Mengapa Harus Puasa Sebelum Pemeriksaan Radiologi?

Mengapa Harus Puasa Sebelum Pemeriksaan Radiologi?

Halodoc, Jakarta – Pemeriksaan radiologi dilakukan untuk melihat lebih detail struktur bagian dalam tubuh untuk menyelidiki dan mengamati perubahan di dalamnya. Melalui pemeriksaan radiologi ini akan dilakukan diagnosis untuk memahami penyebab masalah serta perawatan yang tepat. 

Sebelum melakukan pemeriksaan radiologi kamu disarankan untuk tidak makan makanan padat selama dua jam sebelum pemeriksaan. Ini dilakukan supaya ketika pemeriksaan dilakukan dokter ataupun ahli radiologi dapat melihat jelas bagian dalam tubuh pasien tanpa terhalang benda padat.

Baca juga: Rontgen Dada untuk Pemeriksaan Infeksi Saluran Pernapasan

Namun, jika dokter melakukan pemeriksaan radiologi tanpa kontras, kamu dapat makan, minum dan minum obat yang diresepkan sebelum ujian. Jika dokter meminta pemeriksaan dengan kontras, jangan makan apa pun tiga jam sebelumnya. Kamu dianjurkan untuk minum cairan bening. Selain pengaturan mengenai makanan, ada beberapa aturan lain yang harus dipatuhi seperti:

  • Obat-Obatan

Penting bagi pasien untuk menjaga jadwal pengobatan rutin. Minumlah semua obat yang diresepkan oleh dokter. Biarkan staf tahu obat apa yang telah kamu minum sebelum tes dan bawa daftar obat tersebut saat pemeriksaan akan dilangsungkan.

  • Jam Tiba

Beberapa pemeriksaan radiologi membutuhkan pertemuan lebih cepat dari yang dijadwalkan. Jika kamu punya jadwal pemeriksaan perut atau panggul, kamu harus tiba dua jam sebelum jadwal janji. Ini untuk memberikan waktu untuk minum barium sulfat sebelum pemeriksaan dan memastikan bahwa cairan barium benar-benar melapisi saluran pencernaan. Barium membantu menyoroti area tubuh untuk CT scan. Jika kamu akan memindai bagian tubuh selain perut, kamu harus tiba 30 menit sebelum waktu yang ditentukan.

Baca juga: Alasan Perokok Pasif Lebih Berbahaya dari yang Aktif

  • Pemeriksaan Fungsi Ginjal

Dalam pemeriksaan radiologi membutuhkan injeksi larutan kontras intravena (pewarna). Banyak pasien, termasuk semua pasien di atas usia 60 tahun dan pasien tertentu dengan kondisi medis lain yang dapat menjadi predisposisi penyakit ginjal, perlu memiliki laboratorium fungsi ginjal saat ini dalam 30 hari pencitraan. 

Jika hasil lab tidak tersedia, pasien mungkin perlu diambil darah di departemen radiologi sebelum pencitraan. Ini untuk keselamatan, karena pasien dengan fungsi ginjal yang berkurang secara signifikan berisiko lebih tinggi untuk kerusakan ginjal dari kontras IV.

  • Pakaian yang Dikenakan

Kamu harus mengenakan pakaian yang nyaman. Jika mengenakan perhiasan atau hal lain yang dapat mengganggu pemindaian, dokter atau ahli medis yang mendampingi akan meminta kamu untuk melepasnya.

  • Kondisi Diabetes

Jika kamu adalah pengidap diabetes yang tergantung pada insulin, silakan terus menggunakan insulin sesuai resep, tapi bersiaplah untuk minum jus buah sesuai kebutuhan saat kamu akan berpuasa selama dua jam sebagai persiapan untuk pemindaian.

Baca juga: 4 Cara Mendiagnosis Saluran Pernapasan

  • Persiapan Intravena 

Banyak pasien menerima agen kontras intravena (IV) selama tes CT. Jika dokter atau ahli radiologi telah menentukan bahwa prosedur ini akan meningkatkan hasil CT scan, ahli medis akan menempatkan infus di lengan atau tangan sebelum melakukan tes.

  • Protokol Hidrasi

Beberapa pasien dengan nilai lab ginjal abnormal akan memerlukan hidrasi intravena untuk mengurangi kemungkinan kontras IV akan menyebabkan kerusakan ginjal, yang mana mereka lebih rentan. Ini membutuhkan empat jam tinggal di departemen radiologi dan hanya dapat diakomodasi dengan janji terlebih dahulu selama jam kerja reguler. Larutan natrium bikarbonat digunakan untuk hidrasi lembut sebelum dan sesudah pencitraan.

Punya masalah kesehatan? Segera periksakan langsung di rumah sakit yang dekat dengan rumah kamu melalui aplikasi Halodoc. Penanganan tepat dapat meminimalisir risiko kesehatan jangka panjang. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Yuk, download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store.