• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenali Gejala Binge Eating Sejak Dini

Mengenali Gejala Binge Eating Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Mengenali Gejala Binge Eating Sejak Dini

Halodoc, Jakarta – Walaupun kelihatannya memuaskan, seseorang dalam video-video mukbang yang sering kamu tonton bisa jadi mengalami binge eating disorder, lho! Binge eating adalah gangguan makan yang cukup serius serta bisa membuat pengidapnya sering mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat banyak dan merasa tidak dapat berhenti makan.

Kamu mungkin pernah makan berlebihan, seperti saat Hari Raya atau saat hari-hari libur. Namun, ini berbeda dengan pengidap binge eating. Pengidapnya bisa makan berlebihan di luar kendali dirinya. Mereka mungkin pernah merasa malu dengan kondisi tersebut dan punya pikiran untuk berhenti. Namun, dorongan makan tersebut tetap muncul, sehingga mereka tidak bisa keluar dari lingkaran tersebut. Berikut gejala yang membedakan makan berlebihan biasa dengan binge eating yang harus kamu ketahui. 

Baca juga: Cara Mengobati Binge Eating Disorder

Kenali Gejala Binge Eating Berikut Ini

Kebanyakan orang yang mengidap binge eating mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Namun, ada pula yang sebagian punya berat badan normal. Namun, pastinya seseorang yang mengidap binge eating mengalami gejala berikut:

  • Mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat besar banyak dalam waktu tertentu.
  • Merasa bahwa perilaku makan sudah di luar kendali.
  • Makan bahkan saat sudah kenyang atau tidak lapar.
  • Makan dengan cepat selama episode binge eating.
  • Makan sampai merasa kenyang.
  • Sering makan sendiri atau diam-diam.
  • Merasa tertekan, jijik, malu, bersalah atau kesal setelah makan.
  • Sering berdiet.

Tingkat keparahan binge eating ditentukan oleh seberapa sering episode makan berlebihan terjadi selama seminggu. Kalau ternyata kamu mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya temui dokter untuk mencari jalan keluarnya. 

Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, kamu dapat membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

Baca juga: 5 Jenis Gangguan Makan yang Dianggap Aneh

Penyebab Seseorang Melakukan Binge Eating

Penyebab binge eating disorder terkadang tidak terlalu jelas. Namun, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kondisi tersebut, seperti:

  • Genetika. Seseorang yang melakukan binge eating umumnya mengalami peningkatan kepekaan terhadap dopamin, zat kimia di otak yang memicu perasaan senang. Nah, kepekaan ini mungkin saja diturunkan dari keluarga.
  • Jenis kelamin. Ternyata, binge eating lebih sering dialami oleh wanita dibandingkan pria. Ini mungkin berhubungan dengan faktor biologis yang dimiliki wanita. 
  • Perubahan pada otak. Ada indikasi bahwa pengidap binge eating mungkin mengalami perubahan struktur otak yang mengakibatkan peningkatan respons terhadap makanan dan kurangnya pengendalian diri.
  • Ukuran badan. Hampir 50 persen orang yang melakukan binge eating mengalami obesitas. Masalah berat badan dapat menjadi penyebab dan hasil dari kondisi ini.
  • Citra tubuh. Seseorang yang melakukan binge eating sering kali memiliki citra tubuh yang sangat negatif. Ketidakpuasan tubuh, diet, dan makan berlebihan berkontribusi mengembangkan kondisi ini.
  • Trauma emosional. Peristiwa kehidupan yang penuh tekanan, seperti pelecehan, kematian, perpisahan dari anggota keluarga, atau kecelakaan mobil juga bisa melatarbelakangi binge eating disorder. Bullying pada masa kanak-kanak karena berat badan juga dapat berkontribusi mengembangkan gangguan pesta makan di kemudian hari. 
  • Kondisi psikologis lainnya. Hampir 80 persen orang yang melakukan binge eating memiliki setidaknya satu gangguan psikologis lainnya, seperti fobia, depresi, gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan bipolar, kecemasan, atau penyalahgunaan zat.

Baca juga: Cara Mengobati Binge Eating Disorder

Karena sering kali dipicu oleh stres, diet, atau perasaan negatif yang berhubungan dengan berat badan atau bentuk tubuh, maka mengelola stres dengan baik bisa menjadi langkah pencegahan binge eating disorder. Memperkuat citra tubuh yang sehat, apapun bentuk atau ukuran tubuh, juga bisa mencegah kamu untuk melakukan binge eating. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Binge-eating disorder.
Healthline. Diakses pada 2020. Binge Eating Disorder: Symptoms, Causes, and Asking for Help.