• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengidap ISK, Bolehkah Berhubungan Intim?

Mengidap ISK, Bolehkah Berhubungan Intim?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Mengidap ISK, Bolehkah Berhubungan Intim?

Halodoc, Jakarta - Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi yang cukup menyakitkan dan bisa menghilangkan minat untuk berhubungan intim sementara waktu. Dokter biasanya menyarankan untuk menunda kegiatan hubungan intim sampai infeksi saluran seksual benar-benar sembuh. Hal ini karena berhubungan intim bisa mengiritasi saluran kemih dan mendorong bakteri ke dalam uretra, sehingga memperburuk infeksi. 

Infeksi saluran kemih bisa mengiritasi jaringan sensitif di saluran kemih, dan aktivitas seksual bisa semakin mengiritasi hal tersebut. Berhubungan intim di kala infeksi saluran kemih juga bisa meningkatkan risiko komplikasi dan berpotensi membahayakan pasangan. Itulah alasannya dokter biasanya menyarankan kamu untuk menunda kegiatan sex vaginal sampai benar-benar sembuh dari gejala dan sudah menyelesaikan seluruh perawatan. 

Baca juga: Ini Jenis-Jenis Penyakit yang Memerlukan Antibiotik

Sex saat ISK bisa Memperburuk Gejala Lainnya

Infeksi saluran kemih bisa mengiritasi dan meradang jaringan sensitif di saluran kemih. Benda penetrasi apa pun (jarik, dildo, atau penih) bisa menekan organ kemih selama hubungan vagina.

Pembukaan uretra pada penis juga bisa teriritasi akibat infeksi saluran kemih. Gejala ini bisa menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan saat berhubungan intim. Bicarakan dengan pasangan tentang perasaan kamu dan apakah ada cara yang bisa membuat kamu dan pasangan merasa nyaman. 

Perlu diingat juga, seks oral juga tidak boleh dilakukan saat kamu mengidap infeksi saluran kemih. Bakteri bisa menyebabkan infeksi sekunder. Jika kamu sangat ingin melakukan aktivitas seksual sebelum infeksi benar-benar sembuh, maka komunikasikan dengan pasangan untuk menemukan posisi yang nyaman dan menyenangkan. 

Jika kamu masih selalu merasa nyeri meskipun sudah menjalani pengobatan infeksi saluran kemih, buatlah janji temu dengan dokter melalui aplikasi Halodoc agar bisa ditindaklanjuti. 

Aktivitas seksual adalah salah satu cara bakteri masuk ke saluran kemih. Hampir 90 persen dari infeksi saluran kemih adalah hasil dari bakteri Escherichia coli (E. coli) yang masuk ke uretra dan sekitarnya.

Bakteri E. coli sering ditemukan di saluran gastrointestinal (GI) atau feses. Bakteri ini bisa berpindah dari anus atau saluran pencernaan ke tangan, mulut, alat kelamin, atau dildo atau pasangan kamu. 

Seks juga bisa mendorong bakteri lebih jauh ke dalam tubuh melalui penetrasi, yang meningkatkan kemungkinan infeksi. Jika kamu sudah mengidap infeksi saluran kemih, penetrasi bisa menginfeksi kembali atau memperkenalkan sumber bakteri baru. Hal ini bisa menyebabkan waktu pemulihan jadi lebih lama. 

Baca juga: Penyebab Infeksi Saluran Kemih yang Perlu Kamu Tahu dan Waspadai

Adakah Cara Aman Berhubungan Intim saat ISK?

Tidak ada cara yang aman untuk berhubungan intim saat menderita infeksi saluran kemih. Ada beberapa strategi sederhana selama aktivitas seksual bisa mengurangi risiko ISK di kemudian hari, yaitu: 

  • Buang hari kecil sebelum dan sesudah berhubungan intim untuk membersihkan uretra dari bakteri yang berbahaya serta mengurangi risiko terinfeksi penyakit menular seks.
  • Hindari praktik seksual yang dapat menyebarkan bakteri dari anus ke vagina atau uretra. Orang yang melakukan seks anal harus menggunakan kondom dan harus mengganti kondom setelah menembus anus dan sebelum menembus bagian tubuh lainnya. 
  • Usap dari depan ke belakang setelah buang air kecil atau buang air besar, karena bisa mencegah penyebaran bakteri dari anus. 
  • Minum banyak air untuk membersihkan saluran kemih. Risiko infeksi saluran kemih lebih tinggi saat seseorang mengalami dehidrasi. 

Baca juga: Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Sampai Tuntas

  • Tanyakan pada dokter tentang alternatif metode penghalang. Beberapa orang yang alergi terhadap kondom sering mengalami infeksi saluran kemih. 
  • Konsumsi probiotik untuk mencegah bakteri berbahaya tumbuh di luar kendali. 
  • Cuci tangan sebelum merangsang pasangan secara manual untuk mengurangi risiko masuknya bakteri ke dalam uretra secara tidak sengaja. 
  • Cuci tangan setelah menyentuh tubuh intim pasangan.

Beberapa wanita mungkin mengalami peningkatan seks secara tiba-tiba, terutama pada pasangan baru. Hal ini menyebabkan infeksi saluran kemih. Dokter menemukan banyak wanita yang mengalami sistitis usah bulan madu. 

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2021. Can you have sex when you have a UTI?
Healthline. Diakses pada 2021. Can You Have Sex with a Urinary Tract Infection (UTI)?
Self. Diakses pada 2021. Can You Have Sex With a UTI?