• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Menstruasi Tidak Teratur? Awas, 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Menstruasi Tidak Teratur? Awas, 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Umumnya siklus menstruasi berjalan sekitar 4 minggu, terhitung sejak dimulainya hari pertama menstruasi, hingga hari pertama menstruasi berikutnya tiba. Akan tetapi, ada sebagian wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur. Lho, apa sebabnya? 

Ternyata, terdapat beragam penyebab menstruasi tidak teratur. Nah, berikut di antaranya yang perlu kita ketahui. 

Baca juga: Wanita Perlu Tahu, Ini 2 Jenis Gangguan Menstruasi

1. Gangguan Tiroid

Penyebab menstruasi tidak teratur bisa disebabkan oleh gangguan tiroid. Di dalam tubuh kelenjar ini berperan dalam mengatur metabolisme tubuh. Nah, andaikan kelenjar tiroid terganggu dan tak bekerja dengan baik, salah satu imbasnya siklus menstruasi bisa terganggu. 

Lalu, seperti apa sih gejala ketika kelenjar tiroid terganggu? Beragam, mulai dari kerontokan rambut, mudah lelah, berat badan naik-turun drastis, hingga menstruasi yang lebih banyak dari biasanya. 

2. Amenorrhea

Amenorrhea merupakan salah satu gangguan reproduksi pada wanita. Gejalanya ditandai dengan tidak terjadinya menstruasi pada suatu periode atau masa menstruasi. Amenorrhea  terdiri dari dua jenis, yaitu primer dan sekunder. Primer ini merupakan kondisi ketika seseorang belum pernah mengalami menstruasi ketika usia sudah lewat dari 16 tahun. Sedangkan sekunder, bila seorang wanita di usia subur (tidak sedang hamil), tetapi tak mendapatkankan menstruasi kembali setelah 3–6 bulan dari menstruasi terakhir. 

Nah, andaikan dirimu mengalami kondisi ini, segeralah temui atau tanyakan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: 7 Tanda menstruasi Tidak Normal yang Harus Kamu Waspadai 

3. Pemakaian Alat Kontrasepsi

Selain dua hal di atas, penyebab menstruasi tidak teratur juga bisa disebabkan oleh penggunaan alat kontrasepsi. Contohnya, IUD (spiral) atau pil KB. Kedua alat kontrasepsi ini bisa menyebabkan perubahan berupa flek di antara siklus menstruasi. Bahkan dalam beberapa kasus, penggunaan spiral bisa menyebabkan darah yang keluar lebih banyak ketimbang saat menstruasi. 

4. Ketidakseimbangan Hormon

Ketidakseimbangan hormon juga bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur. Ada dua hormon yang memainkan peran di sini. Pertama, hormon estrogen yang memengaruhi kesuburan dan siklus menstruasi. Lalu, kedua ada hormon progesteron yang membantu mengatur sistem reproduksi dalam mempersiapkan terjadinya kehamilan, termasuk siklus menstruasi. 

Nah, jika salah satu hormon tersebut bermasalah, maka siklus menstruasi dan kesuburan akan terpengaruh. Lalu, apa yang membuat hormon-hormon itu tidak seimbang? Macam-macam faktor pendorongnya, seperti saja stres, kegemukan, atau terlalu kurus.  

Khusus untuk wanita yang masih terbilang muda (20-an tahun atau di bawah), telat datang bulan bisa dipicu oleh kurang matangnya jalur hormonal dari otak ke indung telur. Kabar baiknya, seiring bergulirnya waktu hal ini akan membaik. Dengan kata lain, makin dewasa seorang wanita, maka menstruasi akan semakin teratur. 

 

5. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

 

PCOS juga bisa memicu siklus menstruasi terlambat. Masih asing dengan penyakit ini? Menurut ahli di National Institutes of Health - MedlinePlus PCOS merupakan adanya kelainan pada hormon dan sistem metabolisme tubuh sehingga fungsi indung telur terganggu. 

Nah, kondisi inilah ujung-ujungnya bisa membuat periode menstruasi tidak teratur. Sayangnya, sampai kini penyebab PCOS belum diketahui pasti. Akan tetapi, ada dugaan kuat kalau penyakit ini berkaitan dengan kondisi lain. Contohnya, sindrom metabolik atau resistensi insulin. 

 

6. Pola Hidup Sehari-hari

 

Pola hidup tertentu juga bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur. Contohnya, jika seseorang melakukan olahraga yang berlebihan atau mengalami penurunan berat badan yang drastis, hal ini bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur. Tak cuma itu saja, penyebab menstruasi tidak teratur juga bisa dipicu oleh obesitas, stres, hingga kurang tidur. 

Mau tahu lebih jauh mengenai penyebab menstruasi tidak teratur dan cara mengatasinya?Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Baca juga: 7 Tanda menstruasi Tidak Normal yang Harus Kamu Waspadai 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Why Is My Period Late: 8 Possible Reasons. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Menstrual cycle: What's normal, what's not.
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Menstruation .
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Polycystic ovary syndrome.