Mengontrol Diabetes Bisa Mencegah TIA (Transient Ischaemic Attack)

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
mengontrol-diabetes-bisa-mencegah-tia-transient-ischaemic-attack-halodoc

Halodoc, Jakarta – Transient ischaemic attack (TIA) dikenal juga dengan sebutan stroke ringan atau mini struk, karena umumnya berlangsung lebih singkat dari stroke biasanya, yaitu hanya selama beberapa menit hingga beberapa jam. TIA bisa terjadi saat pasokan darah ke otak mengalami gangguan sesaat. Meski hanya sesaat, TIA merupakan peringatan akan adanya risiko serangan yang lebih parah. Kamu yang pernah mengalami TIA berisiko tinggi terkena stroke dan serangan jantung.

Nah, salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko TIA pada seseorang adalah adanya penyakit diabetes. Karena itu, penting bagi pengidap diabetes untuk mengontrol kadar gula dalam darahnya agar bisa terhindar dari TIA. Simak penjelasannya lebih lanjut di sini.

Pengaruh Diabetes Terhadap Risiko TIA

TIA umumnya disebabkan karena adanya gumpalan kecil yang tersangkut dalam pembuluh darah otak. Gumpalan ini bisa berupa lemak atau gelembung udara. Saat pembuluh darah otak tersumbat, otomatis darah tidak bisa mengalir menuju ke otak, sehingga akan menyebabkan beberapa bagian tertentu di otak kekurangan oksigen.

Kondisi inilah yang menyebabkan terganggunya fungsi otak. Tapi, gumpalan penyebab TIA akan hancur dengan sendirinya, sehingga fungsi otak akan segera kembali normal. Itulah sebabnya TIA tidak menyebabkan kerusakan yang bersifat permanen.

Nah, beberapa penyakit tertentu disebut-sebut bisa memicu terjadinya serangan mini stroke ini. Salah satunya adalah diabetes. Ini karena diabetes memengaruhi kemampuan tubuh untuk membuat insulin dan menggunakannya dengan benar.

Gangguan fungsi insulin ini akan menyebabkan pengidap diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi. Seiring waktu, kelebihan gula ini bisa berkontribusi pada terbentuknya gumpalan atau timbunan lemak di dalam pembuluh yang memasok darah ke leher dan otak. Kondisi ini dikenal sebagai aterosklerosis. Inilah yang menyebabkan pengidap diabetes berisiko tinggi terserang Transient ischaemic attack.

Baca juga: Faktor Risiko TIA (Transient Ischaemic Attack)

Cara Mengontrol Kadar Gula Darah

Dengan demikian, cara terbaik untuk mencegah TIA bagi pengidap diabetes adalah dengan menjaga kadar gula dalam darah tetap di batas normal. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan pengidap diabetes untuk mengontrol kadar gula darahnya:

1. Menerapkan Pola Makan Sehat

Bagi kamu yang mengidap diabetes, mungkin kamu sudah tahu bahwa mengonsumsi makanan sehat merupakan bagian dari perawatan diabetes yang sangat penting. Awalnya, mungkin akan terasa sulit karena kamu perlu mengubah kebiasaan makan yang selama ini kamu jalani. Tapi, kamu bisa menyiasatinya dengan mengubah kebiasaan makan secara bertahap. Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba untuk memulai pola makan sehat:

  • Kamu tetap bisa mengonsumsi makanan favorit kamu, asal perhatikan frekuensi (seberapa sering kamu memakannya) dan porsinya. Apalagi bila makanan favoritmu adalah makanan tidak sehat. Nikmatilah dalam porsi yang kecil.
  • Selalu masukan sumber karbohidrat sehat dalam menu makan harian kamu, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang polong, dan makanan olahan susu rendah lemak.
  • Ganti gula kamu dengan pemanis rendah kalori yang mengandung kromium untuk meningkatkan fungsi insulin dalam tubuh. Dengan demikian, kamu bisa mengontrol gula darah tetap normal.
  • Kurangi asupan garam dan natrium, serta batasilah konsumsi makanan olahan dan kemasan.

Baca juga: 4 Pola Diet Makan Sehat untuk Pengidap Diabetes Tipe 1

2. Makan Secara Teratur

Mengonsumsi jumlah karbohidrat yang sama pada waktu yang hampir bersamaan setiap harinya dipercaya bisa memudahkan pengidap diabetes untuk mengontrol kadar gula darah tetap normal. Mengubah waktu dan jumlah karbohidrat yang kamu konsumsi secara drastis justru akan menyulitkan kamu untuk mengontrol diabetes. Jadi, patuhilah jadwal sarapan, makan siang, dan makan malam.

3. Perhatikan Asupan Karbohidrat Kamu

Walaupun karbohidrat merupakan nutrisi yang bisa meningkatkan glukosa darah, bukan berarti pengidap diabetes harus menghindari makanan berkarbohidrat sama sekali. Bagaimanapun karbohidrat adalah sumber energi utama untuk tubuh kamu. Tapi, pengidap diabetes dianjurkan untuk memilih sumber karbohidrat yang baik, seperti sayuran, biji-bijian, dan kacang polong, serta menghindari karbohidrat, misalnya roti putih, nasi putih, pasta, dan minuman manis.

Baca juga: Tak Selalu Dihindari, Diabetes pun Butuh Karbo

4. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Selain bisa membuat kamu kenyang lebih lama, makanan berserat tinggi bisa membantu menurunkan gula darah dan mengurangi resistensi insulin, lho. Pengidap diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi serat lebih dari 25 gram per hari untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.

Nah, itulah beberapa cara mengontrol kadar gula darah agar pengidap diabetes bisa terhindar dari TIA. Kamu juga bisa memantau kadar gula darah dalam tubuh dengan menggunakan aplikasi Halodoc, lho. Caranya praktis banget, tinggal pilih fitur Lab Service dan petugas lab akan datang ke rumah untuk memeriksa kesehatanmu. Jangan lupa download Halodoc juga ya di App Store dan Google Play sebagai teman penolong untuk menjaga kesehatan kamu.