• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Tartrazin dan Efek Sampingnya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Tartrazin dan Efek Sampingnya

Mengenal Tartrazin dan Efek Sampingnya

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 20 September 2022

“Tartrazin merupakan pewarna makanan buatan yang sering digunakan untuk membuat makanan dan minuman tampak lebih menarik. Namun, mengonsumsi zat tersebut dalam konsentrasi tinggi bisa berbahaya untuk kesehatan.”

Mengenal Tartrazin dan Efek SampingnyaMengenal Tartrazin dan Efek Sampingnya

Halodoc, Jakarta – Tartrazin atau yang disebut juga dengan yellow 5 oleh Federal Food, Drug and Cosmetic (FD&C) adalah pewarna makanan buatan (sintetis). Pewarna makanan ini banyak digunakan dalam pembuatan keripik kentang, selai, permen, minuman, bahkan makanan hewan peliharaan agar terlihat lebih menarik. 

Tidak hanya dalam makanan, tartrazine juga sudah disetujui untuk digunakan dalam obat-obatan seperti pil, dan produk perawatan tubuh, seperti sampo, skincare, serta kosmetik. Meski penggunaannya sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, keamanan tartrazine masih diragukan. 

Pasalnya, beberapa penelitian telah menemukan adanya kemungkinan hubungan antara jus buah dengan pewarna makanan dengan gejala hiperaktif pada anak-anak. Penelitian juga menunjukkan bahwa sering mengonsumsi makanan tidak sehat yang mengandung pewarna dalam jumlah sedang hingga tinggi bisa berbahaya untuk kesehatan. Oleh karena itu, yuk kenalan lebih jauh dengan tartrazin dan efeknya untuk kesehatan di sini.

Apa Itu Tartrazin?

Tartrazin adalah pewarna makanan yang membuat makanan dan minuman ringan tampak lebih menarik. Pewarna makanan ini dianggap sebagai senyawa azo dengan rumus C16H9N4Na3O9S2. Hal itu berarti selain karbon, hidrogen, dan nitrogen, yang biasanya ditemukan dalam pewarna makanan alami, tartrazin juga termasuk natrium, oksigen, dan belerang. Itu semua adalah elemen alami, tapi pewarna alami tidak bisa memberikan warna yang stabil, seperti tartrazin atau yellow 5 yang terbuat dari produk sampingan minyak bumi.

Beberapa makanan umum yang mengandung tartrazin, antara lain:

  • Kue kering olahan.
  • Soda berwarna neon atau terang.
  • Minuman buah anak-anak.
  • Permen berwarna cerah.
  • Sereal sarapan manis.
  • Es loli.

Ketahui Efek Sampingnya untuk Kesehatan

Beberapa studi dan penelitian sudah menunjukkan adanya hubungan pewarna makanan seperti tartrazin dengan sejumlah risiko kesehatan. Berikut efek samping tartrazin untuk kesehatan:

1. Alergi

Pada tanggal 1 April 2013, Code of Federal Regulations menyatakan bahwa label untuk tartrazin harus menyertakan peringatan bahwa zat aditif warna bisa menyebabkan reaksi alergi, seperti asma. Sebuah studi kasus yang diterbitkan dalam jurnal Allergology International edisi Juni 2006 , melaporkan beberapa sensitivitas kimia pada seorang gadis berusia 5 tahun. Disebutkan bahwa makanan manis berwarna-warni seperti permen dan jelly bean memicu gejala alerginya.

2. Hiperaktif pada anak-anak

Beberapa penelitian sudah menemukan bahwa konsumsi pewarna makanan buatan dalam dosis besar, yaitu 50 miligram atau lebih, bisa menyebabkan perubahan perilaku pada anak-anak. Food Standards Agency (FSA) yang setara dengan Food and Drug Administration (FDA) Inggris, juga sudah mengeluarkan peringatan pada tahun 2008 tentang pewarna makanan tertentu. 

Dalam peringatan tersebut, disebutkan bahwa tartrazin bisa menyebabkan perubahan perilaku, termasuk kehilangan konsentrasi dan impulsif, serta keaktifan yang sulit dikendalikan. Jadi, FSA merekomendasikan untuk menghindari atau membatasi konsumsi produk yang mengandung zat pewarna tersebut.

Bila seorang anak mengembangkan perilaku hiperaktif, cobalah jauhi dirinya dari makanan dengan pewarna dan perhatikan perubahan yang terjadi.

3. Kanker

Sebuah studi tahun 2015 mengamati bagaimana sel darah putih manusia dipengaruhi oleh yellow 5 atau tartrazin. Setelah tiga jam paparan, zat pewarna sintetis tersebut menyebabkan kerusakan sel darah putih manusia di setiap konsentrasi yang diuji. Para peneliti mencatat bahwa sel-sel yang terpapar tartrazin dalam konsentrasi tertinggi tidak bisa memperbaiki diri. Hal itu bisa membuat pertumbuhan tumor dan penyakit seperti kanker lebih mungkin terjadi.

4. Risiko kesehatan lainnya

Sebuah studi tahun 2019 mengukur toksisitas yellow 5 pada lalat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika zat pewarna tersebut diberikan ke lalat pada konsentrasi tertinggi keempat, itu menjadi racun. Sekitar 20 persen lalat dalam kelompok itu tidak bertahan hidup. Namun, mungkin ada faktor lain yang berperan dan lagipula penelitian tersebut dilakukan pada hewan.

Tips Menghindari Tartrazin

Mengingat zat pewarna buatan seperti tartrazin bisa memberikan efek berbahaya untuk kesehatan, kamu dianjurkan untuk mengurangi atau menghindari konsumsi zat tersebut sama sekali. Perhatikanlah label kemasan makanan dan minuman yang akan kamu beli dengan cermat. Tartrazin memiliki banyak nama atau kode lain, seperti yellow 5, E 102, yellow lake 69, dan masih banyak lagi. 

Bila sulit untuk mengidentifikasi tartrazin pada makanan dan minuman, kamu bisa berhati-hati dalam membeli beberapa jenis makanan yang sering mengandung zat pewarna tersebut, seperti yang sudah disebutkan di atas. 

Selain itu, alih-alih membeli jus buah berwarna menarik di supermarket, minumlah jus buah buatan sendiri. Hindari juga memberi anak permen atau sereal dengan warna terang.

Bila ada anggota keluarga yang sakit, tidak usah panik. Coba periksakan saja ke dokter dengan buat janji di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. What You Need to Know About Yellow No. 5.
Livestrong. Diakses pada 2022. Health Effects of Yellow 5 Food Coloring.