ada beberapa kondisi lain yang bisa sebabkan kondisi ini, antara lain:

  • Mata Lelah. Mata kedutan juga bisa terjadi akibat mata digunakan terlalu intens, seperti untuk bekerja di depan laptop, mengendarai mobil dengan waktu yang panjang, atau membaca. Mata lelah ini juga tidak hanya sebabkan kedutan, ia juga sebabkan gejala lain seperti kemerahan, berair, serta terasa gatal dan perih.

  • Alergi. Akibat alergi, mata bisa mengalami gejalanya. Mulai dari mata gatal, merah,  berair, dan kedutan. Saat kamu mengucek mata dengan tangan pun, tubuh akan melepaskan histamin ke dalam jaringan di sekitar mata. Akibatnya, kelopak mata di bagian yang digosok tersebut berkedut.

  • Mata Kering. Mata kering juga merupakan penyebab lainnya kenapa mata kedutan sebelah kiri. Kedutan bisa menjalar ke bagian mata lainnya. Umumnya kondisi ini terjadi akibat terlalu sering menatap layar handphone, laptop, komputer atau gadget lain. Selain itu, orang yang minum obat-obatan tertentu seperti antihistamin dan antidepresan, memakai kontak lensa, serta terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol dan berkafein juga rentan mengalami kondisi ini.

  • Terlalu Banyak Konsumsi Kafein. Kafein adalah stimulan yang bisa merangsang sistem saraf pusat dalam otak. Sistem saraf pusat adalah pusat perintah bagi seluruh fungsi tubuh. Tidak perlu heran jika setelah mengonsumsi minuman yang mengandung kafein dalam jumlah berlebihan, tubuh mengalami beberapa reaksi seperti misalnya gemetar atau berkedut.

  • Gangguan Nutrisi. Apabila dalam beberapa waktu belakangan ini kamu sedang mengontrol makanan dengan baik,kamu perlu waspada. Pasalnya, kekurangan nutrisi seperti magnesium dapat memicu terjadinya mata kedutan.

Baca juga: 7 Penyakit Tak Biasa Pada Mata 

Kapan Mata Kedutan Harus Diperiksa ke Dokter?

Terdapat beberapa hal yang mewajibkan kamu memeriksakan diri ke rumah sakit untuk menangani masalah mata kedutan ini. Beberapa tanda bahaya tersebut antara lain: 

  • Kondisi saat kedutan tidak juga hilang selama berminggu-minggu;

  • Kelopak mata sepenuhnya tertutup sehingga kamu sulit membuka mata;

  • Mata menjadi merah, keluar cairan, bengkak, atau kelopak mata jatuh menutup mata;

  • Kedutan meluas ke bagian wajah yang lain;

  • Keluhan mata kedutan disertai gangguan penglihatan.

Segera buat janji dengan dokter jika gejala ini sudah kamu alami. Tanpa repot, kamu bisa buat janji langsung dengan aplikasi Halodoc.

Bagaimana Cara Mengatasi Mata Kedutan?

Untuk kasus mata kedutan sebelah kiri yang tergolong ringan, kedutan dapat diatasi dengan cara-cara berikut:

  • Istirahat cukup;

  • Membatasi konsumsi kafein, rokok, dan minuman keras;

  • Kondisi lain, seperti mata kering dapat diatasi dengan air mata buatan. Namun sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengatasinya; 

  • Kompres hangat mata ketika kedutan mulai terasa;

  • Batasi menatap layar alat elektronik atau gadget, seperti komputer, laptop, atau ponsel. Jika bekerja menggunakan alat tersebut, istirahatkan mata sejenak setiap merasakan gejala tidak nyaman pada mata.

Baca juga: Bagaimana Vitamin Memengaruhi Kesehatan Mata?

Sementara jika gejala terus terjadi,  dokter mungkin  akan menyarankan pemakaian suntik botox. Selain itu, obat-obatan, akupunktur, hipnosis, dan terapi nutrisi juga bisa menjadi pilihan untuk mengatasi mata kedutan. Operasi pengangkatan beberapa otot dan saraf pada kelopak mata juga menjadi cara terakhir yang ditempuh jika cara lain tidak berhasil meski risiko komplikasinya juga perlu diwaspadai. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Eye Twitching.
Healthline. Diakses pada 2019. Eyelid Twitch.
WebMD. Diakses pada 2019. Why Does My Eye Twitch?