• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Penyebab Herpes Menyerang Bibir dan Mulut

Mengenal Penyebab Herpes Menyerang Bibir dan Mulut

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Mengenal Penyebab Herpes Menyerang Bibir dan Mulut

Halodoc, Jakarta - Herpes yang menyerang bibir dan mulut disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV). Sebenarnya, virus ini juga bisa menyerang wajah, alat kelamin, kulit, bokong, dan area anus. Seseorang yang tertular atau diserang herpes kebanyakan tidak mengalami gejala. Apabila terjadi gejala, bentuknya seperti lepuhan pada area yang terkena. 

Herpes mulut dapat mengakibatkan bisul, lepuh berisi cairan, atau luka di bagian dalam mulut, gusi, dan lidah. Luka juga mampu menyebar ke dalam hidung dan di sekitar lubang hidung. Lantas, apa faktor yang menyebabkan herpes menyerang bibir dan mulut?

Baca juga: Waspada, Virus Herpes Mampu Sebabkan Sarkoma Kaposi

Penyebab Herpes Menyerang Bibir dan Mulut

Herpes yang menyerang bibir dan mulut atau herpes simpleks 1, ditularkan melalui cairan mulut atau luka pada kulit. Penularan dapat terjadi melalui ciuman atau berbagai pemakaian sikat gigi, peralatan makan, lipstik atau benda apa pun yang terkontaminasi menyentuh mulut. Perlu diketahui, virus herpes simpleks dapat menyebarkan meskipun tidak ada luka di kulit anggota tubuh mana pun. 

Ada dua jenis virus herpes yang paling umum:

  • Virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1), yang sering dikaitkan dengan infeksi mulut.
  • Virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2), yang sering dikaitkan dengan infeksi genital. 

Kedua jenis HSV ini dapat menginfeksi mulut dan alat kelamin. Setelah terinfeksi, tidak semua orang memiliki gejala. Jika ada, maka gejala yang terjadi adalah:

  1. Muncul banyak luka yang menyakitkan di dalam mulut.
  2. Sebelum luka muncul, ada rasa tidak nyaman seperti kesemutan atau gatal di daerah mulut.
  3. Pengidap merasa mual, demam, sakit kepala, dan badan pegal-pegal.
  4. Muncul sariawan yang berlangsung selama 10 hingga 19 hari yang kondisinya sangat parah sehingga pengidap mengalami kesulitan makan dan minum. 

Hal yang perlu diwaspadai ketika herpes di mulut kambuh, yang berakibat pada munculnya sekelompok luka di tepi bibir. Luka tersebut dapat pecah dan mengeras.

Baca juga: 4 Bahaya Herpes Simpleks yang Masih Jarang Orang Tahu

Penanganan pada Herpes di Bibir dan Mulut

Penanganan pada herpes di bibir dan mulut dapat dilakukan untuk meredakan gejala yang muncul. Adapun pengobatan bertujuan untuk menghilangkan lepuhan dan mencegah penyebaran herpes. Meskipun lepuhan herpes bisa hilang dengan sendirinya, tapi dokter mungkin meresepkan obat Asiklovirs, Famciclovir, dan Valacyclovir.

Obat-obatan tersebut mampu membantu mengurangi risiko pengidap menularkan herpes ke orang lain. Obat-obatan juga dapat mengurangi komplikasi akibat herpes. 

Obat untuk herpes berbentuk orang yang diminum atau berbentuk krim yang dioleskan pada luka. Untuk kondisi yang parah, obat diberikan melalui suntikan. 

Untuk mengetahui pengobatan yang tepat untuk kondisi yang kamu alami, sebaiknya tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Jika memerlukan pemeriksaan langsung datangi dokter di rumah sakit dan ketersediaan dokter melalui aplikasi Halodoc. 

Baca juga: Kenali Jenis Herpes yang Bisa Menyerang Mulut dan Bibir

Sebaiknya lakukan pencegahan agar terhindar dari virus atau mencegah penularan virus HSV kepada orang lain. Jika mengalami herpes tipe 1, lakukan tindakan berikut ini untuk mencegah penyebaran virus:

  • Hindari kontak fisik langsung dengan orang lain.
  • Jangan pernah berbagi barang apa pun yang bisa menyebarkan virus, seperti peralatan pribadi, peralatan makan, sikat gigi, maupun makeup. 
  • Jangan lakukan seks oral, berciuman, atau jenis aktivitas seksual lainnya selama terinfeksi. 
  • Cuci tangan secara menyeluruh dan aplikasikan obat menggunakan cotton bud atau kapas untuk mengurangi kontak dengan luka. 

Itulah yang perlu kamu waspadai mengenai herpes yang menyerang bibir dan mulut. Upayakan untuk selalu menjaga kebersihan diri agar tidak terpapar virus herpes simpleks di bagian tubuh mana pun. 

Referensi:
Medicine Net. Diakses pada 2020. Cold Sores (Oral Herpes, Herpes Labialis, Nongenital Herpes Simplex Infections)
WebMD. Diakses pada 2020. Herpes Simplex Virus: HSV-1 & HSV-2