• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Queef, Kondisi Buang Angin dari Miss V
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Queef, Kondisi Buang Angin dari Miss V

Mengenal Queef, Kondisi Buang Angin dari Miss V

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 19 Agustus 2022

“Lorong saluran Miss V memiliki tonjolan dan lekukan yang membuat udara tidak selalu masuk dan keluar dengan mulus. Inilah yang menyebabkan queef atau kentut dari Miss V terjadi.”

Mengenal Queef, Kondisi Buang Angin dari Miss VMengenal Queef, Kondisi Buang Angin dari Miss V

Halodoc, Jakarta –  Queef adalah istilah yang menjelaskan kondisi buang angin dari vagina. Disebut queef karena suaranya yang mirip kentut, tapi tidak ada bau sama sekali. Ini adalah pelepasan udara yang telah terperangkap di dalam vagina, yang cenderung terjadi ketika penetrasi terjadi. 

Memasukkan tampon, diafragma, ataupun menstrual cup juga dapat mendorong udara ke dalam vagina yang kemudian menyebabkan queef. Selain itu, penyebab lain dari kentut vagina ini adalah otot vagina yang merenggang. Yuk simak ulasan lengkapnya di sini!

Penyebab Queef atau Pelepasan Udara pada Miss V

Queef kerap menjadi kondisi yang merusak suasana saat melakukan hubungan seks. Padahal ini situasi yang sah-sah saja terjadi dan seharusnya tidak menjadi masalah. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ini hanyalah pelepasan udara yang terperangkap dari dalam vagina yang menghasilkan suara seperti kentut. Ini pun tidak ada hubungannya dengan pencernaan. 

Lorong saluran vagina memiliki tonjolan dan lekukan yang membuat udara tidak selalu masuk dan keluar dengan mulus. Inilah yang menyebabkan queef terjadi. Selain karena penetrasi seks, ini juga bisa terjadi dengan sendirinya. Ketika terangsang, vagina mengembang seperti balon yang bisa menyebabkan udara kadang tersedot oleh vagina. 

Selain itu, udara juga bisa terperangkap di dalam vaguna karena latihan yoga dan peregangan, di mana vagina mungkin jadi lebih terbuka. Ingat, queef adalah hal yang normal dan tidak perlu ada rasa malu ketika itu terjadi.

Setiap perempuan bisa mengalami masalah dan intensitas queef yang berbeda. Beberapa perempuan bisa secara anatomis lebih rentan mengalami kondisi ini karena bentuk dan panjang vaginanya. Bahkan pelumasan vagina dapat menyebabkan kondisi ini lebih sering terjadi. 

Selain itu, struktur dasar panggul juga bisa menjadi faktor terjadinya kondisi ini. Nah, akan menjadi masalah jika queef disertai dengan bau tak sedap, nyeri, atau iritasi. Bila itu terjadi, ada baiknya kamu segera melakukan pemeriksaan dokter.

Fistula bisa menjadi penyebab kondisi ini. Fistula adalah lubang abnormal yang menghubungkan vagina ke organ lain, seperti kandung kemih, usus besar, atau rektum. Jika fistula terhubung ke usus besar atau rektum, dapat menyebabkan keluarnya tinja dari vagina. 

Melahirkan, perawatan kanker, cedera, dan prosedur bedah tertentu dapat menyebabkan pembentukan fistula, tetapi ini sangat jarang terjadi. Beberapa gejala mengkhawatirkan lainnya yang menjadi tanda kalau kondisi queef membutuhkan pemeriksaan dokter adalah:

  • Kotoran atau nanah yang keluar dari vagina.
  • Keputihan yang berbau tidak sedap.
  • Infeksi saluran kemih yang sering terjadi.
  • Iritasi atau nyeri pada vulva, vagina, atau area antara vagina dan anus.
  • Sakit saat berhubungan seks

Kondisi Ketika Queef Membutuhkan Bantuan Medis

Queef adalah kondisi normal, sehingga tidak perlu juga dicari penanganannya. Akan tetapi, ada saat-saat di mana kondisi ini membutuhkan perhatian medis. Prolaps panggul pun bisa menyebabkan kondisi ini. 

Prolaps terjadi ketika salah satu organ panggul turun karena kelemahan pada struktur pendukung. Melahirkan adalah kondisi yang memberikan tekanan pada jaringan panggul sehingga menyebabkan keluarnya udara dari vagina.  Bila itu terjadi, pengobatannya mungkin melibatkan penggunaan pessary, yakni alat melingkar plastik atau karet yang pas ke dalam vagina untuk menopang jaringan yang tergeser oleh prolaps. 

Melakukan latihan kegel juga bisa dilakukan untuk memperkuat otot panggul. Untuk melakukan kegel, kamu bisa mempraktikkan menahan otot seperti menahan buang air kecil. Tahan kontraksi ini hingga 10 detik dan kemudian rileks selama 10 detik. Pastikan untuk berkonsentrasi tidak hanya pada otot dasar panggul tetapi juga otot perut. 

Namun, jangan lakukan latihan ini di saat kamu memang hendak membuang air kecil. Jika itu dilakukan, bisa dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Tergantung pada tingkat keparahan prolaps, pembedahan mungkin bisa saja diperlukan.

Punya pertanyaan lain soal kesehatan vagina? Download saja aplikasi Halodoc untuk mendapatkan update seputar informasi kesehatan. Lewat Halodoc kamu juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan suplemenmu ya!

Referensi:
Mindbodygreen.com. Diakses pada 2022. What Is Queefing & Can I Stop It From Happening? Experts Explain.
Health.com. Diakses pada 2022. What Really Is a Queef—and How Can You Prevent One From Happening, Especially During Sex?
Everyday Health.com. Diakses pada 2022. What Is Vaginal Flatulence? Symptoms, Causes, Diagnosis, Treatment, and Prevention.