• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Penyakit Autoimun Alopecia yang Diidap Istri Will Smith
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Penyakit Autoimun Alopecia yang Diidap Istri Will Smith

Mengenal Penyakit Autoimun Alopecia yang Diidap Istri Will Smith

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 29 Maret 2022

“Alopecia yang diidap Jada, istri Will Smith, merupakan penyakit autoimun. Ini bisa menyebabkan kebotakan permanen pada beberapa orang.”

Mengenal Penyakit Autoimun Alopecia yang Diidap Istri Will Smith

Halodoc, Jakarta – Riuh tawa di panggung Oscar 2022 sontak berubah menjadi tegang, kala Will Smith tiba-tiba naik ke atas panggung dan menampar Chris Rock. Hal tersebut dilakukan Will saat Chris menjadikan kebotakan sang istri akibat alopecia sebagai candaan.

Istri Will, Jada Pinkett Smith, diketahui telah mencukur habis rambutnya. Ini dilakukannya karena kondisi alopecia areata yang sudah diidapnya sejak lama. 

Sebenarnya, apa sih yang dimaksud alopecia? Apa yang jadi penyebabnya? Yuk, simak lebih lanjut!

Berbagai Hal yang Jadi Penyebab Alopecia

Alopecia areata yang diidap istri Will Smith adalah penyakit autoimun, yang menyebabkan kerontokan rambut. Karena termasuk penyakit autoimun, alopecia bisa dibilang terjadi karena sistem kekebalan menyerang sel sehat secara keliru.

Dalam kondisi alopecia, sistem kekebalan menyerang sel-sel di folikel rambut, menyebabkannya menyusut dan memperlambat produksi rambut. Tidak diketahui secara pasti apa yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut dengan cara ini.

Meski begitu, banyak ahli menduga bahwa kondisi ini terjadi karena ada faktor genetik. Sebab, kondisi ini lebih mungkin terjadi pada seseorang yang memiliki anggota keluarga dekat dengan penyakit tersebut. 

Kondisi ini bisa juga terjadi karena riwayat keluarga dengan penyakit autoimun lainnya. Misalnya atopi, tiroiditis, dan vitiligo. Ada juga pendapat bahwa stres ekstrem dapat memicu terjadinya alopecia areata. Namun, bukti ilmiah mengenai hal ini masih belum kuat. 

Gejala Diawali dengan Kebotakan Berpola Bulat

Gejala utama yang biasanya terjadi pada pengidap alopecia areata adalah kebotakan berpola bulat. Kebotakan ini bisa terjadi di satu atau beberapa tempat yang tadinya ditumbuhi rambut. Kadang-kadang rambut baru bisa bertumbuh di pinggir area yang botak. 

Namun, batang rambut tersebut lebih tipis di bagian pangkalnya, sehingga menyerupai tanda seru. Selain itu, beberapa pengidap alopecia areata juga bisa mengalami kebotakan secara menyeluruh. Kondisi ini dinamakan alopecia totalis.

Pada kasus yang sangat jarang terjadi, ada pengidap alopecia areata yang mengalami kebotakan di seluruh tubuhnya, sehingga tidak menyisakan satu helai rambut pun. Kondisi ini dinamakan alopecia universalis.

Meski mengalami alopecia areata, rambut pengidap kadang-kadang bisa tumbuh kembali setelah beberapa bulan. Namun, dengan tekstur yang lebih tipis dan berwarna putih yang berbeda dengan rambut sebelumnya. 

Sementara pada beberapa kasus lainnya, pengidap kondisi ini juga bisa mengalami kebotakan yang bersifat permanen. Alias rambut tidak akan tumbuh kembali.

Selain kebotakan pada kulit kepala atau bagian tubuh lainnya yang ditumbuhi rambut, alopecia areata juga bisa ditandai dengan gangguan pada kuku jari tangan dan jari kaki. 

Berupa kuku berlekuk dan memiliki garis putih dengan permukaan yang tipis dan kasar. Kadang-kadang bahkan kuku bisa berubah bentuk atau terbelah. Namun, ini sangat jarang terjadi.

Bagaimana Mengobatinya?

Sayangnya, tidak ada obat-obatan yang bisa menyembuhkan alopecia areata. Terkadang rambut bisa tumbuh kembali dengan sendirinya, tetapi bisa juga tidak. 

Meski demikian, pengidap kondisi ini dapat menjalani pengobatan dengan obat-obatan tertentu untuk merangsang pertumbuhan rambut kembali dengan lebih cepat, seperti:

  • Minoxidil untuk merangsang pertumbuhan rambut kembali.
  • Kortikosteroid untuk menekan sistem kekebalan tubuh. Obat ini tersedia dalam bentuk obat suntik, oles, dan minum.
  • Anthralin untuk memengaruhi sistem imun pada kulit.
  • Diphencyprone (DPCP). Obat ini akan mengakibatkan reaksi alergi berupa kemerahan, bengkak, dan gatal pada area yang mengalami kebotakan. Namun, jangan khawatir, reaksi alergi tersebut diharapkan terjadi untuk mengalihkan sistem pertahanan tubuh saat melawan peradangan akibat alergi dibanding menyerang folikel rambut.

Nah, itulah pembahasan mengenai alopecia areata, kondisi yang diidap Jada, istri Will Smith. Jika kamu mengalami gejala kondisi ini, segera download Halodoc untuk buat janji dengan dokter di rumah sakit, ya.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. 4 Causes of Alopecia That You Probably Didn’t Know.
Healthline. Diakses pada 2022. Everything You Need to Know About Hair Loss.
Medical News Today. Diakses pada 2022. What’s To Know About Alopecia Areata?