• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Lebih Dekat Aspergilosis Bronkopulmonal Alergi

Mengenal Lebih Dekat Aspergilosis Bronkopulmonal Alergi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Mengenal Lebih Dekat Aspergilosis Bronkopulmonal Alergi

Halodoc, Jakarta – Aspergilosis bronkopulmonal alergi merupakan salah satu jenis aspergilosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh jamur Aspergillus. Jamur ini umumnya hidup dan ditemukan di tanah, pohon, padi, kompos, daun kering, atau tempat lembap lainnya. Infeksi ini umumnya akan menyerang dan memengaruhi sistem pernapasan. 

Pada kondisi yang lebih parah, jamur ini juga bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya. Jamur penyebab aspergillosis bisa menyebar ke kulit, mata, maupun otak. Infeksi ini bisa menyerang siapa saja, tapi risikonya menjadi lebih besar pada orang yang memiliki sistem imun lemah. Ada beberapa jenis aspergillosis, salah satunya aspergilosis bronkopulmonal alergi yang akan dibahas di artikel ini!

Baca juga: Gejala Aspergilosis Berdasar Jenis yang Dialami

Aspergilosis Bronkupulmonal Alergi dan Gejalanya

Secara umum, aspergollosis disebabkan oleh jamur yang masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernapasan. Jamur penyebab infeksi ini biasanya tidak sengaja terhirup. Ada beberapa jenis jamur yang bisa memicu aspergillus, tapi kondisi ini paling sering disebabkan oleh Aspergillus fumigatus atau A. fumigatus.

Aspergilosis bronkopulmonal alergi (Allergic bronchopulmonary aspergillosis/ABPA) lebih sering terjadi pada pengidap penyakit asma dan fibrosis kistik. Kondisi ini terjadi karena ada peradangan yang muncul sebagai reaksi alergi. Hal itu kemudian memicu munculnya gejala alergi atau gejala yang menyerupai asma, seperti batuk dan mengi, sulit bernapas, serta lemas. Gejala yang muncul merupakan reaksi alergi akibat paparan jamur Aspergillus. 

Kondisi ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele, sebab aspergilosis bronkupulmonal alergi yang tidak ditangani dengan tepat bisa memicu komplikasi. Dalam jangka panjang, infeksi jamur ini bisa menyebabkan terjadinya perubahan yang bersifat permanen pada saluran pernapasan. Kondisi ini bisa bertahan dalam jangka waktu lama bahkan tidak bisa disembuhkan. 

Baca juga: Infeksi Jamur Candidiasis Bisa Sebabkan Kematian, Benarkah?

Selain itu, infeksi jamur ini juga bisa menyebabkan muncul gangguan penyakit lain, yaitu bronkiektasis. Penyakit ini muncul karena ada kerusakan atau pelebaran permanen pada bronkus dan saluran pernapasan. Semakin lama, kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya penumupukan lendir di dalam paru-paru. 

Semakin lama, kondisi ini juga bisa memicu terjadinya gangguan pernapasan yang lebih serius. Kondisi ini juga bisa memicu terjadinya gagal jantung akibat gangguan pada organ paru-paru dan sistem pernapasan. Kabar buruknya, risiko komplikasi ini menjadi lebih besar para pengidap aspergilosis bronkopulmonal alergi yang memiliki riwayat penyakit fibrosis kistik (cystic fibrosis). 

Baca juga: Virus yang Serang Tenggorokan Bisa Sebabkan Bronkopneumonia

Sayangnya, aspergillosis adalah kondisi yang cukup sulit untuk dicegah. Sebab, jamur penyebab infeksi ini ada di lingkungan sekitar dan bisa dengan mudah terhirup. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya aspergillosis, terutama bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, di antaranya: 

  • Hindari beraktivitas di tempat yang rentan ditumbuhi jamur, seperti galian tanah, tumpukan kompos, atau tempat lembap lainnya. 
  • Selalu kenakan masker dan pakaian yang tertutup saat berisiko di tempat yang berisiko memicu paparan jamur. 
  • Jika harus bersentuhan dengan tanah atau luput, pastikan untuk selalu mengenakan sarung tangan. 
  • Hindari hal yang bisa menyebabkan ruangan menjadi lembab, seperti menjemur pakaian basah di dalam kamar. 

Masih penasaran tentang aspergilosis bronkopulmonal alergi? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi 
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Aspergillosis.
Healthline. Diakses pada 2020. Allergic Bronchopulmonary Aspergillosis.
AAAAI. Diakses pada 2020. ALLERGIC BRONCHOPULMONARY ASPERGILLOSIS (ABPA).
Medscape. Diakses pada 2020. Bronchiectasis.