Menurunkan Berat Badan Dapat Mencegah Gangrene

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Menurunkan Berat Badan Dapat Mencegah Gangrene

Halodoc, Jakarta - Saat jaringan tertentu di bagian tubuh manusia mati akibat tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup, kondisi ini disebut gangrene. Kebanyakan kondisi ini dialami oleh mereka yang mengidap diabetes. Kondisi ini cukup serius dan biasanya terjadi di area tungkai, jari kaki, atau jari tangan, namun bisa terjadi pada otot serta organ dalam.

Gangrene adalah kondisi serius yang bisa mengarah ke amputasi hingga kematian, oleh sebab itu penting untuk mencegah gangrene sedini mungkin, terutama saat seseorang mulai mengalami gejala penyakit diabetes. Selain itu, jika berat badan kamu berlebih, cobalah untuk menguranginya. Berat badan yang ideal bisa mencegah diabetes dan penyempitan pembuluh darah sehingga gangrene bisa dicegah.

Penyebab Gangrene

Kondisi matinya jaringan tubuh tertentu atau gangrene bisa disebabkan oleh tiga hal, antara lain:

  • Kekurangan aliran darah. Kekurangan pasokan darah adalah penyebab utama kondisi ini dapat terjadi. Hal ini karena darah mengandung sejumlah senyawa yang dibutuhkan tubuh, seperti oksigen, nutrisi, serta antibodi. Kekurangan senyawa penting tersebut bisa membuat sel-sel tubuh mati.

  • Infeksi. Apabila bakteri dibiarkan berkembang terlalu lama pada area tubuh tertentu, maka hal ini menimbulkan infeksi dan menyebabkan gangrene.

  • Luka. Luka parah, seperti luka akibat tembakan atau cedera akibat kecelakaan mobil, bisa menyebabkan bakteri tumbuh dan menyerang jaringan di dalam kulit. Oleh sebab itu, penanganan yang tepat wajib dilakukan agar luka tersebut bisa sembuh total tanpa menimbulkan masalah lain.

Baca Juga: 7 Faktor Risiko Penyebab Gangrene

Gejala Gangrene yang Perlu Diwaspadai

Gejala dari gangrene beragam, tergantung pada penyebabnya. Gangrene bisa menyerang bagian tubuh mana pun, namun umumnya terjadi pada kaki atau tangan. Gejala gangrene antara lain:

  • Perubahan warna pada kulit menjadi biru, merah, ungu, atau bahkan hitam, tergantung jenis gangrene yang dialami.

  • Nyeri hebat yang muncul mendadak pada area yang terserang, diikuti sensasi kebas.

  • Muncul bengkak dan lepuhan pada kulit, disertai keluarnya nanah dari lepuhan.

  • Kulit yang terserang gangrene tampak pucat dan terasa dingin bila disentuh. Sangat jelas terlihat, berbeda dengan area kulit yang sehat.

  • Pada gangrene gas atau gangrene internal yang menyerang jaringan di bawah kulit, pengidap mengalami pembengkakan disertai nyeri pada area yang terdampak. Selain itu, pengidap juga mengalami demam.

  • Bakteri penyebab infeksi gangrene juga bisa menyebar ke seluruh tubuh. Kondisi ini disebut sepsis dan menimbulkan gejala tekanan darah rendah, demam, gangguan irama jantung, sesak napas, dan pusing.

Baca Juga: Salah Penanganan, Gangrene Bisa Sebabkan Amputasi?

Pengobatan Gangrene

Saat terkena gangrene, jaringan yang rusak tidak akan bisa diperbaiki lagi. Namun tidak perlu khawatir, sebab beberapa tindakan bisa dilakukan untuk mencegah gangrene berkembang makin parah. Beberapa hal berikut adalah hal yang bisa dilakukan:

  • Pembedahan Vaskular. Tindakan pembedahan ini bertujuan untuk meningkatkan aliran darah melalui pembuluh darah ke jaringan tubuh serta mengangkat jaringan tubuh yang telah mati. Pencangkokan kulit bisa dilakukan untuk memperbaiki kulit yang rusak akibat gangrene. Pada kasus gangrene yang parah, pasien terpaksa harus menjalani amputasi.

  • Pemberian Antibiotik. Dokter bisa memberikan antibiotik dalam bentuk obat minum atau infus untuk menangani infeksi gangrene dan membunuh bakteri yang ada di sana.

  • Terapi Ruang Oksigen Hiperbarik. Terapi ini dilakukan untuk memperlambat pertumbuhan bakteri yang menginfeksi gangrene dan memberi suplai oksigen berlebih pada tubuh . Dalam prosesnya, pengidap berada di dalam ruangan dengan tekanan udara yang tinggi. Oksigen dibutuhkan oleh jaringan yang rusak untuk mempercepat proses penyembuhan.

Baca Juga: Ketahui Pencegahan dan Penanganan Gangrene

Jika kamu memiliki luka yang sulit sembuh pada kulit atau khawatir sedang mengalami gejala gangrene, segera berbicara dengan dokter Halodoc. Diskusikan dengan dokter Halodoc mengenai penyebab, pengobatan, dan cara mencegah gangrene. Kamu bisa menghubungi dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja melalui fitur Contact Doctor via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!