• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Lebih Dalam Mengenai Tumor Typing

Mengenal Lebih Dalam Mengenai Tumor Typing

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Ketika seseorang memiliki tumor, tanda pertama sering kali merupakan gejala yang tidak biasa yang tidak dapat dijelaskan. Bisa jadi rasa sakit, kehilangan nafsu makan, atau bahkan munculnya perdarahan. Untuk kanker payudara, tiroid, atau testis, kamu mungkin melihat atau merasakan benjolan. Terkadang hal ini pun akan diperhatikan oleh orang lain terlebih dahulu, atau mungkin dokter yang menemukannya, seperti saat pemeriksaan X-ray atau selama pemeriksaan fisik.

Pada awalnya, dokter mungkin tidak bisa mengetahui banyak tentang massa tersebut. Ia bisa jinak (non-kanker) atau ganas (kanker), dan penyebabnya bisa bermacam-macam. Mereka akan melalui serangkaian langkah untuk mengetahui apakah itu kanker dan untuk mengetahui karakteristik dari tumor itu sendiri. Nah, proses pencarian atau diagnosis ini yang disebut dengan tumor typing

Baca juga: Begini Cara Mendeteksi Tumor Ganas dan Tumor Jinak

Jenis-Jenis Tumor Typing yang Biasa Dilakukan

Proses tumor typing akan memberi pasien dan dokter informasi penting tentang sifat penyakit dan pilihan pengobatan terbaik. Ada beberapa langkah dasar untuk melakukan tumor typing, antara lain: 

Tes Pencitraan

Dokter mungkin menyarankan tes pencitraan untuk membantu mencari tahu apa yang menyebabkan gejala. Setiap tes mengambil gambar bagian dalam tubuh, tetapi apa yang mereka gunakan untuk melakukannya bervariasi. Tes yang mungkin dilakukan antara lain: 

  • X-ray: Menggunakan sedikit radiasi.
  • CT Scan: Menggabungkan beberapa sinar-X yang berbeda.
  • Ultrasonografi (USG): Menggunakan gelombang suara.
  • Pemindaian PET: Untuk tes ini, dokter akan menyuntikkan sejumlah kecil bahan kimia radioaktif ke dalam pembuluh darah. Sel yang sakit kemudian akan menyerapnya dan muncul pada pemindaian.
  • MRI: Menggunakan medan magnet dan gelombang radio yang dihasilkan komputer.

Jika tumor sudah terlihat jelas pada tes pencitraan, gambar ini dapat memberikan detail penting tentang ukuran, sifat, dan lokasi tumor. Mungkin ada tanda-tanda yang menunjukkan apakah massa itu kanker dan jenisnya. Namun, masih banyak langkah lain yang harus dilakukan untuk memastikan diagnosis tersebut.

Pengambilan Sampel Tumor (Biopsi)

Pada tahap ini, dokter mengambil potongan tumor untuk diuji. Tim medis dapat melakukan ini dengan berbagai cara, tergantung pada ukuran dan lokasi tumbuhnya. Mereka mungkin menggunakan jarum (ini disebut biopsi jarum). Terkadang mereka memasangkannya dengan perangkat pengisap.

Tim medis juga bisa melakukan biopsi laparoskopi, yang mana dokter akan membuat sayatan kecil dan memandu laparoskop, tabung tipis dan fleksibel dengan kamera video kecil di ujungnya, ke dalam lubang. Mereka akan membuat bukaan ekstra untuk alat pengambilan sampel jaringan.

Seorang dokter kulit terkadang menghilangkan seluruh pertumbuhan yang mencurigakan dari permukaan kulit dan mengujinya, ini disebut biopsi kulit. Di sisi lain, dokter paru-paru mungkin menggunakan alat yang masuk ke tenggorokan untuk mengambil sampel pertumbuhan di paru-paru, dan mereka akan menyebutnya biopsi endoskopi.

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin memutuskan untuk membuang seluruh massa di dalam tubuh, baik karena ukurannya atau karena sangat sulit dijangkau, sehingga biopsi kecil tidak berguna. Ini dikenal sebagai biopsi eksisi. Mereka juga dapat melakukan biopsi insisi untuk mengangkat sebagian kecil tumor yang lebih besar.

Dokter mungkin mengetahui apakah suatu pertumbuhan bersifat kanker atau tidak hanya dengan melihatnya. Lebih sering, dokter khusus yang disebut ahli patologi perlu melihat sampel jaringan di bawah mikroskop. Bagian pertama dari pemeriksaan ini terkadang dilakukan selama prosedur biopsi untuk memberi gambaran yang lebih baik kepada dokter tentang berapa banyak jaringan yang perlu mereka keluarkan.

Baca juga: Kolposkopi dan Biopsi Serviks, Apa Bedanya?

Pemeriksaan Laboratorium Tumor

Di laboratorium, dokter akan mengiris tumor menjadi sampel tipis dan memeriksanya di bawah mikroskop. Sampel ini dapat memastikan apakah tumornya primer atau sekunder. Misalnya, kamu mungkin memiliki tumor di payudara, tetapi di bawah mikroskop, sel tersebut tampak seperti sel kanker paru-paru. Itu berarti kanker dimulai di paru-paru (primer) dan menyebar ke payudara (sekunder).

Ahli patologi juga sering mengoleskan noda pada sampel. Jenis kanker tertentu akan menyerap noda, sedangkan sel normal tidak. Semua ini memberikan informasi yang lebih rinci tentang sifat tumor dan membantu ahli patologi menemukan tes yang tepat pada langkah berikutnya yakni pengujian gen.

Pengujian Gen Jaringan Tumor

Dokter menyebut tes ini, atau serangkaian tes ini sebagai panel mutasi kanker. Dokter dan ahli patologi akan memutuskan berapa banyak gen yang akan diuji. Mereka mungkin juga membicarakan hal ini dengan pasien.

Satu gen mungkin menunjukkan kamu memiliki jenis kanker agresif, sementara yang lain mungkin terkait dengan jenis yang tumbuh lambat. Informasi ini dapat membantu dokter memutuskan langkah pengobatan terbaik. Misalnya, ada obat mutakhir baru yang dirancang khusus untuk mengobati tumor dengan mutasi gen tertentu. Untuk beberapa jenis kanker, hanya ada satu gen yang dapat membantu perencanaan pengobatan. Untuk yang lainnya, ada beberapa.

Stadium, Tingkat, atau Tipe 

"Stadium" kanker adalah ukuran seberapa jauh kanker telah menyebar. "Tingkat" tumor adalah ukuran seberapa berbeda sel dari sel normal di area itu. Dokter mungkin menggunakan tumor typing bersama dengan "tingkat tumor" dan "tahap kanker" untuk membuat rencana perawatan. 

Baca juga: Waspada 8 Jenis Kanker yang Rentan Menyerang Anak

Itulah serangkaian pemeriksaan tumor yang juga disebut dengan tumor typing yang perlu kamu tahu. Jika kamu merasakan gejala mencurigakan dan mirip tumor, sebaiknya segera diskusikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan saran kesehatan yang tepat. Dokter di Halodoc bisa kamu hubungi, kapan dan di mana saja lewat smartphone-mu!

Referensi:
Breakthroughs. Diakses pada 2021. Tumor-Typing: A New Way of Assessing Cancer Treatment Options.
Web MD. Diakses pada 2021. Tumor-Typing.