• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengatasi Bayi hanya Mau Menyusu di Satu Payudara
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengatasi Bayi hanya Mau Menyusu di Satu Payudara

Mengatasi Bayi hanya Mau Menyusu di Satu Payudara

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 27 September 2022

“Merupakan hal yang normal jika bayi hanya mau menyusu di satu payudara. Salah satu cara mengatasinya adalah menyusui bayi di payudara yang kurang disukai. Hisapan dan stimulasi bisa meningkatkan produksi ASI.”

Mengatasi Bayi hanya Mau Menyusu di Satu PayudaraMengatasi Bayi hanya Mau Menyusu di Satu Payudara

Halodoc, Jakarta – Menyusui menjadi salah satu cara optimal dalam memberikan nutrisi. Namun, aktivitas ini memiliki banyak tantangan. Salah satunya ketika mereka hanya mau menyusu di salah satu payudara saja.

Merupakan kondisi yang normal jika bayi hanya mau menyusu di satu payudara saja. Ini bisa terjadi karena perbedaan pada kedua payudara ibu, termasuk rasa, aliran dan volume ASI serta ukuran payudara.

Kondisi tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara. Di antaranya menyusui di bagian payudara yang kurang disukai guna menstimulasi produksi ASI dan menggunakan nipple shield untuk menyamakan ukuran puting.

Alasan Bayi Menyusu Hanya di Satu Sisi

Bayi baru lahir biasanya hanya mau menyusu di satu sisi. Ini bisa dipengaruhi oleh faktor kenyamanan dan kebiasaan. Alasan lainnya adalah perbedaan anatomi atau kondisi puting yang menyebabkan kesulitan pelekatan.

Adapun, alasan lainnya yang menjadi penyebab bayi hanya mau menyusu di satu payudara, di antaranya:

  • Ibu mengalami pembengkakan di salah satu payudara sehingga sulit melekatkan puting ke mulut bayi.
  • Ibu mengalami penurunan produksi ASI di salah satu payudara sehingga bayi kesulitan untuk mengisap.
  • Ibu mengalami penyumbatan saluran air susu (mastitis) sehingga rasa ASI jadi berubah akibat peningkatan kadar natrium.
  • Ibu menjalani prosedur operasi pada salah satu sisi payudara sehingga suplai ASI menjadi lebih rendah.
  • Ibu mengalami trauma persalinan yang menyebabkan leher kaku di satu sisi sehingga sulit berbaring ke arah sebaliknya. Ini membuat bayi terbiasa disusui di salah satu sisi payudara.

Menyusui sebaiknya dilakukan pada dua payudara secara bergantian. Jika tidak, ibu akan mengalami peningkatan risiko mastitis dan kanker payudara. Sementara pada bayi, mereka berisiko kekurangan asupan nutrisi yang dibutuhkan guna mendukung proses tumbuh kembangnya.

Lakukan Cara Ini

Agar bayi terbiasa menyusui di kedua sisi payudara, ibu bisa melatihnya setiap hari. Caranya dengan mencoba menyusui bayi di payudara yang kurang disukai ketika baru bangun tidur dan masih mengantuk. Lakukan cara ini sembari mengayun atau menggendongnya.

Cara lainnya adalah memompa atau memijat payudara selama kurang lebih 10 menit setiap hari. Ini bisa dilakukan jika pasokan ASI di payudara yang lain tidak mencukupi. Memompa dan memijat payudara bisa menstimulasi dan meningkatkan produksi ASI yang dibutuhkan oleh bayi. 

Jika ukuran puting di kedua payudara berbeda, ibu bisa menggunakan nipple shield (alat bantu menyusui berbentuk seperti puting yang terbuat dari karet atau silikon tipis) guna membantu memudahkan pelekatan ke mulut bayi.

Jika cara di atas tak bisa membantu, disarankan untuk buat janji rumah sakit guna melakukan pemeriksaan. Sebab, bayi yang hanya mau menyusu di satu payudara saja bisa menjadi indikasi dari gangguan kesehatan.

Jika ibu membutuhkan informasi lain seputar kesehatan anak dan pola asuh anak yang berkaitan dengan tumbuh kembangnya, silakan download Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Very Well Family. Diakses pada 2022. Breastfeeding From One Side at Each Feeding.
Firstcry Parenting. Diakses pada 2022. Breastfeeding From One Side: Why This Happens & How To Overcome It.