Menstrual Cup dan Tampon Bikin Selaput Dara Robek?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Menstrual Cup dan Tampon Bikin Selaput Dara Robek?

Halodoc, Jakarta – Setiap wanita yang masih dalam masa subur pasti mengalami menstruasi setiap bulannya. Nah, alat untuk menampung darah haid ada tiga pilihan yang bisa dipilih, yaitu pembalut, tampon atau menstrual cup. Tampon sebetulnya sama seperti pembalut namun dengan bentuk yang berbeda. Selain itu, penggunaan tampon juga berbeda dengan pembalut, kapas berbentuk silinder ini digunakan dengan memasukkannya ke dalam vagina. 

Baca Juga: 2 Cara Mengetahui Masa Subur Wanita

Berbeda dengan tampon dan pembalut, menstrual cup adalah karet atau silikon berbentuk corong yang berfungsi menampung bukan menyerap darah haid. Cara menggunakannya adalah kamu harus memasukan cup ini ke dalam vagina. Ketika memutuskan untuk menggunakan tampon atau menstrual cup, mungkin terlintas dipikiran kamu apakah kedua benda tersebut aman dipakai perawan.  

Pertanyaan tersebut ramai diperbincangkan akhir-akhir ini, terlebih pemakaian menstrual cup yang dianggap masih baru. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut ini.

Benarkah Menstrual Cup dan Tampon Bisa Bikin Selaput Dara Robek?

Bagi wanita yang terbiasa menggunakan pembalut mungkin sedikit “ngeri” jika ingin mencoba tampon maupun menstrual cup. Pasalnya, tidak sedikit yang beranggapan bahwa memasukan sesuatu kedalam vaginna bisa merusak selaput dara, sehingga tidak perawan lagi. Pada kenyataannya, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Menggunakan tampon dan menstrual cup tidak merusak selaput dara. 

Baca Juga: Menstruasi Tidak Teratur, Apa yang Harus Dilakukan?

Setiap wanita dilahirkan dengan berbagai jenis himen (selaput dara) dan beberapa dilahirkan dengan jaringan yang sedikit, sehingga seperti tidak memiliki selaput dara. Umumnya, selaput dara bisa robek saat berhubungan intim, jatuh dari sepeda, menunggang kuda atau olahraga berat lainnya. Pada beberapa wanita, selaput dara bisa cukup elastis dan hanya meregang meski telah melakukan hubungan intim.  

Bisa dikatakan, memeriksa selaput dara bukan cara yang dapat diandalkan untuk melihat apakah seorang gadis perawan atau tidak. Jadi, tidak usah ragu kalau kamu ingin menggunakan tampon maupun menstrual cup karena kedua benda tersebut tidak melukai vagina bila dimasukan dengan benar. Kalau kamu masih khawatir dan ragu menggunakanya, hubungi dokter Halodoc untuk bertanya lebih mendalam. 

Tips Memilih Tampon dan Menstrual Cup

Sebelum memutuskan memakai tampon, pilih ukuran yang lebih ramping dan memiliki ujung bundar. Bentuk tampon seperti ini memudahkan kamu yang mungkin baru pertama kali mencobanya. Jangan lupa untuk selalu mengikuti petunjuk di dalam kotak kemasannya sebelum memakainya. 

Berbeda dengan tampon, menstrual cup punya berbagai macam ukuran yang bisa dipilih. Ukuran cup umumnya ditentukan berdasarkan usia, ukuran tubuh, sudah melahirkan atau belum dan apakah kamu aktif berolahraga. Menstrual cup juga dianggap lebih higienis dan ramah lingkungan ketimbang pembalut dan tampon. Sebab, menstrual cup bisa dicuci, sehingga bisa digunakan berulang-ulang.

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mencoba Menstrual Cup

Nah, itulah penjelasan seputar tampon dan menstrual cup yang perlu kamu ketahui. Tidak perlu ragu dan khawatir lagi karena kedua benda tersebut aman kamu gunakan saat mengalami haid. 

Referensi:
Teens Health. Diakses pada 2019. Can I Use a Tampon If I'm a Virgin?.
Elle Cup. Diakses pada 2019. Will a menstrual cup break my virginity?.