• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Boron, Mineral Pembentuk Tulang dan Otot
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Boron, Mineral Pembentuk Tulang dan Otot

Mengenal Boron, Mineral Pembentuk Tulang dan Otot

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 14 September 2022

“Boron memang merupakan mineral penting bagi tulang. Namun, hati-hati dalam mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.”

Mengenal Boron, Mineral Pembentuk Tulang dan OtotMengenal Boron, Mineral Pembentuk Tulang dan Otot

Halodoc, Jakarta – Boron adalah unsur yang ditemukan secara alami dalam sayuran berdaun hijau seperti kangkung dan bayam. Ini juga dapat ditemukan dalam biji-bijian, plum, kismis, buah-buahan non-jeruk, dan kacang-kacangan.

Senyawa ini berperan penting dalam membantu tubuh memetabolisme vitamin dan mineral. Zat ini juga memiliki peran kunci dalam kesehatan tulang, dan juga memengaruhi kadar estrogen dan testosteron dalam tubuh.

Manfaat dan Kegunaan Boron

Senyawa ini dapat membantu menjaga tulang kuat, serta berpotensi meningkatkan fungsi otak. Senyawa ini juga diketahui berperan dalam memperpanjang waktu paruh vitamin D dan estrogen. Waktu paruh adalah jumlah waktu yang diperlukan suatu zat untuk terurai menjadi setengah dari jumlah awalnya. 

Vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang karena meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium. Nah, kalsium adalah mineral yang bertanggung jawab untuk membuat tulang kuat. 

Boron dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang dengan meningkatkan berapa lama vitamin D bekerja dalam tubuh. Sementara estrogen merupakan salah satu hormon yang juga berperan dalam kesehatan tulang. 

Hormon ini melindungi terhadap pengeroposan tulang yang dapat menyebabkan osteoporosis. Ini adalah kondisi yang dapat membuat tulang lemah dan rapuh baik pada pria maupun wanita. Dengan memperpanjang jumlah waktu estrogen hadir dalam tubuh, senyawa ini dapat membantu menjaga kesehatan tulang.

Senyawa ini dalam bentuk suplemen telah dianggap sebagai pengobatan yang potensial untuk pengidap radang sendi. Namun, diperlukan banyak bukti klinis untuk mendukung klaim efektivitas suplementasi boron.

Meski belum terbukti, boron juga telah dipelajari, untuk hal-hal berikut ini:

  • Mencegah Kanker. Senyawa ini ditemukan terutama dalam makanan nabati, dan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran umumnya direkomendasikan untuk mengurangi risiko kanker.
  • Meningkatkan Performa Atletik. Beberapa orang juga menggunakan suplemen boron untuk membantu meningkatkan kinerja olahraga. 
  • Pengobatan Osteoartritis. Ini terjadi ketika tulang rawan yang melindungi tulang aus seiring waktu, menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit. Meski masih butuh penelitian lebih lanjut, senyawa ini diklaim sebagai perawatan potensial untuk kondisi ini. 
  • Mengatasi Infeksi Jamur. Salah satunya untuk infeksi jamur vagina (kandidiasis). Dalam kasus ini, senyawa ini digunakan dalam bentuk suppositoria vagina. 

Adakah Efek Samping Suplementasi Boron?

Kekurangan atau defisiensi boron jarang terjadi. Total asupan boron dari makanan dan suplemen berkisar antara 1 hingga 1,5 miligram setiap hari. Namun, kadar mineral ini tidak lazim diperiksa secara rutin.

Mengonsumsi senyawa ini secara berlebihan justru dapat menyebabkan gejala seperti:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Gangguan pencernaan.
  • Sakit kepala.
  • Diare.

Mengonsumsi suplemen boron dalam dosis yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kejang, tremor, kolaps pembuluh darah, dan bahkan keracunan fatal.

Asupan diet tinggi boron juga dapat berbahaya bagi orang dengan kondisi sensitif hormon, termasuk kanker payudara, endometriosis, dan fibroid rahim. Kekhawatirannya adalah, senyawa ini dapat meningkatkan produksi hormon seperti estrogen dan testosteron pada individu tertentu.

Ada juga kemungkinan bahwa suplementasi boron dapat menurunkan kadar fosfor dalam darah. Jadi, jika kamu sedang mempertimbangkan untuk menggunakan boron, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Penting untuk dicatat bahwa mengobati sendiri suatu kondisi dan menghindari atau menunda perawatan standar mungkin memiliki konsekuensi serius. Termasuk mengonsumsi suplemen yang sebenarnya tidak diperlukan tubuh, tanpa tahu status kesehatan terlebih dahulu. 

Itulah pembahasan mengenai boron dan hal-hal yang perlu diketahui. Jika kamu ingin mengonsumsi suplemen apapun, pastikan untuk berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu. Agar mudah, download Halodoc saja untuk membuat janji rumah sakit dengan dokter.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Brains, Bones, and Boron.
Very Well Health. Diakses pada 2022. What is Boron?