21 November 2018

Memakai Masker Saat Beraktivitas, Efektifkah untuk Pengidap Sinusitis?

sinusitis, masker wajah

Halodoc, Jakarta - Sinusitis merupakan suatu pembengkakan yang terjadi pada sinus, pembengkakan ini terjadi akibat adanya penyumbatan di dalamnya. Sinus merupakan rongga hidung yang berisi udara di belakang tulang wajah. Sinus memiliki lapisan membran mukosa yang menghasilkan lendir. Lendir ini berfungsi untuk menjaga saluran hidung agar tetap lembap.

Lendir tersebut juga berfungsi untuk menjebak kotoran dan kuman, agar tidak masuk ke dalam saluran pernapasan. Sinus yang normal dilapisi dengan lapisan lendir tipis yang dapat menangkap debu, kuman, atau partikel lain dari udara. Nah, ketika sinus tersumbat, kuman dapat tumbuh dan menyebabkan infeksi. Selain itu, sinus juga berfungsi untuk membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru.

Jika kamu mengalami pilek atau hidung tersumbat yang tidak kunjung sembuh, kondisi tersebut mungkin bisa jadi salah satu gejala dari sinusitis. Faktor lainnya yang dapat menyebabkan penyumbatan sinus, antara lain:

  • Rhinitis alergi, yaitu peradangan yang terjadi pada rongga hidung akibat reaksi alergi.
  • Kelainan tulang antara kedua rongga hidung atau adanya pergeseran rongga hidung.
  • Tumbuh polip pada hidung.

Tipe sinusitis terbagi berdasarkan lamanya penyakit tersebut, yaitu:

  • Sinusitis akut, yang yang umumnya berlangsung selama 2-4 minggu.
  • Sinusitis subakut, yang umumnya berlangsung selama 4-12 minggu.
  • Sinusitis kronis, yang umumnya berlangsung selama lebih dari 12 minggu. Kondisi ini bahkan dapat berlanjut selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun.
  • Sinusitis kambuhan, yang umumnya berlangsung sebanyak 3 kali bahkan bisa lebih dalam satu tahun.

Gejala pada sinusitis yang muncul tergantung pada usia dan jenis sinusitis yang sedang dialami:

Gejala Sinusitis Akut

Gejala pada sinusitis ini biasanya berlangsung selama 4-12 minggu. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh flu biasa yang mengakibatkan infeksi virus. Seseorang yang mengalami kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti:

  • Batuk-batuk.
  • Hidung mampet.
  • Lendir pada hidung berwarna kuning atau hijau.
  • Wajah terasa nyeri, atau terasa seperti tertekan.
  • Indra penciuman memburuk, ditandai dengan kesulitan dalam menangkap bau.
  • Demam.
  • Bau tidak sedap pada mulut.
  • Gampang kelelahan.

Gejala Sinusitis Kronis

Kondisi ini biasanya berlangsung selama lebih dari 12 minggu. Sinusitis kronis disebabkan oleh infeksi, adanya polip pada hidung, atau kelainan tulang pada rongga hidung. Beberapa gejala sinusitis kronis, antara lain:

  • Rongga hidung mengeluarkan nanah.
  • Hidung mampet.
  • Wajah terasa bengkak.
  • Demam.
  • Keluar lendir dari dalam hidung.

Sampai saat ini, belum ditemukan cara pencegahan yang pasti untuk sinusitis. Namun, kamu bisa mencoba untuk menghindari debu dengan cara memakai masker. Hal ini dapat dilakukan untuk mengurangi debu yang masuk ke dalam hidung.

Jika kamu merupakan pengidap sinusitis, usahakan untuk memakai masker pada saat bepergian. Hal ini dikarenakan memakai masker bisa menjadi cara yang cukup ampuh untuk melindungi diri. Masker  juga bisa mencegah penularan kuman penyebab penyakit.

Sama halnya dengan  menggunakan masker, kamu juga harus mencuci tangan terlebih dahulu saat ingin melepas masker. Jika masker sudah terlihat kotor atau pun rusak, segera ganti dengan masker tersebut untuk menghindari kuman penyebab terjadinya sinusitis.

Jika kamu mengidap pilek yang berkepanjangan dan tidak kunjung membaik, bisa jadi kamu mempunyai gejala sinusitis. Segera diskusikan dengan dokter mengenai kondisi ini, karena gejala-gejala di atas dapat bertambah parah seiring dengan berjalannya waktu jika tidak segera diobati.

Kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat dan Voice/Video Call. Tidak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat di aplikasi Halodoc dan obat akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: